Mengenal Ragam Bata Ekspos, Keunggulan, dan Cara Merawatnya

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 01 Desember 2021 | 07:55 WIB
Mengenal Ragam Bata Ekspos, Keunggulan, dan Cara Merawatnya
Ilustrasi bata ekspos. (Pexels)

Suara.com - Penggunaan bata ekspos sebenarnya bukan ide baru. Sejak ribuan tahun sebelum masehi, manusia telah membangun dinding dengan menggunakan blok batu. Setelah itu, ditemukanlah teknik pembuatan batu bata dengan bahan tanah liat atau terakota.

Dinding berlapis semen atau plester sendiri baru mulai populer pada era Baroque hingga Renaissance (1600-1700an). Dinding bata ekspos lantas kembali populer pada 1800an. Popularitas dinding ini naik turun hingga kini.

Dahulu, bahan baku bata ekspos tidak berbeda dengan bahan baku untuk bata biasa. Namun kini, Anda bisa menemukan bata khusus untuk bangunan dengan gaya ekspos. Materinya pun berbeda-beda, ada yang masih mempertahankan penggunaan tanah liat, ada yang memakai gipsum.

Bata khusus ekspos ini memiliki kelebihan bentuk yang lebih rapi -berbeda dari batu bata biasa, di mana Anda akan menemukan bata sudut-sudutnya mulai menumpul dan coak di beberapa bagian. Ia juga memiliki warna yang lebih terang serta materi yang lebih tahan efek cuaca, seperti warna yang kusam, berlumut, dan lain sebagainya, sehingga lebih sedap dipandang saat digunakan untuk aksen di dalam ruangan.

Dikutip dari Rumah.com, portal properti terdepan di Indonesia, penggunaan bata tipe ekspos pada rumah sering digunakan untuk memberikan nuansa industrial maupun natural yang kuat dengan konsep rumah unfinished.

Ragam bata ekspos

Sebelum membuat hunian atau desain interior dengan bata ekspos, ada baiknya Anda mengenal lebih dulu jenis-jenis bata ekspos yang biasa digunakan. Ada beberapa macam jenis yang biasa digunakan untuk desain bata tipe ekspos.

Ilustrasi bata ekspos. (Pexels)
Ilustrasi bata ekspos. (Pexels)

Umumnya, bata tipe ekspos menggunakan jenis bata hias. Bata hias dibuat dengan mesin pres yang menghasilkan ukuran seragam serta lebih presisi. Dibandingkan dengan bata biasa, tekstur bata hias lebih halus dan jauh lebih padat dengan pori-pori relatif lebih kecil, juga lebih kuat.

Semakin baik kualitasnya, semakin tinggi harganya. Berikut beberapa jenis bata tipe ekspos yang bisa menjadi pilihan untuk rumah Anda.

1. Bata Terakota
Bata ekspos terakota memiliki desain yang sangat klasik. Bata tipe ekspos terakota memiliki tekstur yang paling halus dengan bentuk yang sangat presisi. Tak heran kalau jenis bata ekspos ini merupakan yang paling mahal di antara jenis bata tipe ekspos lain.

Satu bata tipe ekspos terakota dapat dijual dengan harga lebih dari Rp 3.000 per buah. Bata ekspos terakota juga memiliki tingkat warna merah yang lebih terang sehingga terlihat lebih elegan. Namun ada juga jenis bata ekspos terakota yang dibuat dengan warna natural.

Banyak orang memilih bata tipe ekspos terakota karena mudah dalam finishing. Bata ekspos terakota juga cenderung lebih awet dan tahan lama. Banyak digunakan untuk desain resto, cafe, atau hunian dengan tema unik dan klasik.

2. Bata Tanah Liat Belang
Jenis bata ekspos ini merupakan jenis bata hias yang dibuat menggunakan tanah liat padat. Teksturnya halus. Uniknya jenis bata ini memiliki tingkat warna yang tidak seragam. Cirinya beberapa terdapat warna kehitaman hasil dari proses pembakaran sehingga saat disusun menampilkan kesan klasik yang lebih kental.

Jika Anda ingin membuat kesan klasik pada hunian, jenis bata ekspos ini yang paling cocok digunakan. Bata tanah liat belang cocok digunakan untuk hunian maupun resto atau cafe.

3. Bata KWD
Jenis bata ekspos KWD merupakan bata hias yang terlaris. Bata KWD terbuat dari tanah liat semi padat, namun tetap memperlihatkan serat-serat dari bata itu sendiri sehingga menonjolkan tekstur bata yang lebih jelas. Jika diperhatikan, pori-pori pada bata KWD tidak sehalus jenis terakota atau tanah liat belang.

Jenis bata ini relatif lebih murah dan ekonomis, namun tidak mengurangi kesan elegan dari bata tersebut. Tak heran jika jenis bata ini banyak digunakan untuk cafe, resto, dan perkantoran. Untuk memberikan nuansa berbeda, Anda dapat menggantinya dengan warna putih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Tukang Bangunan Bikin Tembok Melawan Gravitasi, Warganet Geleng-geleng

Viral Tukang Bangunan Bikin Tembok Melawan Gravitasi, Warganet Geleng-geleng

News | Senin, 20 September 2021 | 20:11 WIB

Daur Ulang Kemasan Mi Instan Jadi Batu Bata, Begini Cara yang Bisa Dilakukan

Daur Ulang Kemasan Mi Instan Jadi Batu Bata, Begini Cara yang Bisa Dilakukan

Lifestyle | Senin, 30 Agustus 2021 | 17:00 WIB

5 Cara Membuat Telur Asin Paling Mudah, Pakai Abu Gosok sampai Bawang Putih

5 Cara Membuat Telur Asin Paling Mudah, Pakai Abu Gosok sampai Bawang Putih

Lifestyle | Minggu, 22 Agustus 2021 | 18:12 WIB

Terkini

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:05 WIB

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:00 WIB

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:15 WIB

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:05 WIB

5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu

5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:00 WIB

Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako

Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:40 WIB

Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya

Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:35 WIB

Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya

Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:10 WIB

Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal

Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:47 WIB

Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga

Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:25 WIB