7 Hal Penting tentang Gaya Hidup Minimalis, Kuncinya Efektif dan Efisien

Rima Sekarani Imamun Nissa

Minggu, 17 Oktober 2021 | 22:44 WIB
7 Hal Penting tentang Gaya Hidup Minimalis, Kuncinya Efektif dan Efisien
Ilustrasi belanja bulanan. (Unsplash.com/Phuong Tran)

Suara.com - Masih banyak orang yang salah memahami konsep gaya hidup minimalis. Akibatnya, Anda malah jadi lebih konsumtif saat ingin menerapkan gaya hidup satu ini.

Dirangkum dari Yukepo.com—jaringan Suara.com, berikut beberapa hal tentang gaya hidup minimalis yang perlu dipahami.

Mengindari gaya hidup konsumtif

Artinya, Anda mestinya tidak mudah mengeluarkan uang untuk membeli barang-barang. Mereka yang punya gaya hidup minimalis biasanya butuh berpikir berulang kali sebelum belanja apa pun.

Ilustrasi belanja online (pexels/@cottonbro)
Ilustrasi belanja online (pexels/@cottonbro)

Apakah akan benar-benar berguna? Apakah tidak akan sia-sia? Itulah kenapa mereka lebih suka menabung dan investasi ketimbang belanja sembarangan.

Singkirkan barang yang tidak dibutuhkan

Jika ada barang tidak berguna, lebih baik disumbangkan atau dibuang saja daripada hanya menumpuk di rumah.

Namun sebelum menyingkirkan barang, mereka akan berpikir apakah ada yang bisa didaur ulang. Selain itu, mereka bakal mempertimbangkan, apakah masih masih layak disumbangkan atau tidak.

Memilih tempat tinggal berkonsep minimalis

baca juga

Rumah mungil adalah dambaan orang dengan gaya hidup minimalis. Rumah minimalis membuat mereka jadi tidak perlu mengisinya dengan banyak perabotan dan pernak-pernik kurang bermanfaat.

Memilih barang berkualitas untuk penggunaan jangka panjang

Cenderung hemat, orang minimalis biasanya akan memilih barang berkualitas baik untuk penggunaan jangka panjang. Tidak apa-apa walau harganya relatif mahal karena mereka jadi tidak perlu membeli barang yang sama berulang kali.

Ilustrasi menggunakan tote bag sebagai tren peduli lingkungan. (Unsplash/Kevin Grieve)
Ilustrasi menggunakan tote bag sebagai tren peduli lingkungan. (Unsplash/Kevin Grieve)

Prinsip reuse

Mereka tidak malu menggunakan kembali atau reuse barang-barang yang sudah tidak terpakai dari pada membeli baru. Misalnya adalah memodifikasi ban mobil bekas untuk dijadikan kursi ala kafe.

Soal waktu, harus efektif dan efisien

Mereka cenderung selalu ingin memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien. Jika mampu mengerjakan beberapa hal dalam satu waktu, kenapa harus menunggu nanti? Mereka tak rela waktu terbuang sia-sia.

Menghargai tenaga, waktu, uang, dan kualitas

Ini adalah ciri khas orang yang menerapkan gaya hidup minimalis. Tak mau segala suatunya jadi sia-sia, mereka merasa lebih baik menekan bahkan mengurangi segala sesuatunya hingga tidak ada yang terbuang percuma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jajan Sosis 1 Biji Lewat Olshop, Cara Packing Penjual Ini Malah Salfok

Jajan Sosis 1 Biji Lewat Olshop, Cara Packing Penjual Ini Malah Salfok

Kalbar | Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:05 WIB

Dibanding Ikuti Tren Diet, Khloe Kardashian Pilih Ubah Gaya Hidup Lebih Sehat

Dibanding Ikuti Tren Diet, Khloe Kardashian Pilih Ubah Gaya Hidup Lebih Sehat

Health | Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Kasihan! Bongkar Celengan setelah 4 Tahun Nabung, Pria Ini Cuma Dapat Segini

Kasihan! Bongkar Celengan setelah 4 Tahun Nabung, Pria Ini Cuma Dapat Segini

News | Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:37 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×