Cara Menerapkan Mental Contrasting Agar Tidak Berlebihan Dalam Berpikir Positif

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:35 WIB
Cara Menerapkan Mental Contrasting Agar Tidak Berlebihan Dalam Berpikir Positif
Ilustrasi berpikir (pexels.com) / Michael Burrows

Suara.com - Saat menghadapi sesuatu yang mengkhawatirkan, sebagian orang mungkin akan menyarankan untuk tetap berpikir positif. Selain menimbulkan rasa tenang, berpikir positif juga terkadang bisa membuat perasaan agak bahagia

Tetapi, hanya melihat sesuatu dari sisi positifnya juga bisa berdampak buruk, lho. Secara psikologis, manusia sebenarnya perlu untuk memperlawankan sisi positif dengan sisi negatif lainnya. Hal itu disebut dengan mental contrasting.

Mental contrasting merupakan hasil riset dari Gabriele Oettingen, seorang Profesor Psikologi di New York University and The University of Hamburg, selama 20 tahun. Tujuan dari mental contrasting agar manusia menyiapkan pikiran bawah sadar tentang kemungkinan adanya rintangan di  masa depan. 

Cara kerja pikiran dalam mental contrasting tidak hanya memikirkan kesenangan dan menghindari kesengsaraan jangka pendek. Tapi juga harus fokus mencari kesenangan dan menghindari kesengsaraan untuk jangka panjang. 

Ilustrasi berpikir. (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi berpikir. (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Contohnya, banyak orang sukses merelakan waktu senggang di masa mudanya dan fokus mengejar cita-cita  untuk sukses di masa depannya.

Dikutip dari Ruang Guru, dalam risetnya, Oettingen juga memberikan cara ampuh untuk bisa menerapkan mental contrasting melalui tahapan WOOP atau Wish, Outcome, Obstacle, dan Plan. 

W – Wish

Pada tahap awal, disarankan untuk memikirkan apa yang benar-benar diharapkan. Tidak sembarangan berharap, tapi juga perlu memikirkannya secara SMART, yakni specific (spesifik), measurable (bisa diukur), achievable (bisa dicapai), realistic (relevan), dan time based (punya rentan waktu). 

O – Outcome

Pada tahapan kedua masih masuk ke dalam berpikir positif dan yakin apa yang diharapkan bisa terwujud. Tapi dalam berpikir positif, disarankan jangan terlalu berlebihan. Karena yakin saja belum cukup. Masih ada kenyataan lain yang perlu dilalui pada tahapan selanjutnya.

O –Obstacle

Hidup tidak akan selalu mulus. Meski kecil, tapi pasti akan ada tantangannya. Hambatan sebenarnya suatu hal yang wajar dan setiap orang punya hambatannya yang bisa berasam dari dua faktor, yaitu internal dan eksternal.

Tantangan faktor internal datang dari diri sendiri, misalnya malas mengerjakan sesuatu sehingga harapan tidak kunjung tercapai. Sedangkan faktor eksternal datang dari lingkungan sekitar yang mempengaruhi tindakan.

P – Plan

Tahap terakhir tentang bagaimana merancang strategi yang harus dilakukan.  Pada langkah ini dituntut untuk memikirkan jika sudah tahu hambatan (x), maka tahu apa yang harus dilakukan (y). Misalnya, jika seorang anak malas belajar, maka orangtua ataupun guru perlu mencari metode balajar yang baru dan lebih menyenangkan, seperti audio atau visual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tanda Ini Menunjukkan Seseorang Menikmati Hidupnya, Kamu Termasuk?

5 Tanda Ini Menunjukkan Seseorang Menikmati Hidupnya, Kamu Termasuk?

Your Say | Kamis, 20 Januari 2022 | 11:58 WIB

Demi Menyelamatkan Nyawa, Pria Asal Malaysia Ini Sudah Donor Darah Sebanyak 166 Kali Sejak 1997

Demi Menyelamatkan Nyawa, Pria Asal Malaysia Ini Sudah Donor Darah Sebanyak 166 Kali Sejak 1997

Health | Rabu, 19 Januari 2022 | 16:30 WIB

Sering Pura-Pura Bahagia Padahal Sedang Tertekan? Mungkin Kamu Mengalami Duck Syndrome

Sering Pura-Pura Bahagia Padahal Sedang Tertekan? Mungkin Kamu Mengalami Duck Syndrome

Health | Rabu, 19 Januari 2022 | 12:40 WIB

Terkini

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:02 WIB

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:41 WIB

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:11 WIB

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:55 WIB

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:43 WIB

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:41 WIB

5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar

5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:30 WIB

Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen

Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:27 WIB

Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban

Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:22 WIB

Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:16 WIB