6 Trik Agar Bisa Duduk di KRL Saat Jam Sibuk, Anker Wajib Tahu!

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 14 Juli 2022 | 17:00 WIB
6 Trik Agar Bisa Duduk di KRL Saat Jam Sibuk, Anker Wajib Tahu!
Sejumlah penumpang menggunakan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Rabu (25/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Seiring melandainya wabah Covid-19 di Indonesia, aturan terkait jumlah penumpang di transportasi umum kembali dimaksimalkan. Terutama di kereta rel listrik (KRL) Commuterline yang menjadi salah satu transportasi umum utama bagi masyarakat Jabodetabek. 

Walaupun jarak tempat duduk penumpang sudah tidak dibatasi, tapi mendapatkan rempat duduk di KRL saat jam sibuk, seperti berangkat dan pulang kerja, rasanya mustahil. Jangan dulu menyerah, sebenarnya ada trik yang bisa dilakukan agar bisa duduk saat naik KRL. 

Berikut saran dari suara.com bagi anker alias anak kereta yang wajin diketahui:

1. Pilih Kereta dengan Gerrbong Terbanyak

Sejumlah penumpang mengunakan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Rabu (25/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah penumpang mengunakan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Rabu (25/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

KRL ada yang terdiri dari 8, 10, dan 12 gerbong. Semakin banyak jumlah gerbong tentu juga lebih banyak kursi yang tersedia. Agar kesempatan duduk lebih besar, sebaiknya naik kereta dengan jumlah gerbong 10 atau 12.

2. Antre Paling Depan

Segera berdiri paling depan dekat pintu KRL akan terbuka. Tapi ingat, jangan antre di depan pintu terbuka karena berisiko bertabrakan dengan penumpang yang akan turun. Berdiri saja di samping pintu. Posisi itu bisa lebih mudah untuk menyelinap masuk ke KRL.

3. Tunggu di Area Tengah

Bagi penumpang laki-laki tentu tidak bisa naik ke setiap gerbong paling ujung karena itu area khusus perempuan. Tetapi, menunggu di sekitar pemberhentian gerbong tengah bisa jadi pilihan yang tepat. Biasanya orang cenderung malas untuk berjalan terlalu jauh dari pintu masuk stasiun. Hal itu bisa jadi kesempatan agar bisa dapat tempat duduk.

baca juga

4. Jangan Berdiri di Depan Penumpang yang Tidur

Kalau kondisi KRL sudah penuh, jangan berdiri di depan penumpang yang sedang tidur. Karena biasanya, penumpang yang tidur berarti tujuan stasiunnya masih jauh.

5. Jangan Duduk di Kursi Prioritas

Kursi prioritas khusus diperuntukan bagi ibu hamil, orang yang membawa balita, disabilitas, dan lansia. Jadi kalau bukan kelompok tersebut, sebaiknya jangan duduk di kursi prioritas meskipun di sana kosong. Karena saat ada penumpang prioritas, orang yang tidak berhak tapi duduk di kursi prioritas akan diminta bangun.

6. Naik Kereta Tujuan Berlawanan

Cara ini hanya bisa dilakukan jika kamu tidak berada di stasiun ujubg dan memang memiliki banyak waktu. Misalnya, tujuan sasiun ke arah Depok-Bogor, kamu bisa naik KRL arah Jakarta Kota. Setelah kereta sampai di Jakarta Kota tidak perlu turun, karena kereta akan kembali ke rute Depok-Bogor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampanye Bakar Kalori KAI Commuter Banjir Kritikan Publik: Eskalator dan Lift Stasiun Banyak yang Rusak, Solusinya...

Kampanye Bakar Kalori KAI Commuter Banjir Kritikan Publik: Eskalator dan Lift Stasiun Banyak yang Rusak, Solusinya...

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 17:12 WIB

Maling Ambil Kesempatan Curi Handphone di KRL, Korban Dalam Keadaan Sakit dan Pingsan

Maling Ambil Kesempatan Curi Handphone di KRL, Korban Dalam Keadaan Sakit dan Pingsan

Hits | Selasa, 12 Juli 2022 | 19:55 WIB

Beredar Video Pemotor Tertabrak KA, Kenali Larangan Terobos Palang Pintu Perlintasan Agar Selamat

Beredar Video Pemotor Tertabrak KA, Kenali Larangan Terobos Palang Pintu Perlintasan Agar Selamat

Hits | Selasa, 12 Juli 2022 | 10:23 WIB

Terkini

Fungsi Vaseline Repairing Petroleum Jelly, Apakah Bisa untuk Wajah?

Fungsi Vaseline Repairing Petroleum Jelly, Apakah Bisa untuk Wajah?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:38 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

×