7 Oleh-Oleh Bogor, Roti Unyil hingga Ubi Bakar Cilembu

Rima Sekarani Imamun Nissa

Senin, 13 Juni 2022 | 08:00 WIB
7 Oleh-Oleh Bogor, Roti Unyil hingga Ubi Bakar Cilembu
Roti Unyil [Instagram rotiunyilvenusofficial]

Suara.com - Jalan-jalan ke Bogor tentu tidak lengkap tanpa membawakan oleh-oleh bagi orang-orang tersayang di rumah. Oleh-oleh Bogor itu apa saja, ya?

Bogor memang tidak pernah sepi dari wisatawan di akhir pekan karena letaknya yang strategis dan mudah dijangkau dari ibu kota. Penasaran buah tangan apa saja yang bisa kamu pilih saat ke Bogor? Yuk, simak ulasan berikut!

Oleh-Oleh Khas Bogor untuk Keluarga di Rumah

Roti Unyil

Siapa yang tidak tahu roti berukuran mungil satu ini? Sesuai dengan namanya, roti ini memiliki panjang tidak lebih dari 5 cm, sehingga bisa langsung dimakan sekali lahap.

Rasa yang ditawarkan roti unyil pun beragam, mulai dari yang asin seperti sosis, bakso, dan keju. Sampai yang manis seperti coklat, pisang, dan susu.

Asinan Bogor [Instagram @asinan_bogor_sedap_segar]
Asinan Bogor [Instagram @asinan_bogor_sedap_segar]

Asinan

Asinan Bogor menjadi salah satu buah tangan yang sayang untuk dilewatkan dari Kota Hujan. Rasanya yang pedas, asin, manis, sekaligus segar membuat siapa pun bisa ketagihan.

Hanya saja, mengingat oleh-oleh Bogor satu ini sedikit berkuah, kamu perlu menyimpannya dengan lebih rapi. Jangan sampai bocor!

baca juga

Lapis Talas

Sesuai namanya, oleh-oleh khas Bogor berikutnya merupakan kue yang terbuat dari talas. Tekstur lembut dengan rasa manis dan sedikit gurih dari taburan keju yang diberikan membuat lapis talas menjadi sajian pas untuk menemani sesi minum kopi atau teh bareng keluarga.

Kacang Bogor

Bentuknya yang bulat dengan warna ungu pekat menjadi ciri khas dari oleh-oleh khas Bogor satu ini. Kacang Bogor paling mudah ditemukan pada Februari sampai April karena itulah waktunya para pedagang panen.

Tidak hanya varian original, kamu juga bisa mencicipi kacang Bogor dengan rasa barbeque, balado, sampai keju.

Ilustrasi ubi bakar. (Pixabay/Silentpilot)
Ilustrasi ubi bakar. (Pixabay/Silentpilot)

Ubi Bakar Cilembu

Memasuki daerah puncak, kamu akan menemukan banyak sekali pedagang di pinggir jalan yang menawarkan ubi bakar cilembu. Kawasan puncak yang dingin memang paling pas dipadukan dengan hangat dan manisnya makanan sederhana ini.

Ubi bakar cilembu juga cocok dijadikan sebagai oleh-oleh, tapi sebainya dalam kondisi mentah alias belum dimasak.

Mochibo

Mochibo merupakan singkatan dari mochi Bogor. Kue tepung beras yang kenyal ini diisi dengan berbagai buah lokal yang dapat dengan mudah ditemukan di Bogor seperti talas, stroberi, nanas dan pala. Inilah yang membedakan mochibo dengan mochi khas Jepang yang biasanya diisi dengan kacang.

Strudel Bogor

Strudel sejatinya adalah kulit pastry berlapis khas Austria. Namun, makanan satu ini juga dapat kamu jadikan oleh-oleh Bogor. Isian strudel Bogor pun cukup variatif, mulai dari apel, tape, talas nanas, sampai sei sapi. Salah satu penjual strudel ternama ada di kawasan jalan Padjajaran.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Makanan Khas Indonesia yang Mendunia di Luar Negeri, Salah Satunya Rendang

5 Makanan Khas Indonesia yang Mendunia di Luar Negeri, Salah Satunya Rendang

Your Say | Minggu, 12 Juni 2022 | 11:07 WIB

5 Makanan Khas Lampung Legendaris yang Semakin Susah Dicari

5 Makanan Khas Lampung Legendaris yang Semakin Susah Dicari

Lifestyle | Sabtu, 04 Juni 2022 | 09:21 WIB

5 Makanan Khas Palembang dengan Cita Rasa Unik dan Lezat, Wajib Coba!

5 Makanan Khas Palembang dengan Cita Rasa Unik dan Lezat, Wajib Coba!

Your Say | Minggu, 29 Mei 2022 | 09:52 WIB

Terkini

Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI

Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI

Bri | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:34 WIB

8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi

8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:33 WIB

Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten

Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:31 WIB

Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf

Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:30 WIB

Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda

Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:27 WIB

Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau

Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau

Riau | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:25 WIB

Grup Bakrie Bakal Suplai Metanol Hasil Gasifikasi Batu Bara ke Program B50

Grup Bakrie Bakal Suplai Metanol Hasil Gasifikasi Batu Bara ke Program B50

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:25 WIB

Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif

Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:23 WIB

Gandeng Ahli Gizi, Menu MBG Bakal Baru Mulai Agustus

Gandeng Ahli Gizi, Menu MBG Bakal Baru Mulai Agustus

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:19 WIB

Pengamat: Masyarakat Main Hakim Sendiri karena Tak Lagi Percaya Hukum

Pengamat: Masyarakat Main Hakim Sendiri karena Tak Lagi Percaya Hukum

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:18 WIB

×