5 Mitos PCOS Paling Umum, Salah Satunya Dianggap Tak Bisa Hamil

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 21:00 WIB
5 Mitos PCOS Paling Umum, Salah Satunya Dianggap Tak Bisa Hamil
Ilustrasi wanita menderita PCOS. (Pexels/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah gangguan hormonal yang paling umum pada wanita. Berdasar data WHO, kondisi ini umumnya menyerang perempuan berusia 15 hingga 49 tahun.

PCOS adalah kondisi kompleks dengan spektrum tanda dan gejala yang luas, seperti siklus menstruasi yang tidak teratur, kenaikan berat badan yang cepat, pertumbuhan rambut wajah dan tubuh yang tidak normal, hingga jerawat parah.

Sayangnya, sampai sekarang PCOS menjadi kondisi yang masih sering disalahpahami. Berikut 5 mitos paling umum menyangkut PCOS.

Mitos 1: Menstruasi yang tidak teratur artinya menderita PCOS

Siklus menstruasi yang tidak teratur tidak selalu berarti seseorang menderita PCOS. Sebab ada banyak faktor menstruasi tidak konsisten, termasuk penurunan atau penambahan berat badan yang ekstrem, olahraga berlebihan, stres, atau kondisi medis lainnya.

Namun, jika menstruasi Anda terus tidak teratur, disarankan untuk konsultasi pada dokter.

Ilustrasi jerawat di kulit wajah (Pexels/Anna_Nekrashevich)
Ilustrasi jerawat di kulit wajah (Pexels/Anna_Nekrashevich)

Mitos 2: Semua wanita dengan PCOS akan memiliki jerawat dan pertumbuhan rambut yang berlebihan

Faktanya, PCOS tidak selalu bergejala. Bahkan beberapa wanita tidak memiliki gejala sama sekali, yang merupakan salah satu alasan mengapa PCOS sering tidak terdeteksi.

Mitos 3: Menurunkan berat badan akan menyembuhkan PCOS

baca juga

Kebanyakan wanita dengan PCOS sangat resisten terhadap insulin. Dengan ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan insulin dengan benar, hal itu dapat menyebabkan kenaikan berat badan lebih cepat.

Namun, menurunkan berat badan tidak otomatis menyembuhkan PCOS.

Perempuan obesitas. [Shutterstock]
Perempuan obesitas. [Shutterstock]

4. Mitos 4: Penderita PCOS tidak bisa hamil

Sementara PCOS adalah faktor umum di balik infertilitas, mereka yang menderita PCOS masih bisa hamil. Bagi mereka yang menderita PCOS dan ingin memulai sebuah keluarga, berkonsultasi dengan spesialis kesuburan dapat membantu.

5. Mitos 5: PCOS tidak bisa disembuhkan

Meskipun tidak ada obat untuk PCOS, gejala kondisi ini masih dapat diatasi dengan obat-obatan, perubahan gaya hidup, atau keduanya. Pil kontrasepsi oral mungkin direkomendasikan oleh dokter untuk menginduksi menstruasi yang teratur.

Sedangkan pertumbuhan rambut yang berlebihan dapat diobati dengan metode penghilangan rambut, atau dengan penekanan produksi hormon pria menggunakan pil hormonal. Sesuai saran dokter tentunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Tegaskan Gangguan Haid Sebelum Nikah Cuma Mitos, Imbau Periksa jika Siklus Tak Teratur

Dokter Tegaskan Gangguan Haid Sebelum Nikah Cuma Mitos, Imbau Periksa jika Siklus Tak Teratur

Jogja | Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:02 WIB

Benarkah Buka Payung di Dalam Ruangan Bisa Jadi Petaka?

Benarkah Buka Payung di Dalam Ruangan Bisa Jadi Petaka?

Soreang | Rabu, 05 Oktober 2022 | 16:54 WIB

Asal usul Babi Ngepet, Mitos Pesugihan yang Bisa Memakan Korban dari Gunung Kawi

Asal usul Babi Ngepet, Mitos Pesugihan yang Bisa Memakan Korban dari Gunung Kawi

Soreang | Selasa, 04 Oktober 2022 | 21:38 WIB

Terkini

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

×