alexametrics

Prediksi Tren Modest Fashion 2022: Lengan Bervolume Masih Mendominasi

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Prediksi Tren Modest Fashion 2022: Lengan Bervolume Masih Mendominasi
Brand fashion lokal Aleza meluncurkan koleksi barunya ELYSIAN dengan tema 'The Journey of Beauty'. (Dok. Dini Afrianti/Suara.com)

Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak dunia, tren modest fashion Indonesia jadi salah satu yang disoroti banyak negara.

Suara.com - Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak dunia, tren modest fashion Indonesia jadi salah satu yang disoroti banyak negara.

Termasuk tren modest fashion 2022, yang diprediksi Founder sekaligus Desainer Aleza, Dia Demona akan cenderung diramaikan dengan warna kuning dan lavender, sehingga cenderung berbeda dari tahun 2021.

"Warna kuning dan warna lavender itu kayak masih juara di tahun depan. Kalau sekarang tahun ini pilox, mungkin tahun depan lebih ke lavender," ujar Demona saat peluncuran koleksi terbaru Aleza di Menara Imperium, Jakarta Selatan, Selasa (7/12/2021).

Ia menambahkan, untuk cutting fesyen atasan modest fashion 2022 beberapa brand masih akan bermain cutting bervolume, sehingga lekuk tubuh dan orang dengan badan kurus terlihat lebih berisi.

Baca Juga: Brand Fesyen Lokal Ini Rilis Busana Tak Terbatas Usia dan Bentuk Tubuh, Seperti Apa?

"Dari cutting atasannya tren tahun depan, banyak lebih berupa permainan volume di lengan, yaitu mendominasi sih. Tapi ada juga tren yang minimalis," ungkapnya.

Sedangkan dari corak, meski modest fashion dewasa cenderung menyukai yang simpel dan polos, beberapa fesyen bermotif juga masih banyak diburu. Khususnya pattern printing motif bunga atau floral.

"Pattren floral itu akan tren, tapi lebih ke penggabungan atau teknik patternnya. Ada parttern colour effect, cuma lebih simpel dibandingkan tahun ini. Walau terang, tapi biasanya yang akan jadi tren itu lebih simpel," tutup Demona.

Di sisi lain, di hari jadi ke-5 tahun, Aleza mengeluarkan koleksi terbaru ELYSIAN yang berarti cantik dan kreatif, bertujuan untuk memberikan afirmasi positif kepada setiap perempuan. Atau koleksi fesyen yang tidak mendiskriminasi bentuk badan, warna kulit hingga dan usia si pemakai produk fesyen tersebut.

Baca Juga: Ratusan Brand Modest Fashion Kumpul di Virtual Modest Fashion Summit Internasional

Komentar