Sering Dijodohkan Orangtua Dengan Calon Mantu Pilihannya, Begini Cara Responnya

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:10 WIB
Sering Dijodohkan Orangtua Dengan Calon Mantu Pilihannya, Begini Cara Responnya
Ilustrasi Jodoh (Pixabay.com)

Suara.com - Setiap orangtua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya, khususnya pada masalah pasangan hidup. Hasilnya tidak sedikit orangtua yang menjodohkan anaknya dengan calon menantu pilihannya.

Jika berhadapan pada situasi ini, tidak sedikit anak yang bingung cara merespon orangtua yang menerapkan perjodohan.

Psikolog Klinis dan Peneliti Relasi Interpersonal, Pingkan Rumondor, M.Psi mengatakan bahwa tidak semua anak menentang perjodohan, tapi ada juga beberapa yang keberatan.

Jika tidak setuju dengan perjodohan orangtua, Pingkan menyarankan untuk tidak langsung membantah atau menyampaikan keberatannya. Ada baiknya mendengarkan alasan dan tujuan orangtua melakukan tindakan tersebut.

Ilustrasi pasangan. (pexels/Timur Weber)
Ilustrasi pasangan. (pexels/Timur Weber)

"Apa sih tujuan orang tua menjodohkan kita? Apa yang diharapkan dari perjodohan ini? Nah kita cocokkan dengan nilai kita, kalau kita setuju boleh," terang Pingkan dalam acara peluncuran Kampanye #SpeakUpforLove Closeup di Kuningan, Jakarta beberapa waktu lalu.

Jika tidak setuju dan mantap untuk menolak, tarik napas sejenak dan sampaikan nilai yang dipercaya anak dengan bahasa dan kata-kata yang baik dan tepat.

Kalimat awal yang harus disampaikan, mengucapkan terimakasih karena orangtua sudah pengertian dan ingin menjodohkan dengan calon menantu pilihannya.

Tapi jika belum siap menikah, memiliki tujuan lain sebelum menikah, atau sudah memiliki calon pasangan lain sampaikanlah dengan tutur yang baik.

"Jadi cari yang kita setuju, nggak usah 100 persen, cukup sekitar 10 hingga 20 persen saja kemudian kita kembalikan apa yang kita pengen dari diri sendiri," terang Pingkan.

baca juga

Cerita dan alasan ini diharapkan Pingkan bisa membuka diskusi yang baik antara anak dan orangtua, sehingga komunikasi bisa berjalan dengan lancar, serta orangtua lebih bisa mengenali dan memahami anaknya.

"Tapi lebih ke diskusi, 'oke boleh tapi begini ya mam'. Jadi kita bisa pesankan kriteria dijodohkan dengan siapa atau 'aku kurang sreg kalau dijodohi karena mau eksplorasi sendiri'. Jadi hadir diskusi bukan langsung menarik kamu harus begini-begini," tutup Pingkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Lebih Memilih Dijoohkan Oleh Teman Daripada Orang Tua, Berikut Penjelasan Psikolog

Orang Lebih Memilih Dijoohkan Oleh Teman Daripada Orang Tua, Berikut Penjelasan Psikolog

Poptren | Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:05 WIB

Amalan Ayat Kursi untuk Jodoh: Bacaan Latin, Arti dan Cara Mengamalkannya

Amalan Ayat Kursi untuk Jodoh: Bacaan Latin, Arti dan Cara Mengamalkannya

News | Rabu, 10 Agustus 2022 | 07:35 WIB

Kenapa Orang Lebih Suka Dijodohkan Teman Dibanding Orang Tua? Ini Kata Psikolog

Kenapa Orang Lebih Suka Dijodohkan Teman Dibanding Orang Tua? Ini Kata Psikolog

Lifestyle | Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:47 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×