Sejumlah Perempuan Iran Lepas dan Bakar Hijab Sebagai Bentuk Protes Kematian Mahsa Amini

Bimo Aria Fundrika

Senin, 19 September 2022 | 17:25 WIB
Sejumlah Perempuan Iran Lepas dan Bakar Hijab Sebagai Bentuk Protes Kematian Mahsa Amini
Sejumlah Perempuan Iran Lepas dan Bakar Hijab Sebagai Bentuk Protes Kematian Mahsa Amini. (Dok: TikTok/Masih Alinejad)

Suara.com - Sejumlah perempuan di Iran melepas dan membakar jilbab atau hijab mereka sebagai bentuk protek akan kematian Mahsa Amini, seorang perempuan berusia 22 tahun.

Seperti diberitakan sebelumnya, Amini ditangkap oleh "Polisi Moral" Iran karena dianggap berbusana secara tidak pantas. Amini mengenakan jilbab yang belum sepenuhnya menutupi rambutnya.

Menurut laporan Reuters, dia meninggal pada hari Jumat setelah mengalami koma setelah penangkapannya di Teheran awal pekan ini, menyoroti hak-hak perempuan di Iran.

Polisi menolak kecurigaan warganet yang mengangap bahwa dia dipukuli. Polisi menyebut dia jatuh sakit saat dia menunggu dengan perempuan lain yang ditahan.

Namun di media sosial, sejumlah video dari protes yang menunjukkan demonstran meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah menjadi viral. Dalam beberapa video, pasukan Iran terlihat menggunakan gas air mata untuk membubarkan para demonstran.

Dalam tindakan simbolis oposisi terhadap aturan Iran yang mengharuskan perempuan di atas usia tujuh tahun untuk mengenakan jilbab, beberapa pengunjuk rasa perempuan memotong rambut mereka dan membakar jilbab mereka.

Wartawan dan aktivis Iran Masih Alinejad mentweet sebuah video dan berkata, "Perempuan Iran menunjukkan kemarahan mereka dengan memotong rambut mereka dan membakar jilbab mereka untuk memprotes pembunuhan #Mahsa_Amini oleh polisi jilbab. Dari usia 7 tahun jika kita tidak menutupi tubuh kita. rambut kami tidak akan bisa pergi ke sekolah atau mendapatkan pekerjaan. Kami muak dengan rezim apartheid gender ini."

Masih Alinejad menyatakan dalam tweet lain, "Ini adalah Iran yang sebenarnya, Pasukan keamanan di Saqqez Iran menembaki pengunjuk rasa damai setelah pemakaman #Mahsa_Amini. Beberapa pengunjuk rasa telah terluka. Polisi hijab pertama membunuh seorang gadis berusia 22 tahun dan sekarang menggunakan senjata api. dan gas air mata terhadap orang-orang yang berduka."

Pengguna media sosial telah membagikan video perempuan yang telah melepas jilbab mereka menerima apa yang tampaknya merupakan hukuman keras dari unit polisi moral.

baca juga

Di bawah syariah atau hukum Islam Iran, perempuan diwajibkan untuk menutupi rambut mereka dan mengenakan pakaian yang panjang dan longgar.

Pelanggar menghadapi teguran publik, denda atau penangkapan. Namun dalam beberapa bulan terakhir, para aktivis telah mendesak perempuan untuk membuka cadar meskipun tindakan keras penguasa garis keras terhadap "perilaku tidak bermoral".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30 Orang Warga Iran Terluka Saat Protes Bela Wanita Kurdi yang Meninggal karena Tak Patuhi Aturan Hijab

30 Orang Warga Iran Terluka Saat Protes Bela Wanita Kurdi yang Meninggal karena Tak Patuhi Aturan Hijab

Batam | Senin, 19 September 2022 | 11:45 WIB

Viral Wanita Berhijab Beri Tutorial Pakai Catok Rambut, Ternyata Bisa untuk Ini!

Viral Wanita Berhijab Beri Tutorial Pakai Catok Rambut, Ternyata Bisa untuk Ini!

Lifestyle | Minggu, 18 September 2022 | 12:20 WIB

Sering Disinggung Netizen Soal Hijab, Begini Jawaban Bijak Najwa Shihab

Sering Disinggung Netizen Soal Hijab, Begini Jawaban Bijak Najwa Shihab

Sumsel | Minggu, 18 September 2022 | 06:42 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×