facebook

Membereskan Tempat Tidur Setiap Hari Ternyata Tak Baik Untuk Kesehatan, Ini Penjelasan Ahli

Bimo Aria Fundrika
Membereskan Tempat Tidur Setiap Hari Ternyata Tak Baik Untuk Kesehatan, Ini Penjelasan Ahli
Ilustrasi Kutu Kasur di Tempat Tidur. (Shutterstock)

Namun, seorang ahli kebersihan menjelaskan bahwa merapikan tempat tidur adalah ide yang buruk.

Suara.com - Bagi banyak orang, memulai hari dengan merapikan tempat tidur adalah bagian dari rutinitas sehari-hari.

Namun, seorang ahli kebersihan menjelaskan bahwa merapikan tempat tidur adalah ide yang buruk – karena meningkatkan kemungkinan tungau debu masuk ke seprai.

“Anda seharusnya tidak pernah merapikan tempat tidur Anda di pagi hari,” tulis Cleanhome_cleanmind di TikTok, di atas video seseorang yang sedang merapikan tempat tidur.

Dalam keterangannya, mereka lebih lanjut menjelaskan mMembiarkan tempat tidur Anda keluar (setidaknya selama 1 jam) adalah solusi yang baik untuk mengurangi jumlah tungau debu.”

Baca Juga: Viral Video Ustaz Yusuf Mansur Ngaku Melihat Nabi Muhammad: Duduk di Samping Tempat Tidur, Tersenyum!

Ilustrasi tempat tidur di bawah jendela. (Unsplash)
Ilustrasi tempat tidur di bawah jendela. (Unsplash)

Menurut para ahli And So To Bed, merapikan tempat tidur Anda setiap pagi sebenarnya bisa menghambat tidur Anda karena selimut menahan semua kelembapan.

Sebagai gantinya, para ahli merekomendasikan untuk menarik kembali sprei Anda untuk mengeluarkan udara dari kasur Anda dengan benar dan memberinya kesempatan untuk bernapas – terutama selama bulan-bulan musim panas yang hangat.

Jika Anda tidak melakukan ini, linen Anda berpotensi menjadi bau dan mulai terasa lembab – yang dapat memengaruhi kualitas tidur Anda.

Pemirsa dengan cepat mengambil ke bagian komentar untuk menimbang perdebatan, dengan satu tulisan: "Ibuku selalu mengatakan 'tempat tidur yang tidak dirapikan adalah tempat tidur yang sehat'."

"Biarkan dia bernafas, biarkan dia bernafas," komentar orang lain.

Baca Juga: Turun Lagi, Keterisian Tempat Tidur di RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Jadi 33 Persen

"Saya membuka semua jendela setiap pagi dan menggulung selimut sampai ke bawah," tambah orang ketiga.

Komentar