Pasutri Ingin Hamil Jangan Berhubungan Seks Setiap Hari! Kepala BKKBN: Nanti Sperma Bisa Habis

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Selasa, 07 Maret 2023 | 15:53 WIB
Pasutri Ingin Hamil Jangan Berhubungan Seks Setiap Hari! Kepala BKKBN: Nanti Sperma Bisa Habis
Ilustrasi pasangan hendak berhubungan seks. (Freepik/jcomp)

Suara.com - Kualitas sperma dan sel telur sangat mempengaruhi berhasil tidaknya kehamilan. Selain itu, rupanya frekuensi berhubungan seks juga harus diperhatikan.

Pasangan yang sedang mendambakan buah hati disarankan untuk tidak terlalu sering melakukan hubungan seksual. Apalagi melakukannya setiap hari, justru bisa merusak kualutas sperma.

"Frekuensi hubungan seks yang terus menerus, setiap hari, menjadi tidak hamil. Hampir dipastikan tidak hamil karena spermanya habis. Hari ini hubungan seks, besok hubungan seks lagi, spermanya sudah tidak berkualitas," kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K)., dikutip dari video di akun Instagram pribadinya, Senin (6/3/2023).

Ia menyarankan, frekuensi yang tepat untuk berhubungan seksual setidaknya dua kali sehari.

"Kalau mau hamil harus selang-seling. Hari ini hubungan, besok tidak, besok lagi hubungan. Itu syarat penting," tegas dokter spesialis kandungan itu.

Selain kualitas sperma jadi menurun, hubungan seksual setiap hari juga berpotensi 'menggugurkan' calon bayi tanpa disadari perempuan itu sendiri.

Dokter Hasto menjelaskan, bila pasangan melakukan hubungan seksual ketika si perempuan sedang masa subur, maka kemungkinan sperma dan sel telur akan bertemu dan berkembang menjadi calon bayi atau embrio.

Embrio tersebut masih akan menempel di dinding rahim selama 1-5 hari pasca terbentuk.

"Tapi menempelnya masih sangat rawan. Sehingga kalau habis masa subur langsung hubungan seks, terus kontraksi, orgasme. Sperma juga mengandung prostaglandin, jadi begitu disemprotkan ke rahim, kontraksi, perutnya mules, hamil yang masih kecil gak jadi lagi," jelasnya.

Baca Juga: Seks di Dalam Air Memang Menantang, Tapi Bahaya Gak Sih? Pakar Bilang Begini

Akibatnya, embrio yang masih lemah itu justru mati akibat keberadaan sperma baru. Perempuan pun kemungkinan besar akan kembali menstruasi.

"Karena semangat bulan madu gak jadi lagi hamil, menstruasi lagi. Makanya jangan terlalu semangat kalau bulan madu," pesan dokter Hasto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI