Bantu Jembatani Masyarakat dan Rumah Sakit, Relawan Kopmas Hadir Bak UGD 24 Jam

Fabiola Febrinastri

Senin, 06 Desember 2021 | 16:52 WIB
Bantu Jembatani Masyarakat dan Rumah Sakit, Relawan Kopmas Hadir Bak UGD 24 Jam
Ketua Bidang Advokasi Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (Kopmas), Yuli Supriati. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Ketua Bidang Advokasi Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (Kopmas), Yuli Supriati berkisah, ketika sedang mengadvokasi masyarakat di rumah sakit, ia selalu ditanya, “Ibu siapanya pasien?"

Pertanyaan itu kemudian dijawabnya, "Saya relawan Kopmas, dok."

"Jawaban saya dimana-mana selalu sama. Sebetulnya saya tidak pernah bisa memprediksi bagaimana mereka akan bereaksi saat dokter, tenaga kesehatan atau administrasi rumah sakit mengetahui bahwa saya hadir untuk membantu pasien pengguna BPJS yang terkendala mendapatkan layanan di rumah sakit, baik dalam hal layangan, ruang rawat hingga obat-obatan,” lanjutnya.

Kopmas merupakan wadah bagi para relawan yang membantu advokasi masyarakat di rumah sakit. Yuli sendiri telah hampir satu dekade membantu mengurusi pasien-pasien yang terkendala berbagai persoalan di rumah sakit.

“Mendapatkan layanan kesehatan itu adalah hak masyarakat. Bahkan pasien-pasien yang iuran BPJS-nya menunggak, tetap berhak mendapatkan layanan kesehatan. Semua bisa diselesaikan dan ini dilindungi oleh hukum, hanya saja kebanyakan masyarakat tidak paham. Karena itulah, kami relawan Kopmas hadir untuk menjembatani pasien dan rumah sakit. Kami bahkan sudah bak UGD (Unit Gawat Darurat) yang selalu stand by bila ada pasien yang telepon tengah malam,” papar Yuli.

Saat ini, ia dan kawan-kawan relawan memang baru bisa membantu di sekitar Jabodetabek, namun hal ini tidak menutup kemungkinan apabila ada masyarakat di daerah yang tertarik menjalankan kerja-kerja relawan untuk membatu masyarakat.

“Menjadi relawan itu bukan kerja yang digaji, tapi kerja dengan hati. Tidak jarang kami dihubungi pasien di daerah. Sayangnya, Kompmas belum memiliki perpanjangan tangan di kota-kota lain di Indonesia. Biasanya, kami hanya bisa pandu jarak jauh, mengarahkan pasien melalui telepon atau berbicara dengan pihak rumah sakit,” jelas Yuli.

Oleh karena itu, dalam rangka memperluas jaringan, Kopmas mulai membuka kesempatan bagi masyarakat yang tertarik menjadi relawan.

“Akhir November kemarin, Kopmas mulai membuka pendaftaran relawan dan kami memberikan pelatihan, mulai dari UU dan kebijakan tentang BPJS, alur penanganan pasien di rumah sakit hingga cara-cara berkomunikasi, baik dengan keluarga pasien maupun dengan rumah sakit,” imbuh Yuli.

baca juga

Selanjutnya peserta dapat langsung terjun ke masyarakat, namun tetap dalam pengawasan Kopmas. Artinya, apabila ada hal-hal yang belum dapat diselesaikan oleh relawan, Yuli dan kawan-kawan pun siap membantu.

Sriasih Sagiman, salah satu relawan yang tergabung dengan Kopmas menceritakan pengalamannya saat sedang membantu keluarga pasien anak di salah satu RSUD di Jakarta.

“Pasien yang masih anak-anak tersebut kejang, namun karena status BPJS-nya tidak aktif karena ada tunggakan, akhirnya keluarga harus membayar di UGD. Padahal pasien harus dirawat inap,” jelasnya.

Persoalan tersebut akhirnya dapat diselesaikan, setelah dilakukan komunikasi dengan rumah sakit, dengan catatan, pengurusan jaminan BPJS dilakukan dalam waktu tiga hari.

“Di satu sisi, sebenarnya aturan-aturan BPJS tersebut telah berpihak pada masyarakat, tapi faktor ketidaktahuan masyarakat, ditambah oknum-oknum yang kerap memanfaatkan mengakibatkan hak-hak dasar masyarakat tidak bisa terpenuhi. Bagaimanapun ke depan, Kopmas akan berusaha membuka ruang diskusi dengan BPJS dan dinas kesehatan tentang bagaimana hak dan kewajiban kedua belah pihak dapat terpenuhi, pemerintah dan masyarakat,” pungkas Yuli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendidikan dan Kesehatan, Dua Bidang Utama Jadi Fokus Pemkot Balikpapan, Buktinya?

Pendidikan dan Kesehatan, Dua Bidang Utama Jadi Fokus Pemkot Balikpapan, Buktinya?

Kaltim | Minggu, 05 Desember 2021 | 15:23 WIB

Siaga Libur Nataru, Jasa Raharja Kerjasama dengan 47 Rumah Sakit di Kaltim dan Kaltara

Siaga Libur Nataru, Jasa Raharja Kerjasama dengan 47 Rumah Sakit di Kaltim dan Kaltara

Kaltim | Rabu, 01 Desember 2021 | 14:51 WIB

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Aceh Siagakan Obat-obatan

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Aceh Siagakan Obat-obatan

Sumut | Jum'at, 26 November 2021 | 14:03 WIB

Antisipasi Gelombang Ketiga COVID-19, Pemerintah Siagakan 1.200 Rumah Sakit Rujukan

Antisipasi Gelombang Ketiga COVID-19, Pemerintah Siagakan 1.200 Rumah Sakit Rujukan

Health | Kamis, 25 November 2021 | 18:44 WIB

Layanan Baru, Poliklinik Bedah Thorax dan Kardiovaskuler RSA UGM Layani Bayi hingga Lansia

Layanan Baru, Poliklinik Bedah Thorax dan Kardiovaskuler RSA UGM Layani Bayi hingga Lansia

Jogja | Kamis, 18 November 2021 | 13:25 WIB

Aksi Kreatif Parade Mural Hari Kesehatan Nasional 2021

Aksi Kreatif Parade Mural Hari Kesehatan Nasional 2021

Foto | Rabu, 17 November 2021 | 14:23 WIB

Terkini

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:21 WIB

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17 WIB

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:16 WIB

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Bagaimana Cara Mengurus KTP yang Hilang Saat Berada di Luar Kota atau Beda Domisili?

Bagaimana Cara Mengurus KTP yang Hilang Saat Berada di Luar Kota atau Beda Domisili?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

×