Apa Itu Halal Tourism? Wisata Idaman yang Muslim Friendly

Rima Sekarani Imamun Nissa

Minggu, 26 Februari 2023 | 09:59 WIB
Apa Itu Halal Tourism? Wisata Idaman yang Muslim Friendly
Ilustrasi perempuan berhijab merah. (Pixabay/valentinus ardo)

Suara.com - Apakah kamu pernah mendengar istilah halal tourism? Berwisata merupakan salah satu cara untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Bahkan tak jarang orang menyebut berwisata sebagai cara healing untuk membuat otak lagi fresh lagi setelah lelah bekerja sehari-hari. 

Selain sebagai media healing, wisata juga bisa menambah wawasan dan pengalaman baru bagi siapa pun yang melakukannya. Salah satu wisata yang banyak diminati oleh kebanyakan orang Islam adalah mengunjungi destinasi wisata halal atau halal tourism.

Baru-baru ini, Indonesia dikenalkan dengan konsep halal tourism oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Halal tourism ini muncul terlebih dahulu di beberapa negara dengan populasi mayoritas muslim seperti Arab Saudi, Turki, Palestina, Uni Emirat Arab, Mesir, hingga Malaysia. 

Ilustrasi perempuan berhijab. (Freepik)
Ilustrasi perempuan berhijab. (Freepik)

Halal tourism menjadi cara wisata baik bagi muslim maupun non-muslim untuk memenuhi kebutuhan spiritual dan berwisata seperti pada umumnya. Halal tourism tetap memperhatikan aspek kehalalan mulai dari makanan, akomodasi, hingga segala aktivitas yang dilakukan selama perjalanan. 

Dalam konteks ini, "halal" merujuk pada hal yang diperbolehkan dalam ajaran agama Islam, seperti makanan yang halal, tempat penginapan yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam, serta aktivitas yang tidak melanggar nilai-nilai agama.

Halal tourism ini semakin berkembang dan banyak ditemukan di berbagai destinasi wisata di seluruh dunia. Dilansir dari kemenparekraf.go.id, saat ini pasar halal tourism dan muslim friendly di Indonesia sudah memasuki fase pasar global. Oleh karenanya, pengembangan layanan halal tourism wajib dilakukan untuk mendorong Indonesia menjadi pemimpin dalam pengembangan wisata ramah muslim di dunia.

Menurut Direktur Wisata Minat Khusus Kemenparekraf Alexander Reyaan, berdasarkan data Global Islamic Economy 2019, Indonesia dan Malaysia sudah berada di peringkat satu sebagai negara dengan potensi wisata halal terbaik di dunia. Indonesia telah memiliki 2 keunggulan yakni publikasi dan promosi dan pelayanan.

Pengembangan halal tourism di Indonesia menjadi kekuatan yang harus dikembangkan. Menurut Alexander, ada 3 potensi yang bisa dikembangkan. Pertama, kekayaan dan keragaman sumber daya pariwisata nasional. Kedua, atensi dan sikap positif masyarakat terhadap pengembangan halal tourism. Terakhir, posisi Indonesia sebagai tujuan investasi halal tourism, mengingat Indonesia adalah negara mayoritas muslim.

Demikian ulasan singkat mengenai apa itu halal tourism. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat!

baca juga

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Wisata yang Dikunjungi Ayu Dewi dan Regi Datau Saat Umrah, Selalu Pamer Kemesraan

4 Wisata yang Dikunjungi Ayu Dewi dan Regi Datau Saat Umrah, Selalu Pamer Kemesraan

Lifestyle | Selasa, 15 November 2022 | 15:50 WIB

Berapa Biaya ke Labuan Bajo? Destinasi Wisata yang Sedang Gencar Digenjot Jokowi

Berapa Biaya ke Labuan Bajo? Destinasi Wisata yang Sedang Gencar Digenjot Jokowi

Lifestyle | Jum'at, 22 Juli 2022 | 14:06 WIB

Ingin Berlibur ke SIngapura, Ini Destinasi Wisata yang Wajib Kamu Kunjungi

Ingin Berlibur ke SIngapura, Ini Destinasi Wisata yang Wajib Kamu Kunjungi

Lifestyle | Rabu, 25 Mei 2022 | 10:12 WIB

Terkini

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Sumsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:12 WIB

×