facebook

Waduh, Lelaki dengan Testosteron Tinggi Rawan Punya Pasangan Seksual Lebih dari Satu!

Risna Halidi | Lilis Varwati
Waduh, Lelaki dengan Testosteron Tinggi Rawan Punya Pasangan Seksual Lebih dari Satu!
Ilustrasi (Shutterstock).

Beberapa tahun lalu, tim peneliti dari beberapa kampus di Inggris memeriksa hubungan antara testosteron dengan fungsi seksual dan perilaku.

Suara.com - Banyak dugaan mengapa laki-laki identik memiliki kepribadian yang kurang setia terhadap pasangan. Namun dari banyak dugaan, kadar testosteron yang tinggi bisa jadi merupakan salah satunya!

Dikatakan, laki-laki dengan tingkat testosteron yang tinggi cenderung memiliki lebih dari satu pasangan seksual dalam waktu yang sama. Sedangkan pada perempuan, testosteron dikaitkan dengan "seks solo" atau bahkan hubungan sesama jenis.

Beberapa tahun lalu, tim peneliti dari beberapa kampus di Inggris memeriksa hubungan antara testosteron dengan fungsi seksual dan perilaku.

Mereka adalah London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM), UCL, University of Manchester dan National Center for Social Research (NatCen).

Baca Juga: 5 Keuntungan Memiliki Pasangan yang Cerewet, Jangan Disia-siakan ya!

Penelitian dilakukan menggunakan data dari British National Survey of Sexual Attitudes and Lifestyles.

Peserta berusia 18 hingga 74 tahun yang terlibat dalam penelitian tersebut diminta mengumpulkan sampel air liur setiap pagi untuk kemudian dianalisis menggunakan spektrometri massa.

Ada 1.599 laki-laki dan 2.123 perempuan dilibatkan dalam analisis sebanyam 40,6 persen dari mereka diundang untuk memberikan sampel.

Para peneliti membagi peserta jadi tiga kelompok yaitu pertama, hanya disesuaikan berdasarkan usia, dan kedua, berdasarkan usia dan status hubungan.

Ketiga, menambahkan BMI (indeks massa tubuh) dan kesehatan yang dilaporkan sendiri oleh peserta.

Baca Juga: Putri Marino Ngaku Posesif karena Trauma, Minta Dikabari Tiap Jam

Kelompok tersebut mengisi kuesioner untuk menyelidiki hubungan potensial antara kuantitas androgen dan bagaimana seksualitas seseorang diekspresikan.

Para peneliti menemukan bahwa testosteron saliva secara positif terkait dengan seks berpasangan (seks vagina dan pasangan bersamaan) juga masturbasi.

"Di antara perempuan, (testosteron saliva) secara positif terkait dengan masturbasi, satu-satunya hubungan dengan pasangan seks adalah dengan pengalaman seks sesama jenis."

"Kami tidak menemukan hubungan yang jelas antara (testosteron saliva) dan fungsi seksual," kata peneliti dalam jurnal yang diterbitkan di The Journal of Sex Research, dikutip dari Fox News.

Sedangkan pada laki-laki, hubungan yang lemah diamati antara kadar testosteron saliva yang lebih tinggi dan memiliki pasangan seks dalam lima tahun terakhir.

Juga hubungan yang signifikan terlihat, di mana laki-laki dengan testosteron tinggi lebih bersikap permisif atau terbuka terhadap seks daripada mereka yang tidak.

Para peneliti menyimpulkan testosteron merupakan pendorong biologis libido pada laki-laki. Meski demikian, fungsi testosteron pada perempuan tidak meyakinkan dalam peran hasrat seksual.

Testosteron pada laki-laki ada di testis dan kelenjar adrenal. Sedangkan perempuan memiliki sedikit testosteron di kelenjar adrenal dan ovarium.

Komentar