alexametrics

7 Hal Penting tentang Gaya Hidup Minimalis, Kuncinya Efektif dan Efisien

Rima Sekarani Imamun Nissa
7 Hal Penting tentang Gaya Hidup Minimalis, Kuncinya Efektif dan Efisien
Ilustrasi belanja bulanan. (Unsplash.com/Phuong Tran)

Ketahui lebih jauh tentang konsep gaya hidup minimalis, yuk!

Suara.com - Masih banyak orang yang salah memahami konsep gaya hidup minimalis. Akibatnya, Anda malah jadi lebih konsumtif saat ingin menerapkan gaya hidup satu ini.

Dirangkum dari Yukepo.com—jaringan Suara.com, berikut beberapa hal tentang gaya hidup minimalis yang perlu dipahami.

Mengindari gaya hidup konsumtif

Artinya, Anda mestinya tidak mudah mengeluarkan uang untuk membeli barang-barang. Mereka yang punya gaya hidup minimalis biasanya butuh berpikir berulang kali sebelum belanja apa pun.

Baca Juga: Ini Asumsi Umum Milenial dan Gen Z Tentang Investasi Saham

Ilustrasi belanja online (pexels/@cottonbro)
Ilustrasi belanja online (pexels/@cottonbro)

Apakah akan benar-benar berguna? Apakah tidak akan sia-sia? Itulah kenapa mereka lebih suka menabung dan investasi ketimbang belanja sembarangan.

Singkirkan barang yang tidak dibutuhkan

Jika ada barang tidak berguna, lebih baik disumbangkan atau dibuang saja daripada hanya menumpuk di rumah.

Namun sebelum menyingkirkan barang, mereka akan berpikir apakah ada yang bisa didaur ulang. Selain itu, mereka bakal mempertimbangkan, apakah masih masih layak disumbangkan atau tidak.

Memilih tempat tinggal berkonsep minimalis

Baca Juga: Pria Beli Baju Seharga Rp 14 Ribuan, Barang yang Datang Bikin Mengumpat

Rumah mungil adalah dambaan orang dengan gaya hidup minimalis. Rumah minimalis membuat mereka jadi tidak perlu mengisinya dengan banyak perabotan dan pernak-pernik kurang bermanfaat.

Memilih barang berkualitas untuk penggunaan jangka panjang

Cenderung hemat, orang minimalis biasanya akan memilih barang berkualitas baik untuk penggunaan jangka panjang. Tidak apa-apa walau harganya relatif mahal karena mereka jadi tidak perlu membeli barang yang sama berulang kali.

Ilustrasi menggunakan tote bag sebagai tren peduli lingkungan. (Unsplash/Kevin Grieve)
Ilustrasi menggunakan tote bag sebagai tren peduli lingkungan. (Unsplash/Kevin Grieve)

Prinsip reuse

Mereka tidak malu menggunakan kembali atau reuse barang-barang yang sudah tidak terpakai dari pada membeli baru. Misalnya adalah memodifikasi ban mobil bekas untuk dijadikan kursi ala kafe.

Soal waktu, harus efektif dan efisien

Mereka cenderung selalu ingin memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien. Jika mampu mengerjakan beberapa hal dalam satu waktu, kenapa harus menunggu nanti? Mereka tak rela waktu terbuang sia-sia.

Menghargai tenaga, waktu, uang, dan kualitas

Ini adalah ciri khas orang yang menerapkan gaya hidup minimalis. Tak mau segala suatunya jadi sia-sia, mereka merasa lebih baik menekan bahkan mengurangi segala sesuatunya hingga tidak ada yang terbuang percuma.

Komentar