alexametrics

Kini Punya Dua Anak, Meghan Markle dan Pangeran Harry Mengaku Kewalahan

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati
Kini Punya Dua Anak, Meghan Markle dan Pangeran Harry Mengaku Kewalahan
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Instagram @astrolog_podushe)

Melalui surat tersebut, Meghan menyerukan cuti berbayar terhadap pekerja yang baru memiliki anak harus menjadi hak nasional.

Suara.com - Meski merasa senang dengan kelahiran Lilibet, Meghan Markle dan Pangeran Harry mengaku juga kewalahan setelah memiliki dua orang anak. Perasaan itu disampaikan Meghan melalui surat yang ditulisnya kepada anggota Kongres dan senat Amerika Serikat.

Meghan mengatakan, dia menulis surat kepada ketua DPR Nancy Pelosi dan pemimpin mayoritas Senat Charles Schumer atas nama sebagai seorang ibu juga jutaan keluarga Amerika.

Melalui surat tersebut, Meghan menyerukan cuti berbayar terhadap pekerja yang baru memiliki anak harus menjadi hak nasional. Meghan juga mengingat seberapa keras orangtuanya bekerja juga ia sendiri yang sudah mulai bekerja saat masih berusia 13 tahun.

"Pada bulan Juni, saya dan suami saya menyambut anak kedua kami. Seperti orangtua lainnya, kami sangat gembira. Tapi, seperti banyak orangtua lain juga, kami kewalahan," tulis Meghan, dikutip dari Mirror.

Baca Juga: Jurnalis AS Bongkar Pengalamannya Bertemu Pangeran Harry: Bau Alkohol dan Rokok!

Sebagai sesama pekerja, Meghan dan Harry juga sama-sama melalui bulan paling sibuk di awal kelahiran putrinya. Menurut Meghan, keluarga manapun harus punya pilihan yang mudah untuk sejenak cuti dari pekerjaan dan tetap dibayar saat baru memiliki anak.

“Tidak ada keluarga yang harus dihadapkan dengan keputusan ini. Tidak ada keluarga yang harus memilih antara mencari nafkah dan memiliki kebebasan untuk merawat anak mereka (atau orang yang dicintai, atau diri mereka sendiri," ucap Meghan.

Diketahui, Amerika Serikat memang tidak memiliki sistem cuti berbayar untuk orang tua baru, meskipun Presiden Joe Biden telah berjanji untuk memberlakukan aturan tersebut.

Komentar