Alih Wahana Buku Menjadi Audiobook, Ini Tantangan yang Dihadapi Dewi Lestari

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 14 Maret 2022 | 16:32 WIB
Alih Wahana Buku Menjadi Audiobook, Ini Tantangan yang Dihadapi Dewi Lestari
Ilustrasi audiobook. (Pixabay)

Suara.com - Di tengah perkembangan digital saat ini, dunia literasi juga mengalami perubahan yang signifikan. Bila dulu kita hanya membaca buku secara fisik, belakangan kita bisa membacanya secara online lewat gawai. Dan terkini, buku tak perlu lagi kita baca, melainkan bisa kita dengarkan melalui audiobook.

Membaca buku lewat audiobook mungkin terdengar baru. Audiobook atau yang dalam bahasa Indonesia artinya audio buku, merupakan buku yang dibuat dalam bentuk suara.
Biasanya, audiobook berupa teks buku atau bahan tulisan yang dibacakan oleh penyuara. Dan ada juga yang dibawakan dengan cara storytelling.

Peralihan buku ke audiobook tentu saja sebuah tantangan. Hal inilah yang dirasakan oleh penulis buku Dewi Lestari. Sebagai penulis yang telah melahirkan banyak karya, ia mengatakan bahwa ada tantangan tersendiri saat menarasikan buku karyanya ke bentuk audio lewat platform Storytel.

“Untuk tantangannya sendiri, jujur saya bukan voice actor yang profesional. Tapi saya senang menarasikan dan senang membaca, maksudnya mengucapkan kalimat,” ungkap penulis buku Filosofi Kopi, dalam acara peluncuran platform Storytel Indonesia, beberapa waktu lalu.

Dewi Lestari. (Screenshot)
Dewi Lestari. (Screenshot)

“Bagi saya, yang menantang adalah bagaimana menjaga stamina vokal. Karena sekali rekaman itu kan panjang, jadi ketika saya rekaman kemarin benar-benar satu buku. Untuk itu, dibutuhkan stamina vokal yang cukup,” lanjut Dewi, yang telah merilis buku terbarunya, Rapijali.

Dewi menambahkan, alih wahana karya dari buku ke audio bukan hanya menyuarakan saja. Melainkan bagaimana ia dapat menghidupkan setiap kalimat jadi intonasi, jeda, hingga cara pengucapan.

"Karena bagi saya, tidak semua penulis akan tertarik ataupun suka dengan seni dongeng,” ungkap penulis buku Filosofi Kopi.

Dewi mengakui bahwa tidak semua kalangan penulis mau menarasikan karya bukunya ke audiobook. Namun Dewi pribadi mengaku senang karena kecintaannya terhadap dunia mendongeng.

“Karena saya suka dongeng, jadi senang melaksanakannya,” pungkas Dewi Lestari.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Buku 'Habis Nikah Terbitlah Berkah', Meraih Berkah dalam Nikah

Ulasan Buku 'Habis Nikah Terbitlah Berkah', Meraih Berkah dalam Nikah

Your Say | Senin, 14 Maret 2022 | 06:32 WIB

Viral Ternyata Ini Kegunaan Plastik yang Ada di Buku Nikah, Sudah Tahu?

Viral Ternyata Ini Kegunaan Plastik yang Ada di Buku Nikah, Sudah Tahu?

Lifestyle | Senin, 14 Maret 2022 | 07:00 WIB

BPET MUI Dorong Pembaruan Fatwa Muat Hukum Bagi Ummat Islam Indonesia yang Inkari Konsensus Nasional

BPET MUI Dorong Pembaruan Fatwa Muat Hukum Bagi Ummat Islam Indonesia yang Inkari Konsensus Nasional

Malang | Sabtu, 12 Maret 2022 | 17:17 WIB

Terkini

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Bogor | Sabtu, 12 September 2026 | 20:14 WIB

×