Mesti Tahu, Begini Cara Kenali Hoaks Agar Tak Mudah Ikut Sebarkan

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 04 September 2022 | 09:15 WIB
Mesti Tahu, Begini Cara Kenali Hoaks Agar Tak Mudah Ikut Sebarkan
ilustrasi hoaks, ilustrasi hoax, UU ITE. [Envato Elements]

Suara.com - Kemajuan teknologi membuat masyarakat kini lebih mudah mendapatkan informasi. Namun, kemudahan itu juga tidak selalu beriringan dengan seberapa akurat informasi tersebut.

Oleh sebab itu, penting bagi masyarakat untuk bisa menerapka nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai landasan kecakapan digital, panduan karakter dalam beraktivitas di ruang digital.

"Kalau kita menerapkan nilai-nilai Pancasila maka tidak akan pernah terjadi predikat netizen Indonesia paling tidak sopan, karena semua silanya sudah mencakup tata nilai kesopanan yang seharusnya," kata Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Al-Azhar Indonesia, Cut Meutia Karolina saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok pendidikan di wilayah DKI/Jakarta Banten, dalam keterangannya baru-baru ini.

Nilai seperti cinta kasih, kesetaraan memperlakukan orang lain dengan adil, harmoni mengutamakan kepentingan Indonesia, serta demokratis kesempatan untuk bebas berekspresi dan bersama-sama membangun ruang digital yang aman.

Ilustrasi hoaks, berita bohong (Pixabay)
Ilustrasi hoaks, berita bohong (Pixabay)

Adapun demokratis di dunia digital masuk dalam nilai Pancasila sila keempat, dengan memberikan kesempatan setiap orang untuk bebas berekspresi dan berpendapat di ruang digital.

Demokrasi digital membantu proses transformasi demokrasi berjalan tidak membeda-bedakan sesama manusia dan partisipatif. Namun hal ini juga berbanding lurus dengan penyebaran hoaks. Lebih jauh Cut Meutia megatakan hoaks seperti supply and demand, para produsen hoaks dan pesan kebencian eksis karena banyak yang menikmatinya

"Dalam sistem demokrasi, pertentangan pendapat begitu lumrah. Namun kesalahan perspektif sering kali menimbulkan kesalahan informasi," kata Cut Meutia.

Sehingga saat masyarakat lebih bisa membedakan mana hoaks atau bukan, maka semakin sedikit hoaks beredar karena tidak ada yang meneruskan pesan tersebut. Agar hoaks tidak menyebar, setiap pengguna tetap bisa menghargai kebebasan berpendapat di media digital namun perlu memverifikasi informasi yang diterima.

"Kita bisa tetap menghargai demokrasi di media digital namun tidak serta merta percaya bahwa semua pendapat benar informasinya," katanya lagi.

baca juga

Program Makin Cakap Digital didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok pendidikan di wilayah DKI Jakarta/Banten merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Cepat Download Lagu TikTok Jadi MP3, Coba 3 Website Ini!

Tips Cepat Download Lagu TikTok Jadi MP3, Coba 3 Website Ini!

Deli | Sabtu, 03 September 2022 | 19:34 WIB

Bagaimana Fintech di Indonesia Bisa Menjadi Besar Menggunakan Kekuatan OEM? Ini Peran Adtech

Bagaimana Fintech di Indonesia Bisa Menjadi Besar Menggunakan Kekuatan OEM? Ini Peran Adtech

Press Release | Sabtu, 03 September 2022 | 14:42 WIB

Listrik di Masa Depan Bakal Dikawinkan dengan Teknologi Digital

Listrik di Masa Depan Bakal Dikawinkan dengan Teknologi Digital

Bisnis | Jum'at, 02 September 2022 | 20:11 WIB

Terkini

Polisi Segera Panggil Pegawai Kejagung Febrio Adiono Terkait Kematian Sutrimo

Polisi Segera Panggil Pegawai Kejagung Febrio Adiono Terkait Kematian Sutrimo

News | Senin, 21 September 2026 | 18:00 WIB

5 Inspirasi Busana Kerja ala Seo Kang Joon, Tampil Rapi dan Fashionable!

5 Inspirasi Busana Kerja ala Seo Kang Joon, Tampil Rapi dan Fashionable!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:00 WIB

Penyidik Periksa 3 Pegawai ESDM di Kasus Korupsi Nikel PT CNI

Penyidik Periksa 3 Pegawai ESDM di Kasus Korupsi Nikel PT CNI

News | Senin, 21 September 2026 | 17:54 WIB

Kalijodo Bakal Direvitalisasi, Gubernur Pramono Ingin Warisan Ahok Tetap Terjaga

Kalijodo Bakal Direvitalisasi, Gubernur Pramono Ingin Warisan Ahok Tetap Terjaga

Video | Senin, 21 September 2026 | 17:50 WIB

DPR dan Mendikdasmen Sepakat PPPK Guru Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes!

DPR dan Mendikdasmen Sepakat PPPK Guru Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes!

News | Senin, 21 September 2026 | 17:49 WIB

Antrean Panjang Kendaraan Isi BBM Masih Terjadi, Picu Kemacetan di Pekanbaru

Antrean Panjang Kendaraan Isi BBM Masih Terjadi, Picu Kemacetan di Pekanbaru

Riau | Senin, 21 September 2026 | 17:48 WIB

Please Dont Date Him: Membongkar Red Flag Pasangan Lewat Kulkas Pintar

Please Dont Date Him: Membongkar Red Flag Pasangan Lewat Kulkas Pintar

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 17:45 WIB

Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Polisi

Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Polisi

News | Senin, 21 September 2026 | 17:42 WIB

Dirut PT Migas Kota Bekasi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi KSO Pertamina EP Rp2 Triliun

Dirut PT Migas Kota Bekasi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi KSO Pertamina EP Rp2 Triliun

News | Senin, 21 September 2026 | 17:36 WIB

Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang, Negara Dinilai Sengaja Pelihara Konflik

Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang, Negara Dinilai Sengaja Pelihara Konflik

News | Senin, 21 September 2026 | 17:30 WIB

×