Pakar Ingatkan Pentingnya Modernisasi dan Industrialisasi Produk Unggas

Risna Halidi

Senin, 13 Juni 2022 | 05:54 WIB
Pakar Ingatkan Pentingnya Modernisasi dan Industrialisasi Produk Unggas
Ilustrasi ayam potong ayam mentah (Envato elements by Dream79)

Suara.com - Guru Besar Ilmu Ekonomi Pembangunan IPB - Profesor Arief Darjanto mengingatkan pentingnya modernisasi dan industrialisasi mata rantai produksi ayam pedaging dan petelur seiring tingginya permintaan pasar setelah dua tahun pandemi COVID-19.

"Sektor protein hewani perlu melakukan modernisasi dan industrialisasi agar dapat berproduksi dengan lebih efisien, efektif, dan berdaya saing," kata Arief dikutip dari ANTARA, Senin (13/6/2022).

Ia berpandangan bagaimana dunia pascapandemi akan penuh tantangan. Tetapi hal tersebut juga bisa dilihat sebagai peluang untuk perbaikan berkelanjutan dan peningkatan efisiensi.

Dengan begitu, industri perunggasan dapat terus menempatkan aspek kesehatan, harga makanan yang lebih terjangkau dan berkelanjutan. Upaya yang dapat dilakukan oleh para pelaku usaha dalam industri perunggasan, kata dia, antara lain dengan meningkatkan koordinasi vertikal.

Koordinasi vertikal dilakukan untuk mendapatkan nilai tambah di seluruh rantai pasokan untuk meningkatkan stabilitas marjin keuntungan, menerapkan AgTech dan digitalisasi mulai dari kandang sampai meja konsumen di seluruh rantai pasokan.

Selanjutnya, penggunaan big data, Internet of Things, robot, sensor, dan drone merupakan teknologi yang sangat maju untuk mentransformasi industri perunggasan.

Kemudian meningkatkan keamanan bio dalam rangka mengatasi penyebaran penyakit dan mengurangi tingkat kematian, dan modernisasi dan otomatisasi di seluruh rantai pasokan.

Menurut Arief, modernisasi dan otomatisasi dilakukan dalam meningkatkan efisiensi lahan pertanian dan untuk mengurangi rasio konversi pakan serta mengurangi masa pertumbuhan dan penggemukan.

Sejalan dengan usaha-usaha di atas, pada era normal baru, peningkatan daya saing industri daging ayam dan telur membutuhkan perubahan model rantai pasokan dari yang bersifat tradisional (lama) ke model yang baru.

baca juga

Dia menyebut, model rantai nilai tradisional dicirikan dengan ada peternakan unggas dengan skala kecil, inefisiensi yang tinggi, volume produksi yang kecil, penjualan masih didominasi dalam bentuk ayam hidup, usaha pembibitan yang menggunakan teknologi yang belum modern dan tidak tersedia infrastruktur yang mendukung sistem pemasaran rantai dingin.

Sementara, Arief menjelaskan model rantai pasokan yang baru atau modern dicirikan dengan ada perusahaan yang terintegrasi baik skala kecil, menengah dan besar, tersedianya pabrik pakan lokal dengan harga yang lebih bersaing, volume produksi lebih besar, pembibitan yang modern dan tersedianya infrastruktur pendukung sistem pemasaran rantai dingin.

Pemasaran yang bersifat rantai dingin mutlak diperlukan karena daging ayam dan telur mudah rusak. Penambahan nilai di sepanjang rantai nilai dalam model pasokan yang baru dapat dilakukan melalui peningkatan kemampuan proses, peningkatan produk, peningkatan fungsi, peningkatan jaringan usaha, dan peningkatan komunikasi antarsektor di dalam lingkup perunggasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pakan Unggas Naik Akibat Ketergantungan Impor, Industri Ternak Dianggap Rentan

Harga Pakan Unggas Naik Akibat Ketergantungan Impor, Industri Ternak Dianggap Rentan

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2022 | 12:36 WIB

Ketua Dewan Pers Minta Media Tidak Eksploitasi Konflik Politik di Pemilu 2024

Ketua Dewan Pers Minta Media Tidak Eksploitasi Konflik Politik di Pemilu 2024

News | Kamis, 09 Juni 2022 | 15:28 WIB

Tidak Dimakan, Ayam Pernah Disembah Selama Berabad-abad

Tidak Dimakan, Ayam Pernah Disembah Selama Berabad-abad

Tekno | Kamis, 09 Juni 2022 | 14:08 WIB

Terkini

BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Antikorupsi 2026

BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Antikorupsi 2026

Jatim | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Internetan Sepuasnya Mulai 20 Ribuan, Pakai SMARTFREN Unlimited

Internetan Sepuasnya Mulai 20 Ribuan, Pakai SMARTFREN Unlimited

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:19 WIB

BRI dan KPK Hadirkan Pelatihan Calon Penyuluh Antikorupsi 2026

BRI dan KPK Hadirkan Pelatihan Calon Penyuluh Antikorupsi 2026

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Diskon Sayuran di Segari, Klaim Sekarang Tanpa Syarat dari BRI

Diskon Sayuran di Segari, Klaim Sekarang Tanpa Syarat dari BRI

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:16 WIB

Termasuk Rocky Gerung! KPK Ingatkan Pejabat Baru: Lapor LHKPN Harus Sesuai Kondisi Sebenarnya

Termasuk Rocky Gerung! KPK Ingatkan Pejabat Baru: Lapor LHKPN Harus Sesuai Kondisi Sebenarnya

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Pakai Sunscreen atau Moisturizer Dulu? Ini Urutan dan Jarak Ideal Biar Gak Pilling

Pakai Sunscreen atau Moisturizer Dulu? Ini Urutan dan Jarak Ideal Biar Gak Pilling

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:15 WIB

BRI-KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

BRI-KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

Banten | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Gaya Hidup Berubah, Mesin Cuci Kini Bisa Langganan Bulanan, Modena Pasang Tarif Mulai Rp270 Ribu

Gaya Hidup Berubah, Mesin Cuci Kini Bisa Langganan Bulanan, Modena Pasang Tarif Mulai Rp270 Ribu

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Sapi Unik Berkaki Enam Asal Boyolali Sabet Juara Pertama APPSI Piala Presiden 2026 di Cibinong

Sapi Unik Berkaki Enam Asal Boyolali Sabet Juara Pertama APPSI Piala Presiden 2026 di Cibinong

Bogor | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:12 WIB

BRI dan KPK Siapkan Agen Perubahan melalui Pelatihan Calon Penyuluh Antikorupsi 2026

BRI dan KPK Siapkan Agen Perubahan melalui Pelatihan Calon Penyuluh Antikorupsi 2026

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:12 WIB

×