Sejarah Suporter Jepang Hobi Pungut Sampah di Stadion, Ternyata Sudah Dimulai Sejak 24 Tahun yang Lalu!

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Kamis, 24 November 2022 | 19:26 WIB
Sejarah Suporter Jepang Hobi Pungut Sampah di Stadion, Ternyata Sudah Dimulai Sejak 24 Tahun yang Lalu!
Suporter Jepang yang hadir di stadion kala menyaksikan laga Jepang vs Jerman (fifa.com)

Suara.com - Aksi bersih-bersih di stadion oleh pendukung Timnas Jepang saat Piala Dunia 2022 Qatar jadi sorotan dunia. Mereka memunguti sampah bahkan keliling tribun stadion untuk menampung sampah dari suporter lain.

Saat Jepang berhasil menang lawan Jerman di pertandingan pembuka grup E, Rabu (23/11), para suporter Jepang tetap berada di stadion setelah pertandingan usai. Mereka memunguti sampah yang berserakan di lantai dan memasukannya ke kantong besar.

Kebiasaan itu rupanya bukan yang pertama kalinya dilakukan. Dilansir dari Web Japan, pendukung tim Samurai Biru itu ternyata sudah melakukan pembersihan stadion di ajang piala dunia sejak Jepang pertama kali mengikuti turnamen akbar itu di Prancis pada tahun 1998.

Ketika ditanya tentang upaya pembersihan tersebut oleh media dari negara lain, salah satu pemain Jepang mewakili pendapat pikiran pendukungnya.

"Kamu harus meninggalkan tempat yang lebih indah dari saat kamu tiba," uvap pemain tersebut yang tak disebutkan namanya.

Di Jepang ada pepatah terkenal, 'saat unggas berpindah ke tempat lain, mereka melewatinya tanpa mengotori air'. Nasehat itu yang menjadi pelajaran bahwa siapa pun yang meninggalkan lokasi harus berusaha untuk tidak meninggalkan kekacauan juga sampah yang tak enak dipandang.

Orang-orang Jepang itu sebenarnya senang dipuji karena aksinya memungut sampah. Tapi, di sisi lain, mereka juga malu karena aksi tersebut sebenarnya hal normal untuk dilakukan.

Ajaran irang tua di Jepang kepada anak-anaknya untuk selalu mengambil sampah dari tempat yang sering mereka gunakan. Didikan itu ditanamkan sejak mereka kecil dan diterapkan saat membersihkan rumah dan selama wajib belajar di sekolah dasar juga sekolah menengah pertama.

Gedung SD dan SMP di Jepang punya kebiasaan untuk dibersihkan oleh siswa sendiri, bukan petugas kebersihan. Para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, yang terdiri dari beberapa orang. Mereka disebut "daftar kebersihan" yang bertugas untuk membersihkan gedung sekolah setiap hari secara bergiliran untuk menyapu dan mengelap lantai.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Live Streaming Uruguay vs Korea Selatan: Wakil Asia Berjaya Lagi?

Link Live Streaming Uruguay vs Korea Selatan: Wakil Asia Berjaya Lagi?

Gol | Kamis, 24 November 2022 | 19:17 WIB

Peraturan Lolos ke Babak 16 di Piala Dunia 2022 Qatar, Banyaknya Gol Menentukan

Peraturan Lolos ke Babak 16 di Piala Dunia 2022 Qatar, Banyaknya Gol Menentukan

Tangsel | Kamis, 24 November 2022 | 19:08 WIB

Argentina dan Jerman Ditumbangkan Tim Asia, Legenda Belanda: Itulah Piala Dunia

Argentina dan Jerman Ditumbangkan Tim Asia, Legenda Belanda: Itulah Piala Dunia

Bola | Kamis, 24 November 2022 | 19:05 WIB

Terkini

Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik

Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:31 WIB

BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur

BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan

Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan

Jabar | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya

Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung

Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:06 WIB

RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni

RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?

Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat

Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat

Video | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:00 WIB

×