Ria Ricis Dihujat Lagi Karena Paksa Baby Moana Belajar Jalan, Memang Harusnya Usia Berapa?

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Jum'at, 03 Maret 2023 | 15:25 WIB
Ria Ricis Dihujat Lagi Karena Paksa Baby Moana Belajar Jalan, Memang Harusnya Usia Berapa?
Ria Ricis Rutin Ajak Baby Moana Latihan Tummy Time, Apa Sih Manfaatnya? (Dok: YouTube/Ricis Official)

Suara.com - Pola asuh artis kepada anaknya memang sering jadi sorotan netizen di media sosial. Termasuk Ria Ricis juga tak luput dari cibiran netizen yang sibuk mengomentari cara YouTuber 27 tahun tersebut dalam mengasuh anaknya baby Moana.

Kali ini, Ria Ricis dicibir karena dinilai memaksa baby Moana yang baru berusia 7 bulan untuk belajar berjalan. Cibiran itu disampaikan melalui DM di instagram.

"Anak baru tujuh bulan dipaksa ditateh. Biarin anak tersiksa. Belum siap punya anak ya gini. Heran buru-buru banget," tulis seorang warganet melalui DM yang dibagikan Ria Ricis melalui Instagram Story, dikutip Jumat (3/3/2023).

Menjawab kritik warganet tersebut, Ria Ricis menjawabnya dengan singkat, padat, dan jelas.

Ria Ricis dan Baby Moana [Instagram]
Ria Ricis dan Baby Moana [Instagram]

"Moana anak saya," kata Ria Ricis tegas.

"Gitu aja jawabannya dah," tambahnya dengan ukuran tulisan yang lebih kecil.

Berdiri dan berjalan memang termasuk bagian dari tahapan proses perkembangan seorang anak. Apabila anak tidak memiliki masalah, baik secara kesehatan, faktor lingkungan, maupun gangguan aktifitasnya, maka anak tidak memerlukan latihan khusus untuk dapat berdiri dan berjalan.

Kemampuan berdiri dan berjalan juga menjadi proses alamiah yang seharusnya terjadi pada semua anak. Tetapi, usia berapa anak bisa berdiri dan berjalan bisa berbeda tiap anak.

Dikutip dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), ada tiga faktor yang mempengaruhi proses berdiri dan berjalan seorang anak, yaitu:

baca juga

Faktor Anak

Faktor dari dalam diri anak yang mempengaruhi proses berdiri dan berjalan antara lain:

1. Keinginan dari dalam diri untuk bergerak

Keinginan dari dalam diri untuk bergerak, harus dimiliki seorang anak untuk dapat berdiri dan berjalan. Keinginan ini harus didukung oleh nutrisi yang cukup, kemampuan sensoris dan kognitif yang baik, bagian tubuh bebas dari rasa nyeri dan kondisi jantung dan paru yang sehat.

2. Persepsi

Selain keinginan dari dalam diri, seorang anak memerlukan persepsi yang baik untuk dapat berdiri dan berjalan. Misalnya persepsi terhadap gerak, arah, jarak, tempo, kecepatan, dan ruang.

3. Pola gerakan yang baik

Proses berdiri dan berjalan yang baik membutuhkan pola gerakan yang tepat. Untuk dapat berdiri tumit kaki menumpu, lutut menekuk, panggul dan sumbu tubuh condong ke depan. Sedangkan untuk berjalan memerlukan, pola gerakan yang terdiri dari placing (menempatkan dan menumpukan kaki pada lantai) dan stepping (melangkahkan kaki). Stepping dan placing memerlukan koordinasi gerakan yang baik antara sisi tubuh kiri dan kanan.

4. Tidak ada lagi refleks gerakan primitif.

5. Tonus otot optimal (normotoni)

6. Sendi dapat digerakkan sesuai dengan batasan yang normal

7. Memiliki kekuatan otot yang baik, terutama otot sumbu tubuh, panggul, lutut, dan tumit

8. Memiliki keseimbangan yang baik (keseimbangan depan - belakang, keseimbangan atas -bawah, keseimbangan samping kanan - kiri

Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan yang mendukung proses berdiri dan berjalan adalah yang memberikan peluang anak untuk berdiri dan berjalan sehingga faktor ini dipengaruhi oleh pola asuh. Kondisi lingkungan yang mendorong seorang anak untuk berdiri dan berjalan, misalnya meletakkan mainan pada posisi yang membuat seorang anak berdiri atau berjalan untuk mendapatkan mainan tersebut serta mmebuat lingkungan seaman mungkin sehingga anak tidak terjatuh, terbentur, terpeleset yang membuat anak menjadi trauma.

Faktor Aktivitas

Anak didorong untuk beraktivitas sesuai dengan usia perkembangan anak yaitu sekitar usia 9 bulan untuk berdiri dan sekitar usia 12 bulan untuk berjalan. Jika pada usia tersebut anak terlalu banyak digendong atau duduk maka tingkat perkembangan anak menjadi seperti anak berusia 6-7 bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paksa Baby Moana Belajar Jalan di Usia 7 Bulan, Ria Ricis Dianggap Menyiksa Anak

Paksa Baby Moana Belajar Jalan di Usia 7 Bulan, Ria Ricis Dianggap Menyiksa Anak

Entertainment | Jum'at, 03 Maret 2023 | 07:30 WIB

Lagi Netizen Soroti Cara Ria Ricis Urus Anak, Ibu Baby Moana Kesal

Lagi Netizen Soroti Cara Ria Ricis Urus Anak, Ibu Baby Moana Kesal

Sumatera | Kamis, 02 Maret 2023 | 22:01 WIB

Nathalie Holscher Tuai Kecaman Usai Ajak Adzam Renang di Laut, Netizen Ingatkan Momen Ria Ricis dan Moana

Nathalie Holscher Tuai Kecaman Usai Ajak Adzam Renang di Laut, Netizen Ingatkan Momen Ria Ricis dan Moana

Metro | Kamis, 02 Maret 2023 | 11:21 WIB

Terkini

Hadirkan Aroma Kopi Nusantara di Blok M, Pertamina Gelar Pekan Kopi Jelang SMEXPO 2026

Hadirkan Aroma Kopi Nusantara di Blok M, Pertamina Gelar Pekan Kopi Jelang SMEXPO 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 08:29 WIB

Kenapa Ria Ricis Dihujat usai Datangi Lokasi Karhutla? Ini Pemicu Kontroversinya

Kenapa Ria Ricis Dihujat usai Datangi Lokasi Karhutla? Ini Pemicu Kontroversinya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 08:23 WIB

Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Jogja | Minggu, 08 November 2026 | 07:53 WIB

Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya

Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya

Jogja | Minggu, 08 November 2026 | 07:48 WIB

Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?

Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 07:15 WIB

5 Rekomendasi Tas Exsport Stylish dan Awet 2026: Badak untuk Kuliah, Kerja, hingga Hangout!

5 Rekomendasi Tas Exsport Stylish dan Awet 2026: Badak untuk Kuliah, Kerja, hingga Hangout!

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 06:45 WIB

Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi

Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 06:30 WIB

Apple Kirim Peringatan Spyware iPhone di 99 Negara dan Cara Mengatasinya

Apple Kirim Peringatan Spyware iPhone di 99 Negara dan Cara Mengatasinya

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 06:25 WIB

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

News | Minggu, 08 November 2026 | 06:24 WIB

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 06:15 WIB

×