facebook

Apa Itu Burnout, Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Tepat, Jangan Terburu-buru Resign!

Arendya Nariswari
Apa Itu Burnout, Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Tepat, Jangan Terburu-buru Resign!
Ilustrasi lelah bekerja. (pexels.com/Thirdman)

Jangan terburu-buru meninggalkan pekerjaan kalian, simak pengertian dan cara mengatasi burnout berikut ini.

Suara.com - Ada kalanya, rutinitas sehari-hari membuat Anda super jenuh dalam menjalani kehidupan. Belum lagi pekerjaan yang menumpuk tak ada habisnya, kerap kali membuat seseorang mengalami burnout.

Kondisi stres berat yang dipicu oleh pekerjaan ini biasa dikenal dengan istilah burnout.

Tentu saja, hal ini jika dibiarkan berlarut-larut akan mempengaruhi kesehatan mental dan fisik seseorang.

Burnout yang semakin parah, membuat banyak orang terdorong untuk resign alias mengundurkan diri dari pekerjaan.

Baca Juga: 4 Bentuk Sabotase Diri yang Perlu Kamu Hindari, Salah Satunya Mengejar Kesempurnaan

Tetapi sebelum meninggalkan pekerjaan, coba pahami beberapa hal terkait burnout berikut ini. Jadi ada baiknya Anda tidak terburu-buru.

Tanda-tanda burnout

Dihimpun dari Yukepo.com--Jaringan Suara.com, ada beberapa tanda seseorang mengalami burnout berikut perinciannya.

  1. Anda merasa sinis dan sebal pada pekerjaanmu sendiri
  2. Kurang energik, menjadi malas-malasan dan lebih sering menunda pekerjaan
  3. Susah berkonsentrasi
  4. Sulit tidur atau mengalami perubahan pola jam tidur padahal sebenarnya kamu sangat lelah
  5. Mengalami sakit yang tidak bisa dijelaskan seperti tiba-tiba pusing, sakit perut, dan keluhan fisik lainnya yang sebelumnya tidak pernah kamu rasakan dengan sebab pasti

Penyebab burnout

Ada beberapa penyebab utama workplace burnout. Coba analisa berdasarkan pengalaman Anda sendiri.

Baca Juga: Apa Itu Toxic Positivity? Berikut Pengertian, Contoh, dan Berbagai Dampak Negatif yang Perlu Diwaspadai

Tidak punya kontrol atas pekerjaanmu. Selama ini kamu hanya mengerjakan apa yang ditugaskan atasan tanpa diberi ruang untuk berkreasi atau menentukan rentang waktu untuk mengerjakannya

  • Lingkungan kerja yang disfungsional

Kamu sangat dipengaruhi orang-orang yang ada di sekitarmu, sadar atau tidak. Jika lingkungan kerjamu toksik dan penuh dengan orang-orang yang negatif, lambat laun kamu pun bakal ikut merasakan dampaknya

  • Jam kerja yang terlalu panjang dan melelahkan hingga tak punya waktu untuk diri sendiri
  • Tidak punya dukungan sosial dari kawan atau keluarga

Bisa karena kamu terisolasi akibat jam kerja yang panjang dan jadwal padat.

  • Orang dengan tipe pekerjaan tertentu seperti tenaga kesehatan rentan mengalami workplace burnout karena mengalami tekanan berat di fisik dan psikisnya

Cara mengatasi burnout

Sebelum memutuskan keluar dari pekerjaan, alangkah baiknya Anda mencoba beberapa langkah berikut.

  1. Konsultasi dengan HRD atau atasan yang kamu percaya dan netral untuk membicarakan opsi-opsi yang memungkinkan. Bisa jadi kamu pindah divisi atau cuti beberapa hari.
  2. Cari dukungan dari orang terdekat seperti keluarga dan teman. Jangan-jangan kamu hanya butuh waktu bersama mereka untuk menenangkan hati.
  3. Lakukan sesuatu yang menyenangkan, sesuaikan dengan hobi atau kesukaanmu.
  4. Berolahraga untuk melepas stres. 

Itu dia tadi pengertian burnout dan beberapa cara mengatasinya, semoga informasi dan tips tadi bermanfaat ya!

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar