Dulu Ogah Jadi Pejabat Gegara Gaji Kecil, Kaesang Pangerep Kini Bikin Jokowi Kaget Mau Terjun Politik

Selasa, 24 Januari 2023 | 18:15 WIB
Dulu Ogah Jadi Pejabat Gegara Gaji Kecil, Kaesang Pangerep Kini Bikin Jokowi Kaget Mau Terjun Politik
Kaesang Pangarep (IG/kaesangp)

Suara.com - Secara tiba-tiba Putra Bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep mengaku ingin terjun ke dunia politik, padahal sebelumnya ia enggan jadi pejabat karena gaji yang kecil. Tapi kenapa ya pikiran seseorang mudah berubah?

Fakta ini diungkap langsung oleh sang kakak, Walikota Solo Gibran Rakabuming. Menurut Gibran, secara langsung keinginan itu disampaikan langsung Kaesang di depan ayahnya, Jokowi saat pulang ke Surakarta atau Solo.

"Yang kami bicarakan di meja makan itu Kaesang. Saya juga kaget, dia secara terbuka menyampaikan ke kami ada ketertarikan di politik," kata Gibran.

Gibran Rakabuming. [Instagram @gibran_rakabuming]
Gibran Rakabuming. [Instagram @gibran_rakabuming]

Pernyataan Kaesang tersebut lantas membuat Jokowi dan Gibran kaget. Kendati begitu, Gibran belum mengetahui apakah Kaesang akan memulai perjalanan politik pada Pemilihan Daerah (Pilkada) Serentak 2024

Rencana Kaesang ini tidak sedikit membuat publik kembali teringat pernyataan suami Erina Gudono itu pada April 2022, yang mengaku malas menjadi pejabat karena gajinya yang kecil.

Statemen ini disampaikan Kaesang ketika berbincang dengan artis Irfan Hakim, dalam channel Youtube DeHakims story, beberapa waktu lalu. 

Dalam perbincangan selama 19 menit tersebut, Irfan Hakim menanyakan alasan Kaesang enggan menjadi pejabat.

"Lu kok nggak mau jadi pejabat? Gak mau di pemerintahan?" tanya Irfan Hakim

"Gajinya dikit," singkat Kaesang tanpa basa-basi, yang kemudian disambut tawa seisi ruangan.

Baca Juga: Bikin Jokowi Kaget! Kaesang Tiba-tiba Ngaku Ingin Terjun ke Politik!

Sementara itu, mengutip Fast Company, Selasa (24/1/202) menurut Penulis How Minds Change: The Surprising Science of Belief, Opinion, and Persuasion, David McRaney, untuk mengubah pikiran seseorang memerlukan proses yang rumit, karena harus melalui proses asimilasi dari berbagai pertimbangan. 

"Ketika otak dihadapkan dengan informasi baru yang menghasilkan disonansi kognitif, kita cenderung meredakan konflik itu dengan memperbarui informasi interpretasi kita atau memperbarui model realitas yang kita hasilkan untuk memahaminya," ungkap McRaney

Asimilasi adalah saat otak mengambil informasi baru dan menyesuaikannya dengan model pemikiran yang ada di otak. 

Sedangkan otak akan selalu memperbaharui modelnya, yang hasilnya akan selalu memberikan lapisan pemahaman baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI