Jenis Media Tanam Anggrek Paling Baik, Ada Apa Saja?

Arendya Nariswari

Rabu, 22 Desember 2021 | 16:22 WIB
Jenis Media Tanam Anggrek Paling Baik, Ada Apa Saja?
Anggrek, Tanaman Pembawa Hoki Ini Dalam Rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Anggrek memiliki reputasi sulit tumbuh, tetapi mereka sama seperti tanaman hias lainnya. Jika Anda memberi mereka media tanam anggrek, kelembapan, dan cahaya yang tepat, dipastikan anggrek akan tumbuh subur di bawah perawatan Anda. Perlu diingat, Anda tidak bisa merawat anggrek seperti memperlakukan tanaman hias lain.

Cara tercepat untuk mematikan tanaman anggrek adalah dengan memindahkannya ke tanah pot biasa. Tanah untuk anggrek tidak mengandung tanah yang murni dan sebenarnya. Tanah anggrek merupakan campuran bahan-bahan padat yang meniru lingkungan yang digunakan anggrek di alam liar. Anda dapat membeli campuran pot anggrek komersial yang dijual di toko bunga, atau membuat campuran khusus Anda sendiri.

Dilansir dari Gardening Know How, Rabu (22/12/2021), berikut ini ulasan tentang jenis media tanam anggrek dan campuran tanah pada pot anggrek.

Jenis Media Tanam Anggrek

Aerasi dan drainase menjadi atribut paling penting untuk tanah anggrek.Perlu diketahui, jenis akar anggrek berbeda dengan kebanyakan jenis tanaman hias lain. Jika akar dibiarkan dalam kelembaban untuk waktu yang lama, mereka akan membusuk. Anggrek menyukai kelembapan, sedikit saja sudah cukup.

Sebagian besar media tanam anggrek komersial yang dijual bebas, mengandung bahan-bahan seperti lumut gambut, perlit atau kulit pohon cemara. Setiap jenis anggrek menyukai jenis media tanam yang berbeda, jadi jika Anda berencana menanam berbagai macam bunga, membuat campuran sendiri mungkin merupakan pilihan terbaik.

Pekerja merawat Anggrek (Orchidaceacea) hasil budidaya di Taman Anggrek Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (2/3). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Pekerja merawat Anggrek (Orchidaceacea) hasil budidaya di Taman Anggrek Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (2/3). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Media tanam anggrek yang dibuat sendiri untuk anggrek tergantung pada faktor-faktor seperti ketersediaan bahan dan cara anggrek tumbuh saat menggunakan campuran. Sebagian besar penanam anggrek bereksperimen dengan campuran tanam sampai mereka mendapatkan campuran yang tepat.

Varietas anggrek itu sendiri dapat menentukan bahan dalam campuran Anda. The phalaenopsis, misalnya, tidak boleh dibiarkan kering sepenuhnya, sehingga Anda akan perlu untuk menggabungkan bahan yang lebih penyerap seperti perlit, gambut lumut atau pohon pakis ke dalam campuran Anda.

Cobalah berbagai campuran untuk melihat mana yang paling disukai anggrek Anda sebagai media tanam. Cobalah bahan-bahan seperti rockwool, pasir, arang, gabus, dan bahkan sedikit busa polistirena. Cobalah resep baru setiap kali Anda merepoting anggrek sampai Anda menemukan perpaduan sempurna untuk media tanam anggrek sesuai varietasnya.

baca juga

Itulah ulasan singkat mengenai apa media tanam anggrek dan campuran tanah untuk mengisi pot anggrek. Anda bisa membeli media tanam anggrek yang dijual bebas atau mencoba membuatnya sendiri.

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Satpam di Malang Ini Selamat Meski Sejam Terpendam Tanah Longsor

Cerita Satpam di Malang Ini Selamat Meski Sejam Terpendam Tanah Longsor

Malang | Rabu, 22 Desember 2021 | 10:35 WIB

Cewek Ajak Pacar Orang Korea ke Tanah Karo, Tingkahnya Jadi Sorotan, Warganet: Melokal

Cewek Ajak Pacar Orang Korea ke Tanah Karo, Tingkahnya Jadi Sorotan, Warganet: Melokal

Lifestyle | Rabu, 22 Desember 2021 | 10:31 WIB

Banyak Sengketa Tanah, Jokowi Minta Jajaran Percepat Urusan Sertifikat Warga

Banyak Sengketa Tanah, Jokowi Minta Jajaran Percepat Urusan Sertifikat Warga

News | Rabu, 22 Desember 2021 | 01:02 WIB

Terkini

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:28 WIB

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:19 WIB

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

Video | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

×