Primbon Jawa Sebut Pasangan Weton Ini Dilarang Menikah, Bagaimana Solusinya?

Arendya Nariswari

Kamis, 18 November 2021 | 09:02 WIB
Primbon Jawa Sebut Pasangan Weton Ini Dilarang Menikah, Bagaimana Solusinya?
Ilustrasi menikah (unsplash.com/Jeremy Wong Weddings)

Suara.com - Perihal jodoh, tidak sedikit orang yang masih mempercayai perhitungan weton. Pasalnya, tidak sedikit dari perhitungan weton menurut kepercayaan jawa ini yang menilai apakah mereka cocok atau tidak cocok sehingga melanjutkan ke pernikahan. Lalu apa saja pasangan weton dilarang menikah menurut Primbon Jawa?

Bahkan, tidak sedikit yang mempercayai jika perhitungan jodoh dengan weton ini dilanggar akan menciptakan malapetaka bagi salah satu pihak atau bahkan keduanya.

Dengan perhitungan weton Primbon Jawa, dapat dilihat apakah pasangan kekasih memang cocok sehidup semati atau tidak.

Dilansir dari kanal YouTube Primbon Jawa 1000, berikut pasangan weton yang tidak cocok menikah.

1. Weton Wage dan Weton Pahing

Bagaikan air dan minyak, seseorang dengan weton wage memiliki sifat yang sangat berkebalikan dengan mereka yang memiliki weton pahing.

Pantangan menikah pun mulai beredar di antara keduanya, karena memiliki sifat yang cenderung susah disatukan.

Apabila dilanggar, pasangan dengan weton Wage dan Pahing mungkin akan sering menghadapi konflik rumah tangga.

Pasangan dengan jumlah Weton 25

baca juga

Weton pasangan dengan jumlah 25:

  • Minggu Kliwon dengan Minggu Pon: 13 +12
  • Minggu Kliwon dengan Selasa Pahing: 13+12
  • Senin Kliwon dengan Minggu Kliwon: 13+12
  • Rabu Kliwon dengan Selasa Pon: 15+10
  • Rabu Pahing dengan Minggu Wage: 16+9
  • Kamis Pon dengan Minggu Legi: 15+10
  • Jumat Pon dengan Senin Kliwon: 13+12
  • Jumat Kliwon dengan Jumat Legi: 14+11
  • Jumat Pahing dengan Minggu Legi: 15+10
  • Sabtu Kliwon dengan Selasa Legi: 17+8
  • Sabtu Legi dengan Rabu Wage: 14+11
  • Sabtu Wage dengan Kamis Wage: 13+12

Itulah beberapa perhitungan dengan jumlah weton 25 yang dianggap tidak saling berjodoh.

Bahkan menurut beberapa kepercayaan, jika aturan ini dilarang, maka salah satu orang tua pasangan tersebut akan meninggal.

Pasangan dengan jumlah Weton 26

  • Rabu Pahing dengan Minggu Legi: 16+10
  • Kamis Pahing dengan Minggu Wage: 17+9
  • Jumat Kliwon dengan Kamis Wage: 14+12

Jika pasangan dengan jumlah weton 26 memaksakan diri untuk menikah. Maka, bukan tidak mungkin jika rumah tangga mereka akan berada di ujung tanduk karena perdebatan yang silih berganti. Itu dia tadi penjelasan pasangan weton dilarang menikah menurut Primbon Jawa. 

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menurut Ahli Primbon Jawa, Ini 7 Tanda Jodoh Semakin Dekat

Menurut Ahli Primbon Jawa, Ini 7 Tanda Jodoh Semakin Dekat

Lifestyle | Kamis, 18 November 2021 | 09:00 WIB

5 Weton Wanita Pemarah dan Pemalas, Salah Satunya Senin Wage

5 Weton Wanita Pemarah dan Pemalas, Salah Satunya Senin Wage

Lifestyle | Rabu, 17 November 2021 | 08:00 WIB

12 Weton Wanita Paling Setia, Bukan Tipe Pasangan Suka Selingkuh

12 Weton Wanita Paling Setia, Bukan Tipe Pasangan Suka Selingkuh

Lifestyle | Selasa, 16 November 2021 | 20:17 WIB

Terkini

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:17 WIB

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:07 WIB

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik

Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik

Kaltim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru Dilantik Presiden Prabowo

Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru Dilantik Presiden Prabowo

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:00 WIB

15 Kode Redeem FF Terbaru 17 Oktober: Klaim Bundle Cloaked Terror Gratis di Event Dunia Mistis

15 Kode Redeem FF Terbaru 17 Oktober: Klaim Bundle Cloaked Terror Gratis di Event Dunia Mistis

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Promo Indomaret Hari Ini 17 Oktober 2026: Diskon Minyak Goreng 2 Liter, Susu, hingga Body Care

Promo Indomaret Hari Ini 17 Oktober 2026: Diskon Minyak Goreng 2 Liter, Susu, hingga Body Care

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:46 WIB

Bupati Klaten Hamenang Diduga Rutin Terima Uang Rp1,8 Miliar dari BUMD Hingga OPD

Bupati Klaten Hamenang Diduga Rutin Terima Uang Rp1,8 Miliar dari BUMD Hingga OPD

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:38 WIB

×