Hanya 29 Persen Siswa Indonesia Punya Growth Mindset, Benarkah Karena Anggap Belajar Terlalu Rumit?

Risna Halidi

Selasa, 21 Juni 2022 | 21:56 WIB
Hanya 29 Persen Siswa Indonesia Punya Growth Mindset, Benarkah Karena Anggap Belajar Terlalu Rumit?
Ilustrasi Belajar (Unsplash/Firmbee.com)

Suara.com - Pada laporan Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2018 lalu, terungkap hanya 29 persen siswa Indonesia yang memiliki growth mindset atau pola pikir berkembang.

Padahal growth mindset dapat membuat seseorang menjalani hidup lebih bersemangat. Semangat ini bersumber dari pikiran positif orang-orang optimis karena menerapkan pola pikir berkembang.

Dikatakan oleh Founder dan Chief Education Officer Zenius - Sabda PS, banyak siswa Indonesia yang memiliki motivasi rendah dan menganggap bahwa kegiatan seperti bimbingan belajar  hanya untuk anak ambisius dan pintar.

Sementara siswa dengan motivasi belajar rendah tidak mau ikut bimbingan belajar karena mereka berpikir jika pintar itu merupakan bakat yang sudah ada dari lahir.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya konsep belajar yang penting-penting saja, di mana siswa diajak melihat ide besar dari sebuah pelajaran dan memilah pokok-pokok bahasan utama untuk diserap.

Dengan pendekatan itu, kata Sabda, siswa memiliki kerangka berpikir saat belajar, lebih terarah, dan lebih cepat paham, yang dibuktikan dengan mampu mengerjakan soal-soal tes dengan cermat.

"Selain itu, siswa juga akan memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan hobi atau kegiatan lainnya di luar belajar," katanya dikutip dari siaran pers, Selasa (21/6/2022).

Contoh dari konsep tersebut misalnya, saat belajar Bahasa Inggris, siswa tidak fokus menghafal 16 tenses yang ada tanpa mengetahui pola kalimat dan bagaimana menerapkannya.

Mereka akan diajarkan melihat tenses dari tiga waktu (masa lampau, sekarang, dan masa depan) dan empat aspek (simple, progressive, perfect, dan perfect progressive).

baca juga

Mengetahui banyak fakta-fakta seperti rumus, tanggal, cara, nama, fungsi tanpa dibingkai dengan pemahaman konsep juga akan membuat kegiatan belajar menjadi membosankan, tanpa tujuan, dan membuat siswa cepat letih.

Dengan merangkai fakta dalam sebuah konsep, membaginya menjadi topik, dan paham bagaimana menggunakan ide besar yang bisa diaplikasikan ke topik lain, membuat siswa menemukan pola antara mata pelajaran, membuat koneksi, dan menerapkan pemahaman tersebut di masa depan.

Konsep belajar yang penting-penting saja juga diklaim dapat membantu siswa mendapatkan ide besar yang perlu dipahami. Dan ketika siswa sudah memiliki pemahaman akan ide besar, bukan berarti mereka tidak harus belajar hal lain lagi.

"Siswa tetap harus sering melakukan latihan soal dan membaca materi untuk menguasai sebuah pelajaran. Paham ide besar akan membantu siswa memperdalam penguasaan materi (skill mastery) tanpa harus terjebak pola pikir atau rumus yang membatasi cara berpikir mereka," kata Sabda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Tanda Mental Sudah Dewasa, Kamu Termasuk?

8 Tanda Mental Sudah Dewasa, Kamu Termasuk?

Your Say | Selasa, 21 Juni 2022 | 14:55 WIB

Viral Video Pemukulan yang Diduga Dilakukan oleh Siswa MTs, Korban Disebut Sampai Harus Dirawat di RS

Viral Video Pemukulan yang Diduga Dilakukan oleh Siswa MTs, Korban Disebut Sampai Harus Dirawat di RS

News | Selasa, 21 Juni 2022 | 16:54 WIB

Lihat Siswanya Ambil Rapor Sendirian Tanpa Orang Tua, Guru Ini Merasa Campur Aduk, Warganet Malah Fokus pada Hal Ini

Lihat Siswanya Ambil Rapor Sendirian Tanpa Orang Tua, Guru Ini Merasa Campur Aduk, Warganet Malah Fokus pada Hal Ini

News | Selasa, 21 Juni 2022 | 13:57 WIB

Terkini

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Batam | Senin, 14 September 2026 | 19:04 WIB

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

Video | Senin, 14 September 2026 | 19:00 WIB

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:57 WIB

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 18:55 WIB

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 18:54 WIB

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

News | Senin, 14 September 2026 | 18:49 WIB

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:47 WIB

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:46 WIB

×