alexametrics

Tren Belanja Online Meningkat, Pengunjung Tokopedia Tembus 158 Juta Setiap Bulan

M. Reza Sulaiman
Tren Belanja Online Meningkat, Pengunjung Tokopedia Tembus 158 Juta Setiap Bulan
Ilustrasi belanja online. [unsplash]

Tren belanja online yang meningkat di masa pandemi Covid-19 berimbas pada meningkatnya jumlah pengunjung e-commerce di Indonesia. Siapa paling laris dikunjungi masyarakat?

Suara.com - Tren belanja online yang meningkat di masa pandemi Covid-19 berimbas pada meningkatnya jumlah pengunjung e-commerce di Indonesia. Siapa paling laris dikunjungi masyarakat?

Menurut laporan terbaru iPrice, Tokopedia menjadi e-commerce dengan jumlah pengunjung website paling tinggi, mencapai 158 juta setiap bulannya.

Laporan ini, yang disusun iPrice bekerja sama dengan App Annie dan Similarweb, melaporkan bahwa ada 5 e-commerce lokal yang masuk ke deretan 10 peringkat teratas, termasuk Bukalapak dan Blibli.

Bukalapak berada pada peringkat ketiga dengan jumlah pengunjung website bulanan 30 jutaan, Blibli mengikuti di peringkat kelima dengan jumlah pengunjung website bulanan 16 jutaan, Ralali berada di peringkat ketujuh dengan jumlah pengunjung website bulanan 5 jutaan, dan Bhinneka pada peringkat kedelapan dengan jumlah pengunjung website bulanan 4 jutaan.

Baca Juga: Xpora Bantu Makanan dan Minuman Indonesia Tembus Malaysia

Tokopedia Muslim Fash Forward. (Dok. Tokopedia)
Tokopedia Muslim Fash Forward. (Dok. Tokopedia)

E-commerce lokal Tokopedia berhasil mendominasi sebagai e-commerce dengan jumlah pengunjung website bulanan tertinggi sejak Q1 2021. Merger yang dilakukan Tokopedia dengan perusahaan transportasi online Gojek pada awal 2021 dinilai menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan traffic menuju website Tokopedia.

Dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada pertengahan November lalu, Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan pertumbuhan transaksi e-commerce pada triwulan III-2021 mencapai Rp 58,2 triliun. Sementara Sementara pada kuartal II-2021 sebesar Rp 75,4 triliun, dan kuartal III-2021 sebesar Rp 58,2 triliun.

“Total nilai transaksi e-commerce yang berhasil dicatat oleh bank sentral dalam Sembilan bulan terakhir adalah sebesar Rp 185,2 triliun. Bank Indonesia optimistis, total nilai transaksi e-commerce di sepanjang tahun ini bisa tumbuh sebesar 48,4% yoy atau secara nominal mencapai Rp 395 triliun,” ujar Perry Warjiyo.

iPrice juga merangkum e-commerce lokal maupun regional yang berhasil mendominasi pasar digital di Indonesia. Berdasarkan ranking aplikasi di platform iOS maupun Android, terdapat 5 e-commerce lokal yang berhasil berada pada 10 peringkat teratas aplikasi e-commerce yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia yaitu Tokopedia, Sociolla, Bukalapak, Blibli, Matahari, dan My Hartono.

Shopee, salah satu e-commerce regional yang beroperasi di hampir seluruh negara di Asia Tenggara, menduduki peringkat pertama ranking aplikasi e-commerce pada Play Store maupun App Store .

Baca Juga: Sejarah Harbolnas 12.12, Banjir Promo dan Diskon Setiap 12 Desember

Para pelaku e-commerce kini juga memanfaatkan media sosial sebagai strategi marketing para pelaku bisnis di Indonesia. Pada Q3 2021, apabila ditinjau popularitas e-commerce melalui media sosial Twitter, maka Tokopedia berhasil menduduki peringkat pertama dengan total pengikut berjumlah sekitar 900 ribu, diikuti oleh Shopee dengan jumlah pengikut sekitar 600 ribu dan Blibli dengan jumlah pengikut 540 ribu.

Komentar