Suara.com - Nama Denise Chariesta akhir-akhir ini menjadi perhatian publik setelah membongkar perselingkuhannya sendiri dengan suami artis berinisial RD.
Baru-baru ini, Denise Chariesta juga sempat menyenggol artis dan model Luna Maya. Bahkan, ia tidak ragu menyinggung masalah video mesum Luna Maya dengan Ariel Noah yang sempat viral beberapa tahun lalu.
Seperti diketahui, awal mula Denise Chariesta menjadi sorotan sendiri karena videonya yang sempat viral mengakui jika dirinya orang kaya.
Kala itu, ia mengatakan jika orang kaya nongkrongnya di sebuah yang mewah. Dari ucapannya tersebut, Denise Chariesta mendapat banyak hujatan dari warganet.
Sementara untuk pekerjaannya sendiri Denise Chariesta dikenal sebagai sosok yang memiliki toko bunga. Dalam instagram pribadinya, pada bagian bio ia mencantumkan akun toko bunganya.

Namun, pekerjaannya sebagai florist itu juga yang menjadi perhatian warganet. Beberapa justru bertanya-tanya keuntungan menjadi seorang florist.
Apalagi gaya hidup Denise Chariesta terbilang mahal. Sementara di sisi lain, pekerjaan florist juga disebut memiliki banyak kekurangan yang diberikan.
Lantas apa sebenarnya keuntungan dan kerugian menjadi seorang florist? Melansir laman Floretboutique, berikut beberapa keuntungan dan kerugian menjadi seorang florist.
Keuntungan menjadi florist
- Menjadi penjual bunga akan memberikan sisi kreatif terhadap pelakunya. Pelaku dapat menciptakan berbagai karya yang indah setiap harinya melalui bunga.
- Dari hasil rangkaian bunga yang dibuat oleh florist, ini akan menghasilkan senyum dan kebahagiaan kepada para konsumennya.
- Menjadi florist akan selalu belajar berbagai hal dan keterampilan baru. Hal ini karena karangan bunga yang dibuat pasti akan selalu berkembang dan berinovasi.
- Florist memiliki banyak ruang untuk berinovasi, apalagi jika diminta untuk merangkai bunga pada sebuah acara, festival, dan lain-lain.
- Bekerja dikelilingi bunga setiap hari akan memberikan dampak positif bagi kesehatan mentalnya.
Kerugian menjadi florist
- Tidak bisa dipungkiri jika penghasilan seorang florist masih terbilang rendah jika dibandingkan dengan pekerjaan lainnya. Biasanya, florist akan mendapat keuntungan yang terbilang sedikit dibandingkan pekerjaan lain.
- Persaingan florist terbilang ketat karena banyaknya toko serupa dengan desain yang menarik juga.
- Florist biasanya lebih mendapat keuntungan musiman. Biasanya keuntungannya pada hari tertentu seperti Valentine, Hari Ibu, Natal, dan lain-lain. Oleh sebab itu, biasanya keuntungannya tidak setiap waktu.
- Sering adanya kejadian tidak terduga saat mengerjakan pesanan. Bahkan, terkadang beberapa pelanggan meminta adanya perubahan atau penambahan yang membuatnya harus bekerja dua kali.
- Menjadi seorang florist juga bisa membuat seseorang mengalami stres. Apalagi jika kerjanya dikejar-kejar oleh waktu.
- Florist juga membutuhkan pasokan bunga yang biasanya diambil pada dini hari. Selain itu, terkadang mereka juga harus mengantar pesanan pada waktu tertentu. Hal ini membutuhkan tenaga yang ekstra.