Biennale Jogja XVI Resmi Dibuka, Kebanjiran Beragam Apresiasi

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Kamis, 07 Oktober 2021 | 06:25 WIB
Biennale Jogja XVI Resmi Dibuka, Kebanjiran Beragam Apresiasi
Opening Biennale Jogja XVI Equator #6 di JNM pada Rabu (6/10) (Istimewa/Yayasan Biennale Yogyakarta)

Suara.com - Yayasan Biennale Yogyakarta resmi membuka pameran Biennale Jogja XVI Equator #6 2021. Acara ini dibuka secara daring melalui situs biennalejogja.org pada Rabu (6/10/2021).

Biennale Jogja XVI Equator #6 ini diadakan secara hybrid atau perpaduan antara daring dan luring. Acara ini akan dibuka untuk umum mulai 6 Oktober 2021 sampai dengan 14 November 2021.

Untuk menikmati acara secara daring, pengunjung dapat mengakses laman biennalejogja.org. Sedangkan untuk kegiatan luring akan dilangsungkan secara terbatas dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Tema yang diangkat pada acara ini adalah “Roots <> Routes” yang berusaha membentangkan spektrum persoalan antara budaya dan mobilitas.

Opening Biennale Jogja XVI Equator #6 di JNM pada Rabu (6/10) (Istimewa/Yayasan Biennale Yogyakarta)
Opening Biennale Jogja XVI Equator #6 di JNM pada Rabu (6/10) (Istimewa/Yayasan Biennale Yogyakarta)

Hal-hal yang diangkat pada tema ini di antaranya kepribumian (indigeneity) dengan rasialisme; batas-batas teritorial (territorial borders) dengan diaspora; mitologi dengan modernitas; pengetahuan tempatan dengan krisis ekologi; hingga ideologi pembangunan dengan batas-batas pertumbuhan (the limit of growth).

“Kawasan ini menjanjikan banyak aspek menarik untuk dieksplorasi karena keragamannya mencerminkan kekayaan budaya masyarakat,” kata Sri Sultan Hamengku Buwono X yang mengapresiasi gelaran seni rupa tahunan ini melalui video pada acara Opening Ceremony Biennale XVI Equator #6 2021 di Jogja National Museum (JNM) pada Rabu (06/10) malam.

Biennale Jogja XVI Equator #6 2021 diselenggarakan di 4 lokasi di antaranya di Jogja National Museum untuk pameran utama, Pameran Arsip Equator Jogja di Taman Budaya Yogyakarta, Bilik Negara Korea dan Taiwan di Museum dan Tanah Liat dan India Art House,.

Secara berturut-turut, sejak 2011, Biennale Jogja Seri Khatulistiwa mempertemukan Indonesia dengan India, negara-negara Arab, Nigeria, Brazil, Asia Tenggara, dan tahun ini dengan Oseania.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, turut mengapresiasi pameran ini. Disebutkan bahwa pameran Biennale Jogja XVI Equator #6 ini merupakan langkah bagus untuk menjalin kerjasama dengan berbagai negara khatulistiwa.

baca juga
Sandiaga Uno pada Opening Biennale Jogja XVI Equator #6 (YouTube Biennale Jogja)
Sandiaga Uno pada Opening Biennale Jogja XVI Equator #6 (YouTube Biennale Jogja)

"Menparekraf sangat mendukung Biennale Jogja XVI Equator #6 sebagai salah satu upaya untuk tetap memberi ruang pada kegiatan seni dan budaya yang memperkaya daya tarik wisata guna pengembangan destinasi wisata serta mendorong pergerakan kegiatan perekonomian daerah," ujar Sandiaga Uno dalam video sambutannya.

Sandiaga Uno juga berharap agar industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Yogyakarta dapat terus berkembang dan bangkit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pameran Arsip Khatulistiwa Hadirkan Museum Virtual dalam Bentuk Game Minecraft

Pameran Arsip Khatulistiwa Hadirkan Museum Virtual dalam Bentuk Game Minecraft

Lifestyle | Selasa, 05 Oktober 2021 | 17:34 WIB

Yayasan Biennale Yogyakarta Tampilkan Pameran Arsip Khatulistiwa Berbasis Teknologi

Yayasan Biennale Yogyakarta Tampilkan Pameran Arsip Khatulistiwa Berbasis Teknologi

Lifestyle | Selasa, 05 Oktober 2021 | 15:39 WIB

Yayasan Biennale Yogyakarta Bakal Gelar Pameran Arsip Khatulistiwa, Catat Tanggalnya!

Yayasan Biennale Yogyakarta Bakal Gelar Pameran Arsip Khatulistiwa, Catat Tanggalnya!

Lifestyle | Selasa, 05 Oktober 2021 | 15:04 WIB

Terkini

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:10 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:30 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:30 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:30 WIB

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:15 WIB