alexametrics

TaK Lagi Asal, Begini Cara Gen Z Pilih Produk Skincare

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati
TaK Lagi Asal, Begini Cara Gen Z Pilih Produk Skincare
Ilustrasi skincare. (Shutterstock)

Survei dari ZAP Beauty Index 2021 menemukan kalau perempuan Indonesia yang peduli terhadap komposisi produk kecantikan naik 3 kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.

Suara.com - Perempuan Indonesia kini lebih detail dalam memilih produk skincare. Salah satu caranya dengan memperhatikan komposisi yang ada di dalam produk.  

Survei dari ZAP Beauty Index 2021 menemukan kalau perempuan Indonesia yang peduli terhadap komposisi produk kecantikan naik 3 kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Hal itu diperkirakan karena makin mudahnya akses informasi mengenai skincare terutama yang disebarkan oleh beauty influencer.

Vice Marketing and Sales ZAP Clinic Fetriani Chung mengatakan, kepedulian terhadap komposisi skincare paling banyak dilakukan generasi Z yang memang punya tingkat ketertarikan lebih tinggi terhadap perawatan wajah.

Ilustrasi skincare/retinol (Envato)
Ilustrasi skincare/retinol (Envato)

"Generasi z itu kenapa lebih aware terhadap komposisi skincare karena sangat percaya dengan review influencer. Jadi yang mempengaruhi mereka adalah beauty influencer, mereka ngasih tahu kayak ingredient aktif yang ada di skincare," kata Feriani saat konferensi pers virtual ZAP Beauty Index 2021, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga: Trainer Poernama Prijatna Cari Model Kepemimpinan bagi Generasi Milenial

Menurutnya, gen Z lebih memahami setiap bahan aktif yang ada pada produk skincare dibandingkan generasi milenial dan gen X. Selain peran beauty influencer, maraknya informasi mengenai produk kecantikan abal-abal juga menambah tingkat kewaspadaan perempuan Indonesia dalam memilih perawatan.

Label izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dianggap menjadi jaminan aman produk.

"Hampir semua generasi kita tanya, ngaruh tidak dengan BPOM. Hampir 90 persen percaya kalau semua produk yang ada BPOM itu yang akan mereka gunakan. Jadi itu penting banget untuk mereka," imbuhnya.

Kesadaran akan bahayanya memakai produk kecantikan abal-abal juga turut meningkat. Menurut Feriani, edukaai mengenai skincare telah lebih baik diterima oleh perempuan Indonesia. Sehingga pada akhirnya, kembali oada brand dalam menawarkan produk yang aman dan bermanfaat bagi perawatan wajah. 

Baca Juga: 8 Cara Efektif Mengecilkan Pori-Pori Wajah, Jadikan Rutinitas Skincare Andalan

Komentar