alexametrics

Tokopedia atau Shopee, Siapa Jawara E-Commerce di Indonesia Tahun 2021?

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati
Tokopedia atau Shopee, Siapa Jawara E-Commerce di Indonesia Tahun 2021?
Warga berbelanja secara daring melalui salah satu situs perusahaan e-commerce di Jakarta, Rabu (28/7/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Kemudahan akses yang ditawarkan hingga minimnya kontak yang diperlukan membuat e-commerce jadi pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan utama maupun pendukung.

Suara.com - Selama pandemi, e-commerce mengalami pertumbuhan yang signifikan khususnya di Indonesia. Kemudahan akses yang ditawarkan hingga minimnya kontak yang diperlukan menjadi alternatif utama bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan utama maupun pendukung.

Periode akhir tahun merupakan momentum bagi pemain e-Commerce untuk menambah nilai saing dengan menghadirkan rangkaian inovasi dan fitur menarik guna memberikan pengalaman berbelanja online terbaik bagi konsumen.

Melihat pertumbuhan dan persaingan ini, KANTAR merilis hasil riset terbaru terkait e-Commerce, melalui penelitian terkait “Peta Persaingan Online Shopping di Indonesia” selama bulan September 2021.

Penelitian ini melibatkan total 870 responden yang disurvei dengan menggunakan survei daring kepada responden dari usia 20 – 35 tahun ke atas.

Baca Juga: Perkembangan ECommerce Dorong Pertumbuhan Berbagai Profesi Baru, Apa Saja?

Ilustrasi Belanja Online (pixabay.com)
Ilustrasi Belanja Online (pixabay.com)

Serta dilakukan tidak hanya di kota Tier 1 seperti Jakarta dan kota besar lainnya – yang menjadi barometer, tetapi juga di kota-kota Tier 2 dan Tier 3 yang memiliki potensi untuk menjadi penopang pertumbuhan Indonesia di masa yang akan datang.

Dalam riset tersebut, 4 pemain utama e-Commerce di Indonesia, Shopee masih menjadi Jawara dengan menduduki peringkat pertama pada semua indikator penilaian.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh KANTAR, terdapat 54% responden menjawab Shopee merupakan merek yang paling diingat konsumen atau Top Of Mind. Peringkat berikutnya adalah Tokopedia (25%), Lazada (6%) dan Bukalapak (1%).

“Kedudukan Shopee pada peringkat pertama dalam peta pertumbuhan e-commerce tidak hanya terlihat dari 1 Indikator," ujar Darren Cheng, Senior Client Development Director, Kantar dalam siaran pers yang Suara.com terima belum lama ini.

Berdasarkan riset yang dilakukan, 3 indikator utama lainnya yaitu jumlah pengguna terbanyak pada 6 bulan terakhir, BUMO - Brand Use Most Often (merek yang paling sering digunakan) serta rata-rata nilai transaksi bulanan terbesar juga menunjukan Shopee menempati urutan pertama di semua indikator tersebut.

Baca Juga: Syaratnya Mudah, Ini Cara Daftar Shopee Food Driver

Selain 4 indikator utama, riset kali ini juga ditujukan untuk melihat bagaimana aspek-aspek pendukung yang melengkapi pengalaman belanja online konsumen menjadi dasar pemilihan platform e-commerce yang memiliki pelayanan yang lengkap dan menjawab kebutuhan pengguna.

Komentar