facebook

Naik Gunung, Begini Tips Packing Ala Ramon Y Tungka

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Naik Gunung, Begini Tips Packing Ala Ramon Y Tungka
Traveller Ramon Y Tungka. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Menurut Ramon, harus dicari tahu dulu jalur pandakian yang akan dilalui, apakah bervegetasi padat atau malah terbuka tanpa ada tumbuhan di kanan kiri.

Suara.com - Traveler Ramon Y Tungka memberi tips packing untuk para treveller yang berencana naik gunung. Menurutnya, hal yang paling penting untuk diperhatikan sebelum packing adalah observasi dan manajemen perjalanan.

Observasi atau cari tahu lokasi perjalanan yang akan dituju. Termasuk apakah saat perjalanan sedang musim hujan atau panas.

Menurutnya, tips packing untuk naik gunung seperti mencari tahu jalur yang akan dilalui apakah bervegetasi padat atau malah terbuka tanpa ada tumbuhan di kanan kiri.

Lalu, pikirkan saat mendaki gunung apakah jalur pendakian basah karena musim hujan, karena itu akan sangat mempengaruhi barang bawaan.

Baca Juga: Viral YouTuber Pendaki Gunung Sambil Merokok Ternyata Picu Anak Muda Lain Ikut Merokok

"Pastikan punya tas gunung, membawa baju seperlunya, membawa cadangan kaus kaki," ujar Ramon di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Bapak satu anak itu menambahkan, packing untuk naik gunung harus dipikirkan dari atas kepala sampai ujung kaki. Seperti jenis topi, kacamata, kaus panjang, celana panjang, kaus kaki, hingga sepatu.

Jenis topi rimba akan sangat dibutuhkan jika mendaki gunung vegetasi terbuka, karena kita akan langsung terkena sinar matahari. Sedangkan di area vegetasi tertutup, baju lengan panjang akan mencegah goresan ranting tumbuhan yang ada di kanan dan kiri jalur pendakian.

Selain itu, ia juga menyarankan agar selalu membawa cadangan peralatan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, karena gunung atau kegiatan luar ruangan dinilai sebagai destinasi yang mengandung dan mengundang bahaya.

"Kita nggak tahu di tengah jalan sobek, atau teman kita celananya sobek, kaos kaki yang dibawa kenapa, tergantung lagi gunung atau lokasi travelingnya," paparnya.

Baca Juga: Pindah ke Jawa, Tak Bawa Pakaian, Isi Koper Pria ini Justru Penuh dengan Mi Instan, Ternyata ini Alasannya

Mencegah bahaya, lelaki pendiri produk sustainable Earthen Project ini juga mengingatkan untuk membawa alat bertahan hidup di luar ruangan, seperti pisau, pluit, korek api, dan peralatan survival lainnya.

"Maka bawaan gue ribet, tapi kalau kita sering melakukannya, dan kita apik menatanya, packing jadi cepat," tutupnya.

Komentar