Wacana Endemi Covid-19 Mulai Ramai, Kok Mal Belum Bisa Dibuka 100 Persen?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 10 Maret 2022 | 16:55 WIB
Wacana Endemi Covid-19 Mulai Ramai, Kok Mal Belum Bisa Dibuka 100 Persen?
Suasana mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan di hari pertama PPKM Darurat tampak sepi pengunjung, Sabtu (3/7/2021). [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Status pandemi Covid-19 menjadi endemik di Indonesia telah mulai digaungkan seiring melandainya kasus positif dan bertambahnya angka vaksinasi. 

Meski berbagai pelonggaran aturan terkait Covid-19 juga telah mulai diterapkan, hal serupa belum akan diberlakukan di pusat perbelanjaan seperti mal. 

Oleh sebab itu, jumlah kunjungan di mal pada 2022 juga diperkirakan belum akan mencapai 100 persen.

"Sebelum ada omicron, kita sudah masuk level 2 (PPKM), itu kapasitas mal 75 persen. Seperti sekarang. Itu pun bisa sampai 75 persen hanya di waktu tertentu," kata Ketua umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja dalam konferensi pers di Mal Kota Casablanca, Jakarta, Kamis (10/3/2022). 

Wilayah Jabodetabek yang saat ini status PPKM level 2, rata-rata kapasitas mal telah diizinkan mencapai 75 persen. Tetapi, menurut Alphonzus, selama pandemi, kunjungan sebanyak itu pun hanya terjadi pada hari tertentu.

Suasana mal Kota Kasablanka (Kokas) setelah diperbolehkan beroperasi terbatas pada Rabu (11/8/2021). [Suara.com/Yaumal]
Suasana mal Kota Kasablanka (Kokas) setelah diperbolehkan beroperasi terbatas pada Rabu (11/8/2021). [Suara.com/Yaumal]

Di sisi lain, jumlah kunjungan di mal sebenarnya berangsur membaik dibandingkan pada awal pandemi Covid-19 pada 2020. 

"Pada 2020, rata-rata kunjungan 50 persen dibandingkan sebelum pandemi. Pada 2021, menjadi 60 persen, jadi ada kenaikan. Kami targetkan 2022 bisa sampai 70-80 persen tingkat kunjungan. Salah satu penunjang adalah saat Ramadan dan Idulfitri karena menjadi puncak kunjungan," tuturnya.

Selain karena situasi pandemi, target 100 persen belum bisa dicapai tahun ini akibat telah terbentuk perubahan gaya belanja online di masyarakat. Menurut Alphonzus, akan ada masyarakat yang akan tetap memilih belanja online daripada datang langsung ke pusat perbelanjaan.

"Dari semua pengunjung, kami perhatikan yang 20 persen tidak akan kembali ke offline, meskipun situasi sudah normal. Karena biasanya kategori itu datang ke pusat belanja hanya untuk kepentingan berbelanja saja," ujarnya.

baca juga

"Jadi itu tantangan gimana menarik kembali 20 persen. Itu bukan hal sulit sebenarnya, hanya pusat perbelanjaan dituntut kreativitas," imbuh Alphonzus. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

25 Provinsi Alami Tren Penurunan Kasu Covid-19, Gelombang Omicron Mulai Melandai?

25 Provinsi Alami Tren Penurunan Kasu Covid-19, Gelombang Omicron Mulai Melandai?

Health | Kamis, 10 Maret 2022 | 12:34 WIB

Harap Kasus Covid-19 Tak Melonjak saat Sejumlah Aturan Dilonggarkan, Legislator Tekankan Pentingnya Evaluasi

Harap Kasus Covid-19 Tak Melonjak saat Sejumlah Aturan Dilonggarkan, Legislator Tekankan Pentingnya Evaluasi

News | Kamis, 10 Maret 2022 | 10:56 WIB

The Best 5 Oto: Donasi Lamborghini dan Ferrari untuk Warga Ukraina, General Motors Lahirkan Brand Premium Halo Cars

The Best 5 Oto: Donasi Lamborghini dan Ferrari untuk Warga Ukraina, General Motors Lahirkan Brand Premium Halo Cars

Otomotif | Kamis, 10 Maret 2022 | 08:33 WIB

Terkini

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

×