Fantastis Anak Bangsa Ciptakan Platform Bisnis Dorong Inklusivitas pada Ekonomi Kreatif

Vania Rossa

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 06:05 WIB
Fantastis Anak Bangsa Ciptakan Platform Bisnis Dorong Inklusivitas pada Ekonomi Kreatif
Produk ekonomi kreatif asli Indonesia. (dok: Kemenparekraf)

Suara.com - Dalam webinar The 2nd Planet Tourism Indonesia 2021 bulan September lalu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno meminta agar masyarakat menjadikan tahun ini sebagai momentum untuk mendorong pemulihan ekonomi global dan memusatkan ekonomi kreatif sebagai kontributor penting dalam proses pemulihan tersebut.

PBB sendiri telah menetapkan tahun 2021 telah sebagai Tahun Internasional Ekonomi Kreatif Untuk Pembangunan Berkelanjutan. Menurut Sandi, kekuatan ekonomi kreatif terletak pada inklusivitasnya (tidak mengenal batas), sehingga bukan hanya memecahkan permasalahan ekonomi semata, tetapi juga sosial dan keamanan.

Ekonomi kreatif juga diyakini dapat menjadi jawaban dan memiliki potensi besar dalam mencapai tujuan Sustainable Development Goals.

Sejalan dengan pernyataan Menparekraf mengenai potensi ekonomi kreatif di Indonesia, Fritz B. Tobing – Chief Executive Officer Fantastis Anak Bangsa (FAB), salah satu pelaku industri kreatif lokal terbesar di Indonesia, menyambut imbauan industri kreatif dengan mentransformasi bisnisnya dari sebuah jaringan usaha periklanan, yang dibangun sejak satu dekade lalu, menjadi sebuah platform bisnis kreatif.

Menurut Fritz B. Tobing, platform ini dibuat untuk menghadapi dinamika dunia digital yang berkembang sangat pesat. Industri ekonomi kreatif sangat dinamis, sehingga pelaku didalamnya juga harus bisa bergerak cepat dalam mengantisipasi dan menghadapi dinamikanya seiring dengan tantangan jaman.

“Dengan platform bisnis kreatif yang dibangun FAB, para pengusaha kreatif anak bangsa yang terkoneksi di dalamnya mendapatkan dukungan teknologi, pendanaan, pendampingan, sumber daya, hingga jaringan bisnis sehingga akan semakin cepat terbentuk ekosistem bisnis kreatif yang mumpuni,” ujar Fritz, mengutip siaran pers yang diterima Suara.com.

Platform bisnis kreatif yang dikembangkan oleh FAB memungkinkan integrasi dari bermacam bisnis sektor ekonomi kreatif. Bukan hanya satu sektor ekonomi kreatif seperti periklanan misalnya, tetapi juga sektor lainnya seperti game, movie, music, fashion, pengembangan aplikasi, dan lain-lain.

Ke depannya, dengan pesatnya proses digitalisasi, Fritz juga menyadari bahwa tuntutan dan kebutuhan konsumen, brand, serta korporasi akan semakin kompleks. Mereka akan membutuhkan pelaku usaha kreatif yang lebih dari sekedar kreatif, tetapi memiliki USP (Unique Selling Point) yang jelas, berbasiskan teknologi, dan terintegrasi dalam satu platform sehingga dapat menjawab kompleksitas kebutuhan mereka dengan lebih mudah dan efisien.

“FAB bersama talent-talent kreatif terbaik bangsa akan terus berkreasi dan berinovasi agar dapat menjawab tantangan industri kreatif Indonesia di masa depan. Sebagai pioneer dalam menciptakan platform bisnis kreatif, visi kami adalah menjadi ekosistem bisnis terbesar bagi industri kreatif di Indonesia,” pungkas Fritz.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geliat Industri Ekonomi Kreatif Meningkat, HATCH 2021 Umumkan 20 IP Terpilih

Geliat Industri Ekonomi Kreatif Meningkat, HATCH 2021 Umumkan 20 IP Terpilih

Bisnis | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 11:01 WIB

Ini Cara Katapel Mendongkrak Ekonomi Kreatif Bidang Kekayaan Intelektual

Ini Cara Katapel Mendongkrak Ekonomi Kreatif Bidang Kekayaan Intelektual

Bisnis | Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:27 WIB

Potret Lucu Sandiaga Uno Naik Odong-odong Kunjungi Desa Wisata Cikakak

Potret Lucu Sandiaga Uno Naik Odong-odong Kunjungi Desa Wisata Cikakak

Jawa Tengah | Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:30 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×