Viral Video Mantan Petinggi OVO Lakukan KDRT Pada Anaknya, Kenapa Orang Tua Bisa Setega Itu?

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Rabu, 21 Desember 2022 | 11:17 WIB
Viral Video Mantan Petinggi OVO Lakukan KDRT Pada Anaknya, Kenapa Orang Tua Bisa Setega Itu?
Ilustrasi KDRT. (pexels/KarolinaGrabowska)

Suara.com - Media sosial tengah ramai dengan beredarnya video mantan petinggi OVO Indrajana Sofiandi yang diduga lakukan KDRT kepada anaknya.

Video itu awalnya diunggah oleh mantan istrinya Keyla Evelyne Yasir lewat akun @ikeyyuuuu di Instagram. Unggahan tersebut dimaksudkan untuk meminta keadilan atas perilaku mantan suaminya itu.

Dalam video berdurasi tiga menit tersebut, tampak Indrajana memukul kepala anaknya berkali-kali. Meski sang anak menangis dan ketakutan, ia justru terlihat semakin kesal hingga menendang tubuh sang anak.

Rajen Indrajana Sofian KDRT (Instagram)
Rajen Indrajana Sofian KDRT (Instagram)

Dalam video selanjutnya, sang anak kembali didorong oleh ayahnya. Namun, kali ini anak tersebut sudah berani melawan dan membela dirinya dengan mendorong balik.

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) memang tidak hanya bisa terjadi antara suami dan istri. Tapi juga hubungan orang tua dengan anak.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Departemen Psikologi Universitas Toronto, Kanada, pada 2021 disebutkan bahwa ayah yang melakukan kekerasan fisik kepada anaknya bisa jadi alami ganggua kesehatan psikis.

"Penelitian telah menunjukkan, ayah yang melakukan kekerasan dalam rumah tangga cenderung mengalami kesulitan dengan depresi, permusuhan, reaktivitas pengasuhan yang berlebihan, kelemahan, kurangnya hubungan emosional, dan pengasuhan bersama, dan pada gilirannya, masing-masing bidang kesulitan ini telah dikaitkan dengan kesulitan sosial-emosional anak," jelas peneliti utama Catherine Thompson-Walsh dalam hasil penelitiannya, dikutip dari situs Science Direct.

Seorang ayah yang tidak mampu mengontrol emosinya sendiri juga alami kesulitan berhubungan internal dengan anak cenderung lebih mungkin lakukan kekerasan fisik. Para peneliti juga melihat bahwa riwayat kekerasan yang sebelumnya pernah dialami ayah juga bisa jadi salah satu penyebab lain.

Sementara itu, KDRT yang diterima anak kemudian menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan sosial-emosionalnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Diduga Eks Petinggi OVO Tendang dan Pukul Anak Sendiri, KPAI Beri Ancaman Ini ke Pelaku

Viral Diduga Eks Petinggi OVO Tendang dan Pukul Anak Sendiri, KPAI Beri Ancaman Ini ke Pelaku

Lifestyle | Rabu, 21 Desember 2022 | 10:26 WIB

Deddy Corbuzier Dihujat Gara-gara Kritik Video KDRT: Punya Otak Pasti Bisa Mikir!

Deddy Corbuzier Dihujat Gara-gara Kritik Video KDRT: Punya Otak Pasti Bisa Mikir!

Sumatera | Rabu, 21 Desember 2022 | 10:03 WIB

Bikin Merinding, Aksi Bos Perusahaan Ternama Tampar dan Tendang Anak Kandung - Istri: Main Game Terus Sih Bocahnya

Bikin Merinding, Aksi Bos Perusahaan Ternama Tampar dan Tendang Anak Kandung - Istri: Main Game Terus Sih Bocahnya

Moots | Rabu, 21 Desember 2022 | 09:27 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×