Jadi Sorotan Karena Makan Korban, Sebahaya Apa Sih Nitrogen Cair Pada Ciki Ngebul?

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Kamis, 12 Januari 2023 | 11:24 WIB
Jadi Sorotan Karena Makan Korban, Sebahaya Apa Sih Nitrogen Cair Pada Ciki Ngebul?
Ciki ngebul. (ilustrasi)

Suara.com - Baru-baru ini jajanan anak ciki ngebul menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, jajanan yang menggunakan liquid nitrogen cair ini dikabarkan menyebabkan kasus keracunan pada anak-anak.

Dalam surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI surat edaran Nomor KL.02.02/C/90/2023, dikabarkan ada 3 kasus yang telah dilaporkan masalah keracunan jajanan ciki ngebul.

Hal ini yang menjadi masalah dan kembali membuka perhatian. Pasalnya, penggunaan nitrogen cair yang terdapat pada jajanan warna warni itu memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi jangka panjang.

Dalam surat edaran Kemenkes, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu menjelaskan, penggunaan nitrogen cair dapat menyebabkan berbagai masalah serius bagi tubuh. Beberapa masalah yang dapat terjadi akibat mengonsumsi nitrogen cair di antaranya:

  • Radang Dingin
  • Luka bakar atau cold burn pada jaringan kulit
  • Tenggorokan terasa seperti terbakar
  • Kerusakan internal organ.

Beberapa masalah di atas terjadi karena suhu dingin pada nitrogen cair yang bersentuhan langsung di organ tubuh akan membuat gangguan. Tidak hanya itu, uap pada nitrogen cair yang terhirup juga bisa sebabkan seseorang mengalami gangguan pernapasan.

Chiki ngebul atau ice smoke. [Ist]
Chiki ngebul atau ice smoke. [Ist]

“Nitrogen cair ternyata tidak hanya berbahaya bila dikonsumsi, uap asap nitrogen yang dihirup dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kesulitan bernafas yang cukup parah,” terang Dirjen Maxi dikutip dikutip Suara.com, Kamis (12/1/2023).

Sebab dampak dari konsumsi makanan dengan nitrogen cair berlebih yang buruk ini, Dirjen Maxi berharap adanya edukasi yang lebih jelas. Edukasi ini diberikan kepada para pelaku usaha yang menggunakan nitrogen cair terhadap makannya.

Tidak hanya itu, Dirjen Maxi meminta pihak sekolah-sekolah, serta anak-anak maupun masyarakat juga harus mengetahui bahaya nitrogen cair pada makanan. Hal tersebut dilakukan demi mencegah adanya kasus kesehatan akibat dampak nitrogen cair pada makanan.

“Memberikan edukasi kepada pelaku usaha dan pihak-pihak terkait terhadap bahaya nitrogen cair terhadap pangan siap saji. Selain itu, edukasi juga harus diberikan kepada sekolah-sekolah, anak-anak dan masyarakat terhadap bahaya nitrogen cair pada pangan siap saji,” pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Ciki Ngebul? Jajanan Berasap Pemicu Keracunan dan Kerusakan Organ Anak di Berbagai Daerah

Apa Itu Ciki Ngebul? Jajanan Berasap Pemicu Keracunan dan Kerusakan Organ Anak di Berbagai Daerah

Purwokerto | Rabu, 11 Januari 2023 | 18:09 WIB

Bahaya Chiki Ngebul pada Tubuh, Nitrogen Cair Sebabkan Keracunan Hingga Luka Bakar

Bahaya Chiki Ngebul pada Tubuh, Nitrogen Cair Sebabkan Keracunan Hingga Luka Bakar

Lifestyle | Rabu, 11 Januari 2023 | 17:56 WIB

Chiki Ngebul Sebabkan KLB, Kemenkes Mintak Nitrogen Cair Tak Disajikan Sembarangan

Chiki Ngebul Sebabkan KLB, Kemenkes Mintak Nitrogen Cair Tak Disajikan Sembarangan

Health | Rabu, 11 Januari 2023 | 16:35 WIB

Terkini

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 21:44 WIB

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

News | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 21:35 WIB

×