9 Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Tanpa Obat Kantuk saat Mudik Lebaran 2026

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 19 Maret 2026 | 13:41 WIB
9 Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Tanpa Obat Kantuk saat Mudik Lebaran 2026
Ilustrasi foto mabuk perjalanan [freepik]

Suara.com - Mudik Lebaran selalu jadi momen yang dinanti bagi umat Muslim. Namun di balik perjalanan panjang menuju kampung halaman, ada satu masalah klasik yang sering mengganggu kenyamanan, yakni mabuk perjalanan. Rasa mual, pusing, hingga muntah bisa muncul tiba-tiba dan membuat perjalanan terasa jauh lebih melelahkan.

Kabar baiknya, kamu tidak selalu harus bergantung pada obat anti-mabuk yang menyebabkan kantuk. Ada banyak cara alami yang bisa dilakukan agar tetap segar selama perjalanan tanpa kehilangan fokus.

Yuk simak panduan lengkap yang bisa kamu terapkan agar mudik tetap nyaman dan menyenangkan.

Penyebab dan Tips Atasi Mabuk Perjalanan

Ilustrasi foto mabuk perjalanan [freepik]
Ilustrasi foto mabuk perjalanan [freepik]

Mengenal Penyebab Mabuk Perjalanan

Mabuk perjalanan terjadi karena otak menerima sinyal yang tidak sinkron dari mata, telinga bagian dalam, serta otot tubuh. Ketidaksesuaian ini membuat tubuh "bingung" dan akhirnya memicu gejala seperti mual, pusing, keringat dingin, hingga lemas.

Meski terdengar sepele, kondisi ini cukup mengganggu, terutama saat perjalanan jauh. Karena itu, penting untuk memahami cara mengatasinya tanpa harus mengandalkan obat yang membuat mengantuk.

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Tanpa Obat

1. Konsumsi Bahan Alami yang Aman

Pendekatan alami bisa jadi solusi pertama yang efektif:

baca juga

- Jahe: Jahe dikenal ampuh meredakan mual. Kamu bisa mengonsumsinya dalam bentuk minuman hangat, permen jahe, atau suplemen herbal sebelum dan selama perjalanan.
- Permen mint atau aroma segar: Sensasi dingin dari mint membantu menenangkan perut sekaligus mengurangi rasa pusing.
- Camilan ringan: Perut kosong justru memperparah mual. Pilih makanan ringan seperti pisang, roti gandum, atau biskuit. Hindari makan berlebihan.
- Minyak peppermint: Menghirup aromanya bisa membantu meredakan mual, tetapi gunakan secukupnya agar tidak memicu efek sebaliknya.

2. Jaga Asupan Cairan Tubuh

Dehidrasi bisa memperparah gejala mabuk perjalanan. Pastikan kamu cukup minum saat sahur atau berbuka sebelum melakukan perjalanan panjang.

Air putih tetap jadi pilihan terbaik. Alternatif lain seperti jus atau susu juga aman. Sebaliknya, batasi konsumsi kopi dan minuman bersoda karena bisa memicu dehidrasi dan memperburuk kondisi.

3. Atur Posisi Duduk dengan Tepat

Posisi duduk sangat berpengaruh terhadap kenyamanan:
- Pilih kursi dengan guncangan minimal (kursi depan mobil atau area tengah kapal)
- Duduk menghadap ke depan, searah laju kendaraan
- Jika memungkinkan, ambil peran sebagai pengemudi karena membantu sinkronisasi sensor tubuh

4. Fokuskan Pandangan

Saat perjalanan, arahkan pandangan ke objek yang jauh dan stabil seperti horizon. Hindari melihat benda bergerak cepat di luar jendela, membaca buku, atau bermain ponsel terlalu lama. Aktivitas tersebut memperparah ketidaksesuaian sinyal antara mata dan tubuh.

5. Ciptakan Sirkulasi Udara yang Baik

Udara segar sangat membantu meredakan mual:

- Buka jendela sesekali jika memungkinkan
- Arahkan AC ke wajah
- Gunakan aromaterapi seperti lavender atau jeruk untuk efek relaksasi

6. Gunakan Teknik Akupresur

Metode tradisional ini cukup populer untuk meredakan mual. Tekan bagian dalam pergelangan tangan (sekitar tiga jari dari lipatan) selama beberapa detik. Teknik ini dipercaya membantu menenangkan sistem pencernaan.

7. Hindari Pemicu Mabuk

Beberapa hal yang perlu dihindari sebelum dan selama perjalanan:

- Makanan pedas, berminyak, dan asam
- Aroma yang terlalu tajam, seperti parfum dan pengharum mobil berlebihan atau asap rokok
- Perut kosong atau terlalu kenyang

8. Alihkan Perhatian

Daripada bermain ponsel, cobalah aktivitas yang lebih ringan seperti:
- Mendengarkan musik
- Mengobrol santai
- Tidur sejenak

Cara ini membantu otak lebih rileks dan mengurangi fokus pada rasa mual.

9. Persiapan Sebelum Berangkat

Kondisi tubuh sangat menentukan:
- Tidur cukup sebelum perjalanan
- Pastikan tubuh dalam kondisi fit
- Gunakan bantal leher agar posisi kepala lebih stabil

Cara Mencegah Mabuk Perjalanan Sejak Awal

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah sederhana ini bisa membantu:

- Pilih posisi duduk paling stabil
- Konsumsi makanan ringan sebelum berangkat
- Hindari bau tidak sedap
- Minum air yang cukup
- Gunakan bantal leher untuk menjaga keseimbangan tubuh

Kapan Harus ke Dokter?

Sebagian besar kasus mabuk perjalanan tidak berbahaya. Namun, segera konsultasikan ke dokter jika:
- Gejala sangat parah dan tidak membaik
- Muntah terus-menerus hingga berisiko dehidrasi
- Disertai demam, sakit kepala berat, atau gangguan penglihatan.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Mengatur Stok Makanan di Kulkas Sebelum Ditinggal Mudik agar Tidak Busuk

5 Cara Mengatur Stok Makanan di Kulkas Sebelum Ditinggal Mudik agar Tidak Busuk

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:29 WIB

25 Kata-Kata Bijak Perjuangan Perantau Pulang Mudik Demi Keluarga

25 Kata-Kata Bijak Perjuangan Perantau Pulang Mudik Demi Keluarga

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:25 WIB

30 Link Download Poster Idul Fitri 2026, Bikin Lebaran Lebih Meriah

30 Link Download Poster Idul Fitri 2026, Bikin Lebaran Lebih Meriah

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:25 WIB

Terkini

Pengamat Sebut KPK Perlu Panggil Purbaya Terkait Saweran TikTok, Ada Apa?

Pengamat Sebut KPK Perlu Panggil Purbaya Terkait Saweran TikTok, Ada Apa?

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:50 WIB

Daftar Shio yang Sering Mendapat Rezeki Mendadak dan Hoki tak Terduga

Daftar Shio yang Sering Mendapat Rezeki Mendadak dan Hoki tak Terduga

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:50 WIB

Badan KM Virgo Transport 8 Tak Lagi Terlihat di Permukaan, Sonar Jadi Andalan Tim SAR

Badan KM Virgo Transport 8 Tak Lagi Terlihat di Permukaan, Sonar Jadi Andalan Tim SAR

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:49 WIB

Di Balik Estetika Foto AI Retro, Ada Gen Z yang Lelah dengan Sempurnanya Dunia Digital

Di Balik Estetika Foto AI Retro, Ada Gen Z yang Lelah dengan Sempurnanya Dunia Digital

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 11:49 WIB

GIIAS Semarang 2026 Siap Digelar Dengan Deretan Merek Kendaraan Baru dan Terlengkap

GIIAS Semarang 2026 Siap Digelar Dengan Deretan Merek Kendaraan Baru dan Terlengkap

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 11:48 WIB

East of Eden Tayang 1 Oktober di Netflix, Florence Pugh Jadi Cathy Ames

East of Eden Tayang 1 Oktober di Netflix, Florence Pugh Jadi Cathy Ames

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 11:45 WIB

5 Weton yang Cocok dengan Kamis Kliwon dalam Asmara Menurut Primbon Jawa

5 Weton yang Cocok dengan Kamis Kliwon dalam Asmara Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:43 WIB

Menu MBG Diduga Basi! 10 Siswa SLB di Blitar Tumbang, Wali Murid Tuntut Evaluasi

Menu MBG Diduga Basi! 10 Siswa SLB di Blitar Tumbang, Wali Murid Tuntut Evaluasi

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 11:43 WIB

Rentetan Gempa Swarm di Pangalengan Pertanda Lindu Besar Terjadi? Ini Kata Ahli

Rentetan Gempa Swarm di Pangalengan Pertanda Lindu Besar Terjadi? Ini Kata Ahli

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:41 WIB

DPR Sentil Pemerintah Soal Karhutla: Berbulan-bulan Hirup Asap, Hak Kesehatan Warga Telah Dilanggar!

DPR Sentil Pemerintah Soal Karhutla: Berbulan-bulan Hirup Asap, Hak Kesehatan Warga Telah Dilanggar!

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:41 WIB

×