Penyebab Gula Bisa Larut dalam Air Panas

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 06 Oktober 2021 | 09:15 WIB
Penyebab Gula Bisa Larut dalam Air Panas
Ilustrasi gula cair (Elements Envato)

Suara.com - Saat membuat teh manis hangat atau panas, kamu tentu perlu menambahkan gula ke dalam gelas. Setelah mengaduk teh, butiran gula langsung tak terlihat hanya dalam hitungan detik. Kenapa bisa begitu?

Sebab gula sebenarnya sudah larut sempurna dengan air panas dan tidak akan bisa dipisah lagi. Campuran antara gula dan air panas itu disebut sebagai larutan.

Dengan kata lain, larutan merupakan campuran antara dua atau lebih zat terlarut dan zat pelarut. Pada kondisi di atas yang menjadi zat terlarut adalah gula, sedangkan air panas menjadi zat pelarut.

Larutan punya sifat yang unik dan khas. Sifat itu dinamakan koligatif larutan. Dikutip dari Ruang Guru, berikut pengertian dan jenis koligatif larutan.

Ilustrasi gula. (Shutterstock)
Ilustrasi gula. (Shutterstock)

Pengertian Sifat Koligatif Larutan
Sifat koligatif larutan adalah suatu sifat larutan yang hanya dipengaruhi oleh jumlah partikel zat terlarut. Jadi, semakin banyak zat terlarut, maka sifat koligatif akan semakin besar.

Misalnya, saat melarutkan gula dengan air panas dalam jumlah yang berbeda. Gelas yang pertama, dilarutkan 3 sendok teh gula dengan 500 ml air. Gelas kedua, dilarutkan 5 sendok teh gula dengan jumlah air yang sama, yaitu 500 ml juga.

Karena gula merupakan zat terlarut, dan jumlahnya lebih banyak pada gelas kedua, maka sifat koligatif larutannya akan lebih besar dibandingkan sifat koligatif larutan di gelas pertama.

Ada empat macam sifat koligatif larutan. Yaitu penurunan tekanan uap (ΔP), penurunan titik beku (ΔTf), kenaikan titik didih (ΔTb), dan tekanan osmotik (π).

Konsep awal Sifat koligatif larutan

baca juga
Ilustrasi gula cair (Elements Envato)
Ilustrasi gula cair (Elements Envato)

Berdasarkan daya hantar listriknya, larutan terbagi menjadi dua jenis. Ada larutan elektrolit dan nonelektrolit.

Larutan elektrolit merupakan larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Hal itu karena larutan elektrolit dapat menghasilkan ion-ion yang bergerak bebas dalam larutannya. Contohnya, larutan garam (NaCl).

Sementara itu, larutan nonelektrolit tidak dapat menghantarkan arus listrik karena molekul-molekul terlarutnya tidak terionisasi di dalam larutanya.

Hal ini menyebabkan tidak terbentuknya beda potensial dalam larutan, sehingga listrik tidak dapat mengalir. Contoh dari larutan nonelektrolit adalah larutan gula seperti glukosa, sukrosa dan maltosa, larutan urea (CON2H4), serta larutan alkohol seperti metanol, etanol dan propanol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecam Kekerasan Terhadap Petani Tebu, PT PG Rajawali II Jaga Kemitraan Tetap Berjalan

Kecam Kekerasan Terhadap Petani Tebu, PT PG Rajawali II Jaga Kemitraan Tetap Berjalan

Bisnis | Rabu, 06 Oktober 2021 | 05:53 WIB

Cara Menghilangkan Kulit Hitam di Ketiak

Cara Menghilangkan Kulit Hitam di Ketiak

Bali | Selasa, 05 Oktober 2021 | 11:24 WIB

Bocah Korban KDRT yang Disiram Air Panas di Balikpapan Alami Luka Bakar 60 Persen

Bocah Korban KDRT yang Disiram Air Panas di Balikpapan Alami Luka Bakar 60 Persen

Kaltim | Senin, 04 Oktober 2021 | 20:06 WIB

Terkini

Alun-Alun Kota Bogor Kembali Bau Pesing dan Dipenuhi Botol Air Kencing

Alun-Alun Kota Bogor Kembali Bau Pesing dan Dipenuhi Botol Air Kencing

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 16:20 WIB

Berawal dari Jakarta, Kronologi Kasus Smart Board Chromebook yang Berujung OTT Bupati Muara Enim

Berawal dari Jakarta, Kronologi Kasus Smart Board Chromebook yang Berujung OTT Bupati Muara Enim

Sumsel | Rabu, 02 September 2026 | 16:17 WIB

Tak Masuk Skema Shin Tae-yong, Persija Jakarta Resmi Lepas Van Basty Souza

Tak Masuk Skema Shin Tae-yong, Persija Jakarta Resmi Lepas Van Basty Souza

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 16:16 WIB

Bawa-bawa HMI dan PMII, Gus Ipul Curiga Kritik Cak Imin ke PBNU Demi Kepentingan Sesaat

Bawa-bawa HMI dan PMII, Gus Ipul Curiga Kritik Cak Imin ke PBNU Demi Kepentingan Sesaat

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:16 WIB

Ulasan Again My Life: Time Travel yang Membawa Revenge Plot ke Arah Berbeda

Ulasan Again My Life: Time Travel yang Membawa Revenge Plot ke Arah Berbeda

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 16:15 WIB

Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan

Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 16:15 WIB

Tragedi Pohon Tumbang Depan BIS Serang, Satu Pekerja Tewas Tertimpa Saat Pulang Tugas

Tragedi Pohon Tumbang Depan BIS Serang, Satu Pekerja Tewas Tertimpa Saat Pulang Tugas

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 16:12 WIB

Pemerintah Harus Perkuat Mitigasi! Ancaman Karhutla 2027 Bisa Lebih Parah

Pemerintah Harus Perkuat Mitigasi! Ancaman Karhutla 2027 Bisa Lebih Parah

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:12 WIB

Siap-siap! Usaha Kuliner Bisa Ditutup Jika Belum Bersertifikat Halal di Oktober 2026

Siap-siap! Usaha Kuliner Bisa Ditutup Jika Belum Bersertifikat Halal di Oktober 2026

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:11 WIB

Ratusan Santri Keracunan MBG di Sidoarjo: Tim Pusat Turun Gunung, Nasib SPPG di Ujung Tanduk

Ratusan Santri Keracunan MBG di Sidoarjo: Tim Pusat Turun Gunung, Nasib SPPG di Ujung Tanduk

Jatim | Rabu, 02 September 2026 | 16:10 WIB

×