Ini Berbagai Bentuk Cyberbullying dan Cara Menghindarinya

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Senin, 22 Agustus 2022 | 15:15 WIB
Ini Berbagai Bentuk Cyberbullying dan Cara Menghindarinya
ilustrasi cyberbullying (Elements Envato)

Suara.com - Seiring dengan perkembangan teknologi digital, belakangan ini perundungan atau bully telah bergeser ke ranah digital. Cyberbullying merupakan bullying yang dilakukan di dalam internet.

Tindakan negatif ini bisa membuat korban depresi, kehilangan kepercayaan diri, dan bahkan memilih bunuh diri pada kasus ekstrem.

“Bentuknya bisa flaming, harrasment, denigration, dan impersonation,” kata Wakil Koordinator Mafindo Wilayah Jombang, Anik Nur Qomariyah saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur, dalam keterangannya, Senin, (22/8/2022). 

Ilustrasi cyberbullying (Unicef.org)
Ilustrasi cyberbullying (Unicef.org)

Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2021 mengalami peningkatan, We Are Social mencatat kini pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna, di mana sebanyak 170 juta penggunanya menggunakan media sosial.

Menurut Survei Polling Indonesia dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 2019, sebanyak 49 persen warganet pernah mengalami bullying di media sosial. Tercatat 31,8 persen memilih untuk membiarkannya, sedangkan 7,9 persen membalas.

Masyarakat, menurut Anik, harus berhati-hati dalam menghindari dan menghadapi cyberbullying. Jangan membalas dan menulis komentar di media sosial yang sama negatifnya sebagai respons.

“Jangan memendamnya sendiri. Teman-teman bisa sharing ke kawan, sahabat, dan keluarga supaya tidak menjadi penyakit mental,” kata Anik.

Sebagai respons untuk menanggapi perkembangan TIK, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital.

Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Baca Juga: Viral! Bocah Pendam Rasa Pilu karena Jadi Korban Bully di Sekolah, Tak Mau Cerita karena Orang Tua Sakit-sakitan

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi. Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya untuk berbagi terkait budaya digital antara lain Digital Marketer, Lim Sau Liang. Kemudian Wakil Koordinator Mafindo Wilayah Jombang, Anik Nur Qomariyah, serta Direktur LKP Mitra Ilmu, Relawan TIK Tulungagung, Khotibul Umam, M.Pd.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI