Pelaku Anak AG Diketahui Bakar Rokok Saat David Mulai Dianiaya Mario Dandy, Mengapa Remaja Merokok dan Apa Bahayanya?

Dinda Rachmawati

Sabtu, 11 Maret 2023 | 14:05 WIB
Pelaku Anak AG Diketahui Bakar Rokok Saat David Mulai Dianiaya Mario Dandy, Mengapa Remaja Merokok dan Apa Bahayanya?
Agnes diperankan pemeran pengganti (kemeja garis-garis) merokok dalam rekonstruksi kasus penganiayaan David di kompleks Green Permata, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2023) [Suara.com/Rakha]

Suara.com - Mario Dandy, tersangka penganiayaan David Ozora menjalani rekonstruksi di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, hari ini Jumat (10/3/2023). Rekonstruksi yang digelar Polda Metro Jaya itu turut menghadirkan tersangka kedua Shane Lukas. 

Sementara pelaku anak yakni AG diperankan oleh pemeran pengganti. Hal tersebut dilakukan karena AG masih di bawah umur. Ada 23 adegan yang digelar Polda Metro Jaya, termasuk saat AG sempat merokok ketika mantan pacarnya tersebut mulai dianiaya.

Hal ini terlihat dalam adegan detik-detik penganiayaan David, yang dilakukan persis seperti rekaman video penganiayaan yang tersebar di media sosial.

Sebelum melakukan penganiayaan, tersangka Shane Lukas sempat mencontohkan sikap tobat yang diperintahkan Mario Dandy kepada David.

Kemudian David mengikuti sikap tobat yang dicontohkan oleh Shane. Penyidik sempat menerangkan kalau AG membakar rokok ketika David tengah sikap tobat.

"Di sini ada momen anak AG mengambil korek dan membakar rokok pada saat korban sikap tobat," kata penyidik.

Penyidik menegaskan kalau rokok itu milik AG.

"Rokok ini milik anak AG sendiri," tambahnya.

Tersangka Mario Dandy Satriyo saat rekonstruksi penganiayaan di David Ozora Latumahina di Perumahan Green Permata Residences, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2023). [Suara.com/Alfian Winnato]
Tersangka Mario Dandy Satriyo saat rekonstruksi penganiayaan di David Ozora Latumahina di Perumahan Green Permata Residences, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2023). [Suara.com/Alfian Winnato]

Tentu saja, hal tersebut cukup menjadi sorotan, melihat pelaku anak AG masih di bawah umur. Lantas, apa sih yang biasanya menyebabkan seorang remaja mulai merokok?

baca juga

Remaja yang merokok mungkin tidak dianggap serius pada awalnya, tetapi bisa menjadi berbahaya bagi mereka di tahun-tahun berikutnya. Remaja mungkin mulai merokok dengan polosnya tetapi mereka tidak tahu bahwa itu bisa menjadi masalah jangka panjang bagi mereka.

Faktanya, dilansir Securteen, banyak laporan yang menyatakan bahwa perokok dewasa biasanya mulai merokok pada usia remaja. Jadi, mengapa remaja mulai merokok? Apa yang memicu remaja merokok? Berikut beberapa alasannya.

Ikuti Jejak Orang Dewasa

Remaja mengambil kebiasaan merokok dari orang dewasa. Jika salah satu orang tua, wali, atau kerabatnya merokok, kemungkinan besar mereka akan mengikuti jejaknya dan juga mulai merokok. Orang tua yang merokok di rumah dapat menjadi pengaruh yang lebih besar bagi remajanya dan dapat menjadi sumber pemicu kebiasaan merokok di dalam diri mereka. 

Tekanan teman sebaya

Ketika anak-anak memasuki sekolah menengah atau atas, mereka mengalami tekanan teman sebaya yang kuat dari teman sekolah atau teman kelompok mereka. Mereka cenderung mengikuti apa yang dilakukan orang lain. Agar disukai, mereka mencoba yang terbaik untuk menyesuaikan diri dengan kelompok teman dan bersikap keren dengan meniru mereka. 

Mereka juga ingin merasakan suasana kemerdekaan dan ingin melakukan sesuatu sendiri. Penggunaan rokok biasanya umum di kalangan remaja. Saat mereka melihat orang lain merokok, mereka juga cenderung melakukan hal yang sama. Mereka sangat dipengaruhi oleh kebiasaan merokok teman sebayanya.

Kemerdekaan atau Pembangkangan

Ilustrasi Merokok. (unsplash.com/@ricardo4to)
Ilustrasi Merokok. (unsplash.com/@ricardo4to)

Remaja lebih suka memiliki kemandirian penuh dalam hidup mereka saat mereka mulai tumbuh dewasa. Mereka ingin mengambil keputusan sendiri dan bertanggung jawab atas pilihan mereka sendiri. Ini mungkin dianggap sebagai proses yang sehat dan normal untuk semua remaja, namun kemandirian yang berlebihan dapat membuat mereka membangkang. 

Ini merupakan salah satu faktor pendorong remaja untuk mulai merokok. Seringkali terlihat bahwa ketika remaja menjadi membangkang, mereka mulai merokok, terutama ketika mereka yakin orang tua mereka akan marah kepada mereka.

Merokok Sedang Tren

Sebagian besar remaja juga percaya bahwa merokok adalah hal yang trendi. Ketika mereka melihat orang lain merokok, terutama orang tua atau teman sebayanya, mereka juga ingin mencobanya. Remaja percaya semua orang di sekitar mereka merokok dan menganggapnya sebagai hal yang normal. 

Mereka tidak menemukan sesuatu yang aneh tentang itu. Mereka sering percaya apa yang dikatakan teman mereka tentang merokok. Biasanya, remaja melebih-lebihkan jumlah siswa di kelasnya yang merokok dan menggunakan tembakau. Mengandalkan penilaian yang salah, mereka juga mengikuti tren dan mulai merokok.

Mengikuti Budaya Media

Tak perlu dikatakan bagaimana iklan merokok mempengaruhi remaja, membuat mereka percaya 'merokok itu keren.' Remaja mengikuti apa yang ditampilkan media dan kemudian mengadopsi kebiasaan yang sesuai. Ketika mereka menonton selebriti favorit mereka mengeluarkan cincin asap di film dan acara TV, mereka ingin mencoba hal yang sama. 

Meskipun media populer terus memberi tahu semua orang tentang bahaya merokok setelah akhir setiap iklan, efek penargetan tetap sama. Remaja tidak terlalu memperhatikan pesan serius yang mereka tampilkan tetapi lebih fokus pada bagaimana mereka tampil di depan kelompok teman mereka ketika mereka memiliki rokok di mulut mereka.

Bahaya Merokok Pada Remaja

Dikutip Lung, merokok selama masa kanak-kanak dan remaja menyebabkan masalah kesehatan yang signifikan di kalangan anak muda, termasuk peningkatan jumlah dan keparahan penyakit pernafasan, penurunan kebugaran fisik dan efek potensial pada pertumbuhan dan fungsi paru-paru.

Yang paling penting, ini adalah saat kecanduan merokok bertahan, seringkali bertahan sepanjang masa dewasa. Di antara orang dewasa yang pernah merokok setiap hari, 87% telah mencoba rokok pertama mereka pada usia 18 tahun, dan 95% pada usia 21 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Rekonstruksi, Mario dan Dandy dan Shane Lukas Nagis saat Ditanya Alasan Aniaya David

Di Tengah Rekonstruksi, Mario dan Dandy dan Shane Lukas Nagis saat Ditanya Alasan Aniaya David

Entertainment | Jum'at, 10 Maret 2023 | 19:50 WIB

Keras! Mario Dandy Lakukan Rekonstruksi Aksi Penganiayaan, Ayah David Ozora: Udah Bisa Nunduk ya

Keras! Mario Dandy Lakukan Rekonstruksi Aksi Penganiayaan, Ayah David Ozora: Udah Bisa Nunduk ya

Bandung | Jum'at, 10 Maret 2023 | 19:45 WIB

Bikin Geram, AG Asyik Merokok Lihat David Disiksa Mario Dandy

Bikin Geram, AG Asyik Merokok Lihat David Disiksa Mario Dandy

Entertainment | Jum'at, 10 Maret 2023 | 19:43 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×