Cara Praktis Mengelola Sampah Rumah Tangga

Vania Rossa

Selasa, 30 November 2021 | 11:48 WIB
Cara Praktis Mengelola Sampah Rumah Tangga
Ilustrasi sampah rumah tangga. (Pixabay)

Suara.com - Setiap kegiatan rumah tangga pasti akan menghasilkan sampah. Menurut Kementerian Lingkungan Hidup, produksi sampah rumah tangga dari 270 juta penduduk Indonesia mencapai 185.753 ton per hari. Artinya, setiap orang rata-rata memproduksi lebih dari setengah kilogram sampah per hari.

Produk sampah rumah tangga terdiri dari sampah basah, sampah kering hingga sampah kimiawi berbahaya. Sampah basah bisa dikategorikan sebagai salah satu sampah yang bisa membusuk apabila dibiarkan terlalu lama dan akan mengakibatkan aroma yang tidak sedap.

Sampah kering merupakan sampah yang bisa diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat dan tidak akan mudah hancur apabila tidak melewati pengolahan terlebih dahulu. Sedangkan sampah kimiawi adalah produk sampah berbahaya seperti baterai dan berbagai cairan pembersih rumah tangga lainnya yang membutuhkan pengolahan khusus agar menjadi tidak berbahaya bagi lingkungan.

Konsep pengelolaan sampah yang bisa Anda terapkan pada rumah Anda adalah reduce, reuse, dan recycle yang dapat diartikan sebagai mengurangi, memakai kembali dan mengolah sampah yang bisa diolah.

Dikutip dari Rumah.com, portal properti terdepan di Indonesia, berikut ini cara mengelola sampah di rumah.

Metode Pengelolaan Sampah
Mengelola sampah sebenarnya adalah salah satu tanggung jawab yang bisa Anda lakukan sendiri sebagai bentuk untuk membantu negara dalam mengelola sampah pada tempat penyortiran dan pembuangan akhir. Beda jenis sampah, beda pula pengolahannya. Di bawah ini adalah metode pengelolaan sampah yang paling umum ditemui:

1. Pengelolaan Secara Langsung/Fisik
Pengelolaan sampah secara langsung atau fisik merupakan metode pengelolaan sampah paling sederhana yang sangat mudah untuk dilakukan. Cara ini melibatkan Anda secara langsung sebagai pihak pertama yang bertanggung jawab atas sampah yang Anda kumpulkan. Jumlah sampah yang ada pada rumah Anda sangat bergantung pada seberapa banyak benda yang Anda beli di luar.

Pengelolaan secara fisik berarti memisahkan sampah berdasarkan jenisnya. Sampah basah dan sampah kering perlu Anda pisahkan karena sampah kering biasanya membutuhkan waktu yang sangat lama hingga bisa hancur dan terurai. Plastik, misalnya, butuh waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk terurai.

Selain itu, pengelolaan secara langsung atau fisik adalah dengan mengurangi jumlah sampah yang ada pada rumah Anda. Anda bisa memulainya dengan menggunakan kantong belanja yang terbuat dari kain. Hal ini membantu mengurangi konsumsi plastik dan juga potensi bertambahnya sampah plastik. Kantong belanja kain bisa Anda cuci dan pakai kembali.

baca juga

Hal ini sangat membantu untuk mengurangi jumlah sampah yang masuk ke dalam rumah dan membuat Anda menjadi lebih mudah pada saat mengelola sampah yang ada. Anda juga bisa mencari makanan dengan bungkus yang minim untuk menghindari menumpuknya sampah di rumah.

Pengelolaan fisik lainnya yang bisa Anda coba adalah dengan mencacah sampah menjadi ukuran kecil agar tidak memakan tempat.

Berencana beli rumah? Ini Tiga Jenis Surat Tanah Perlu Kamu Tahu

2. Pengelolaan Biologis
Pengelolaan secara biologis adalah sebuah sistem pengelolaan sampah yang dimaksudkan untuk mengubah sampah basah Anda menjadi sebuah pupuk kompos yang bermanfaat. Sisa makanan dan sampah seperti batang kayu kering dan kertas bisa Anda olah kembali menjadi sebuah kompos yang bermanfaat.

Pengelolaan sampah secara biologis ini membutuhkan waktu yang lama dan Anda juga harus memisahkan antara sampah yang bisa hancur dengan cepat dan sampah yang membutuhkan waktu lebih lama agar bisa hancur karena waktu pengelolaannya akan menjadi berbeda.

3. Pengelolaan Kimia
Pengelolaan sampah secara kimia memanfaatkan proses pembakaran sampah atau insinerasi. Proses pengelolaan secara kimia ini akan mengubah sampah dari bentuk padat hingga menjadi gas dengan bertujuan untuk mengurangi volume dari sampah yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Sampah Meningkat Setelah Adanya Event WSBK Mandalika

Produksi Sampah Meningkat Setelah Adanya Event WSBK Mandalika

Bali | Jum'at, 26 November 2021 | 10:45 WIB

PaxelRecycle Hadirkan Solusi Pengelolaan Sampah Ecommerce

PaxelRecycle Hadirkan Solusi Pengelolaan Sampah Ecommerce

Press Release | Kamis, 25 November 2021 | 21:15 WIB

Sampah Menumpuk di Drainase Tanjungpinang, 6 Truk Dikerahkan Dinas Lingkungan

Sampah Menumpuk di Drainase Tanjungpinang, 6 Truk Dikerahkan Dinas Lingkungan

Batam | Kamis, 25 November 2021 | 19:02 WIB

Terkini

Ditolak Hakim, Febri Diansyah: Praperadilan Bukan Sekadar Soal Menang atau Kalah

Ditolak Hakim, Febri Diansyah: Praperadilan Bukan Sekadar Soal Menang atau Kalah

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Mau Renovasi Rumah? Kartu Kredit BRI Kasih Diskon 5 Persen di Mitra10 Sepanjang 2026!

Mau Renovasi Rumah? Kartu Kredit BRI Kasih Diskon 5 Persen di Mitra10 Sepanjang 2026!

Bri | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Bangladesh Pede Main di FIFA ASEAN Cup, Sang Pelatih Pernah Bikin Timnas Indonesia Malu

Bangladesh Pede Main di FIFA ASEAN Cup, Sang Pelatih Pernah Bikin Timnas Indonesia Malu

Bola | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:56 WIB

Timnas Indonesia Gabung di Grup A Piala Asia U-17 2027, Lawannya Ngeri-ngeri Sedap

Timnas Indonesia Gabung di Grup A Piala Asia U-17 2027, Lawannya Ngeri-ngeri Sedap

Bola | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:56 WIB

Administrasi Penyidikan Jadi Masalah, Pengacara Febrie Adriansyah: Menyangkut Nasib Orang

Administrasi Penyidikan Jadi Masalah, Pengacara Febrie Adriansyah: Menyangkut Nasib Orang

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Kepala BIN Dorong UU Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing

Kepala BIN Dorong UU Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Menteri Kabinet Bayangan: Jangan Biarkan Mahasiswa Sendirian Melawan Kekuasaan

Menteri Kabinet Bayangan: Jangan Biarkan Mahasiswa Sendirian Melawan Kekuasaan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Indonesia Menuju Energi Bersih, Apa yang Berubah dalam Kehidupan Sehari-Hari?

Indonesia Menuju Energi Bersih, Apa yang Berubah dalam Kehidupan Sehari-Hari?

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:31 WIB

PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel

PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel

Sumsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni

Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni

Surakarta | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:19 WIB

×