10 Cara Menghitung Weton pada Anak dan Maknanya

Arendya Nariswari

Jum'at, 01 Oktober 2021 | 17:58 WIB
10 Cara Menghitung Weton pada Anak dan Maknanya
Ilustrasi anak dan orang tua (pixabay)

Suara.com - Anak menjadi anugerah paling berharga untuk orang tuanya. Dalam primbon Jawa dikenal perhitungan weton untuk mengetahui watak, kepribadian, rezeki, bahkan hingga jodoh seorang anak. Simak cara menghitung weton anak yang dimulai dari menghitung neptunya.

Cara Menghitung Weton Anak

Dalam perhitungan jawa, perhitungan weton anak dihitung dari neptu. Neptu seorang anak ini menunjukkan kepribadiannya. Untuk menghitung neptu, tambahkan nilai hari dan pasaran. Setiap hari dan pasaran ini memiliki nilainya masing-masing untuk menunjukkan jumlah tertentu.

  • Adapun nama hari dan jumlah neptunya adalah: Minggu (5); Senin (4); Selasa (3); Rabu (7); Kamis (8); Jumat (6); dan Sabtu (9).
  • Adapun pasaran dan jumlah neptunya adalah: Legi (5); Pahing (9); Pon (7); Wage (4); dan Kliwon (8).
    Berikut ini adalah weton anak yang dipercaya akan mendatangkan keberuntungan.

1. Neptu 8

Dengan jumlah neptu 8 dan berada di naungan tunggak semi. Tunggak semi menunjukkan bahwa sang anak selalu membawa untung dan rezeki bagi keluarga dan orang tuanya.

Di sisi lain, karakter anak dengan neptu 8 biasanya mudah marah. Emosinya cenderung meluap-luap yang bisa menimbulkan keributan di sekitarnya. 

Neptu ini dimiliki weton Senin Wage, Selasa Legi

2. Neptu 9

Neptunya berjumlah 9 memiliki sifat seperti angin. Menurut istilah jawa, hal ini dikenal dengan istilah dielus pikirane. Artinya weton anak ini mereka mudah terpengaruh orang lain dan tidak punya pendirian kuat..Dalam pergaulan pun mereka mudah terbawa arus. Sehingga orang tua harus ekstra lebih memperhatikan anak.

baca juga

3. Neptu 11 : Lakune Setan

Jumlah neptunya 11 digambarkan dengan istilah ‘ela-elu, gak dadi pimpinan’, yang artinya anak tidak cocok jadi pemimpin. Mereka tipe orang yang plin plan terutama dalam mengambil keputusan.

Neptu ini dimiliki weton Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, dan Jumat Legi.

4. Neptu 12

Neptu dengan jumlah 12 memiliki karakter ‘gelem diturut tapi emoh dadi punjeran’. Sifatnya cinta kedamaian dan sering mengalah pada orang lain. Sang anak juga penurut dan rajin.

Neptu ini dimiliki weton Senin Kliwon, Minggu Pon, Selasa Pahing, dan Kamis Wage.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditipu Anak Nia Daniaty, Korban Akui Jual Tanah Hingga Sapi

Ditipu Anak Nia Daniaty, Korban Akui Jual Tanah Hingga Sapi

Entertainment | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 17:37 WIB

Inul Daratista Pilih Anak Ketimbang Suami, Alasannya Bikin Haru

Inul Daratista Pilih Anak Ketimbang Suami, Alasannya Bikin Haru

Entertainment | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 17:28 WIB

Alasan Tak Mau Temui Korban, Anak Nia Daniaty: Masa Ketemu Tiap Hari

Alasan Tak Mau Temui Korban, Anak Nia Daniaty: Masa Ketemu Tiap Hari

Entertainment | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Terkini

Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh

Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:45 WIB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:38 WIB

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:37 WIB

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Jogja | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:36 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:33 WIB

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:30 WIB

Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa

Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:30 WIB

×