facebook

Cerita Kaka Slank yang Sempat Alami Kebotakan, Kini Rutin Creambath Hingga Lakukan Tranplantasi Rambut

Risna Halidi | Lilis Varwati
Cerita Kaka Slank yang Sempat Alami Kebotakan, Kini Rutin Creambath Hingga Lakukan Tranplantasi Rambut
Kaka Slank. [ANTARA]

Demi kebutuhan penampilannya sebagai musisi, Kaka pun memutuskan untuk melakukan tranplantasi rambut.

Suara.com - Vokalis Slank Akhadi Wira Satriaji atau akrab disapa Kaka Slank mengatakan dulu dirinya tidak memedulikan urusan perawatan rambut.

Walau telah berkarir di dunia hiburan sejak puluhan tahun lalu, Kaka mengaku dirinya baru peduli untuk melakukan perawatan rambut dalam lima tahun terakhir.

Rasa peduli itu muncul saat ia menyadari rambut bagian depan atau hair line mulai mundur, atau kondisi awal kebotakan yang memang biasa terjadi pada laki-laki.

Demi kebutuhan penampilannya sebagai musisi, Kaka pun memutuskan untuk melakukan tranplantasi rambut.

Baca Juga: Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan dalam Merawat Rambut Berwarna Agar Bisa Tahan Lama

Cerita Kaka Slank yang Sempat Alami Kebotakan (Suara.com/Lilis Varwati)
Cerita Kaka Slank yang Sempat Alami Kebotakan (Suara.com/Lilis Varwati)

"Aku notice-nya belakangan kaya 5 tahun, karena doyan ngaca jadi berasa banget bedanya. Sebetulnya untuk kebutuhan perfome juga," kata Kaka ditemui di klinik Farmanina, Tebet, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Menurut Kaka, laki-laki juga perlu melakukan perawatan diri. Saat ini, Kaka juga mengaku lebih rutin lakukan perawatan rambut.

Selain keramas rutin, Kaka mengungkapkan kalau perawatan rambutnya juga dilakukan dengan creambath dan menyisir rambut.

"Jadi suka (creambath) jadi ikut nyalon sama bini (istri). Disaraninnya 3 minggu sekali atau sebulan sekali," ujarnya.

Sementara itu, ahli transplantasi rambut dr. Cintawati Farmanina, Mbio (AAM) yang mengerjakan cangkok rambut untuk Kaka mengungkapkan kalau kebotakan yang terjadi pada vokalis Slank itu murni karena faktor penambahan usia.

Baca Juga: Warna Rambut Grey Coverage Semakin Populer, Jadi Favorit Banyak Orang

"Kasus Kaka ini dia bukan karena hormonal atau alopesia. Rambutnya sebetulnya masih tebal, cuma proses tambah usia jadi lama-lama (hair line) makin mundur," ungkapnya.

Dokter Farmanina menjelaskan bahwa pola kebotakan laki-laki memang biasanya bermula dari area depan kepala. Hal itu terjadi karena banyaknya hormon testosteron yang diubah tubuh menjadi dehidrotestosteron (DHT).

Hormon DHT tersebut banyak menempel di akar rambut bagian depan. Akar rambut yang tertempel DHT akan sulit mendapatkan nutrisi dari darah sehingga kondisinya menjadi rapuh dan mudah rontok.

"Kalau rambut bagian belakang itu jarang ditemukan DHT. Makanya kerontokannya juga lebih sedikit," jelasnya.

Komentar