facebook

Tasya Kamila Tercengang, Akses Listrik di NTT Belum Merata Tapi Anak-anaknya Sudah Punya Ponsel

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Tasya Kamila Tercengang, Akses Listrik di NTT Belum Merata Tapi Anak-anaknya Sudah Punya Ponsel
Gaya Kompak Ibu dan Anak Artis Rayakan Hari Ibu. (Instagram/@tasyakamila)

Fenomena unik ditemukan Tasya Kamila saat mengunjungi Nusa Tenggara Timur (NTT), daerah yang tidak ada akses listrik.

Suara.com - Fenomena unik ditemukan Tasya Kamila saat mengunjungi Nusa Tenggara Timur (NTT), daerah yang akses listriknya masih belum merata.

Meski listrik belum merata, Tasya mengatakan hampir semua orang termasuk anak-anak di daerah tersebut sudah punya dan bisa mengakses ponsel.

"Pernah ke NTT, aku bikin project bareng yayasan sama sekolah bikin fasilitas pendidikan, tapi di sana benar-benar nggak ada akses dan belum teraliri listrik, tapi yang bikin tercengang semua punya handphone," ungkap Tasya dalam acara diskusi Gerakan Nasional Literasi Digital di Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Kamis (20/1/2022).

Fakta ini membuat Tasya cukup terperangah, pasalnya tidak adanya listrik bukan jadi halangan masyarakat untuk berhubungan dengan sosial media.

Baca Juga: BMKG: Ancaman Banjir Rob Harus Diwaspadai Warga di Pesisir NTT

Tasya lantas bercerita, bagaimana anak-anak yang ia temui memintanya untuk mengikuti akun sosial media milik mereka, dari Tik-Tok hingga Facebook.

Melihat fenomena ini, lantas Tasya menilai literasi digital adalah hal yang sangat penting dan darurat, karena anak di pelosok NTT sekalipun sudah mengakses sosial media.

"Berarti benar-benar pendidikan literasi digital harus bisa sampai kemanapun. Karena walaupun listrik nggak ada orang tersebut tetap tidak ingin ketinggalan tren," tutup Tasya.

Lebih lanjut, mantan penyanyi cilik itu berharap akses internet yang sudah menjamah pelosok negeri, bisa dibarengi dengan literasi digital.

Sehingga berselancar di dunia maya, ataupun bermain media sosial masyarakat bisa tetap aman dan nyaman, tidak ada cyberbullying atau terhindar dari pembobolan keamanan data pribadi (digital save).

Baca Juga: Puluhan Lansia Diduga Ditipu, Modus Dijanjikan Jadi Veteran

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar