Asiknya Menjelajah Kebun Kopi di Kampoeng Kopi Banaran

Risna Halidi

Senin, 29 November 2021 | 11:33 WIB
Asiknya Menjelajah Kebun Kopi di Kampoeng Kopi Banaran
Kampoeng Kopi Banaran (Dok. HAM)

Suara.com - Kabupaten Semarang memiliki banyak lokasi wisata menarik salah satunya Kampoeng Kopi Banaran. Kampoeng Kopi Banaran merupakan sebuah lokasi wisata di tengah perkebunan kopi di Kabupaten Semarang yang semakin ramai dikunjungi.

Kampoeng Kopi Banaran merupakan sebuah kawasan wisata agro seluas 39,11 hektar yang ditumbuhi dengan tanaman kopi jenis robusta dan terletak pada ketinggian 480-600 meter di atas permukaan laut.

Lokasinya berbukit-bukit dan memiliki jalur yang terjal. Jalur inilah yang coba dinikmati para peserta yang ikut dalam perayaan Himpunan Anak Media Jakarta beberapa waktu lalu.

Dengan mengendari jeep wisata, penyusuran jalur di tengah perkebunan kopi dimulai. Jalan aspal sempit mengular di sela tanaman kopi perlahan diterobos.

Kampoeng Kopi Banaran (Dok. HAM)
Kampoeng Kopi Banaran (Dok. HAM)

Sayangnya ketika itu panen kopi sudah selesai, jadi tidak terlihat buah kopi yang merah ranum. Hanya pepohonan lindung lamtoro yang rimbun membuat suasana semakin sejuk.

Ketika itu hujan baru saja turun, ini menjadikan jalan batu semakin licin. Beberapa jeep agak kesulitan mendaki tanjakan.

Namun semua bisa teratasi berkat kerjasama antar jeep dengan cara saling tarik. Kesempatan itu bisa dimanfaatkan penumpang untuk mengambil foto dengan berbagai latar belakang.

Sekalipun harus terguncang di jalan yang licin, penumpang tetap bisa menikmati perjalanan, karena semua pengemudi kendaraan lapangan tersebut sudah berpengalaman.

Malah sambil membawa kendaraan mereka menjelaskan bagaimana proses kopi dipetik, lalu dikumpulkan di shelter yang tersedia. Dari beberapa sudut tertentu pengunjung bisa melihat Rawa Pening di kejauhan.

baca juga
Kampoeng Kopi Banaran (Dok. HAM)
Kampoeng Kopi Banaran (Dok. HAM)

Bahkan bila tengah musim kopi berbunga, akan tercium semerbak harum bunga kopi. Jalur sepanjang lima kilometer ini biasanya selesai ditempuh sekitar 40 menit.

Ini ada paketnya dengan biaya Rp250 ribu per mobil sebanyak 4 orang penumpang bisa menyusuri jalur di perkebunan kopi yang sejuk itu. Bila merasa kurang puas bisa mengambil paket 1 jam dengan biaya Rp500 ribu untuk 4 sampai 5 penumpang dalam satu kendaraan.

Bagi pengunjung dari luar kota, untuk menuju ke lokasi Kampoeng Kopi Banaran cukuo mudah. Lokasi berada di pinggir jalur utama jalan raya Semarang-Solo.

Bila datang dari Semarang, maka saat sampai di Bawen Kabupaten semarang, lokasi perkebunan kopi itu ada di sebelah kanan.

Keliling kebun kopi dengan model offroad ini merupakan salah satu fasilitas yang disiapkan oleh pengelola tempat wisata tersebut.

Adalah PT Dyandra Banaran Nusantara (DBN) yang merupakan group Dyandra & Co di bawah naungan Kompas Gramedia dipercaya oleh PT Perkebunan Nusantara IX (PTPN IX) untuk mengelola Kampoeng Kopi Banaran milik PTPN IX.

"Kami merevitalisasi beberapa infrastruktur dan fasilitas, antara lain Banaran Sky View, Mushola, area Jogging Tracks dan Bike Trails yang bisa dinikmati oleh komunitas lari dan sepeda," ungkap General Manager Kampoeng Kopi Banaran Frina Bonita.

Tempat ini juga menyediakan wahana lainnya seperti flying fox, lokasi outbond, dan vila. Selain itu tersedia juga Banaran Coffee Camp sebagai salah satu penginapan bertema camping di tengah perkebunan kopi dengan panorama pegunungan dan Rawa Pening.

Banaran Sky View Kampoeng Kopi Banaran di bawah pengelolaan DBN secara rutin mengeluarkan menu-menu baru yang unik dan tentunya hanya bisa ditemui di Kampoeng Kopi Banaran.

Beberapa signature menu yang ditawarkan Banaran Sky View diantaranya Nasi Goreng Kopi Banaran dan Grilled Chicken with BBQ Coffee Sauce untuk makanan, Mochalava Signature sebagai pilihan dessert, dan minuman Sky Blue yang bisa dinikmati sambil ditemani iringan live music.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akui Kalah Pamor dari Kota, Bupati Semarang Jabarkan Potensi Pariwisata di Kabupaten

Akui Kalah Pamor dari Kota, Bupati Semarang Jabarkan Potensi Pariwisata di Kabupaten

Lifestyle | Senin, 29 November 2021 | 11:02 WIB

Kabupaten Semarang Ajak Generasi Muda Cintai Seni Budaya Lewat Festival Gedong Songo

Kabupaten Semarang Ajak Generasi Muda Cintai Seni Budaya Lewat Festival Gedong Songo

Lifestyle | Jum'at, 26 November 2021 | 14:29 WIB

Wisata Guci Tegal, Pilihan Terbaik Liburan Bareng Teman dan Keluarga

Wisata Guci Tegal, Pilihan Terbaik Liburan Bareng Teman dan Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 19 November 2021 | 14:14 WIB

Terkini

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

×