facebook

Diharapkan Bisa Jadi Landmark Baru, Hong Kong Palace Museum Resmi Dibuka untuk Umum

Risna Halidi
Diharapkan Bisa Jadi Landmark Baru, Hong Kong Palace Museum Resmi Dibuka untuk Umum
Hong Kong Palace Museum (Ist)

Di sana, pengunjung dapat melihat beragam pameran, pertunjukan, aktivitas, dan acara menawan yang memperdalam dan mendiversifikasi budaya Hong Kong.

Suara.com - Setelah pembangunan selama lima tahun, Hong Kong Palace Museum atau HKPM akhirnya resmi dibuka untuk umum pada 3 Juli 2022 lalu. Museum sendiri dibangun sebagai pendukung kesenian dan kebudayaan Hong Kong dan West Kowloon Cultural District.

HKPM diharapkan tidak hanya meningkatkan jajaran museum terkenal di Hong Kong, tetapi juga memperkaya keragaman seni, budaya, dan pemandangannya.

Terletak di ujung barat West Kowloon Cultural District, HKPM bergabung dengan M+, museum budaya visual kontemporer global pertama di Asia, Xiqu Center sebagai tempat opera Tiongkok dan Freespace sebagai tempat pertunjukan kontemporer.

Di sana, pengunjung dapat melihat beragam pameran, pertunjukan, aktivitas, dan acara menawan yang memperdalam dan mendiversifikasi budaya Hong Kong. HKPM juga diharapkan dapat menjadi landmark baru yang wajib dikunjungi pecinta seni dan budaya.

Baca Juga: Penyerahan Hong Kong: Akan seperti Apa Kota Ini 25 Tahun Lagi?

Sebagai permulaan, museum ini menampung salah satu koleksi keramik China paling mengesankan di dunia dan lebih dari 900 karya seni pinjaman dari Palace Museum Beijing.

HKPM juga menampilkan 13 benda berharga yang dipinjam dari Louvre sebagai bukti peran museum sebagai Pusat Pertukaran Budaya Internasional East-meets-West.

Direktur Eksekutif Dewan Pariwisata Hong Kong - Dane Cheng mengatakan, pihaknya sangat senang menyambut Hong Kong Palace Museum ke lanskap seni dan budaya Hong Kong dan West Kowloon Cultural District.

"Menyenangkan, dinamis, dan terus berkembang, distrik ini penuh dengan aktivitas dan penemuan yang mendukung reputasi Hong Kong sebagai tujuan utama bagi pecinta seni dan budaya," kata Dane dikutip dari siaran pers, Kamis (7/7/2022).

Ia pun percaya museum kelas dunia tersebut akan semakin menarik minat para wisatawan untuk mengunjungi Hong Kong sebagai tujuan seni dan budaya, serta memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat pertukaran budaya internasional.

Baca Juga: Topan Chaba Hantam China hingga Hong Kong, Sebanyak 400 Penerbangan dari Kota Haikou Dibatalkan

Komentar