Lina Mukherjee Dihujat Karena Makan Babi Kriuk, Kenapa Sih Muslim Haramkan Konsumsi Hidangan Itu?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 16 Maret 2023 | 11:30 WIB
Lina Mukherjee Dihujat Karena Makan Babi Kriuk, Kenapa Sih Muslim Haramkan Konsumsi Hidangan Itu?
Lina Mukherjee. [Instagram]

Suara.com - Selebgram Lina Mukherjee dihujat publik setelah membuat konten memakan daging babi kriuk. Pasalnya, Lina diketahui beragama Islam yang mengharamkan konsumsi daging babi.

Tetapi, Lina Mukherjee  ternyata menyadari kalau yang ia lakukan memang melanggar aturan agama.

Dalam potongan siaran langsung yang diunggah kembali akun Tiktok @voberlianathecat96, Lina Mukherjee mengatakan kalau makan babi menjadi dosanya sendiri. Bahkan, ia mengakui kalau dirinya adalah pendosa.

“Aku ini pendosa, aku ini manusia pendosa. Untung aja aku ini enggak bunuh diri, udah banyak cobaan hidup, stres,” ucap Lina Mukherjee dalam video yang diunggah, Selasa (14/3/2023).

Profil Lina Mukherjee (Instagram/@linamukherjeereal)
Profil Lina Mukherjee (Instagram/@linamukherjeereal)

Lina Mukherjee menegaskan, kalau konten tersebut bukan untuk mengajak orang lain ikut makan babi. Melainkan hanya untuk kesenangan dirinya sendiri.

“Tapi aku happy melakukan itu. Tapi aku tidak meminta kalian untuk memakan babi kan di sini konteksnya. Aku tidak menyuruh umat untuk memakan kan intinya, kan aku makan untuk diri sendiri, lho,” sambungnya.

Larangan mengonsumsi babi bagi umat muslim memang telah ditegaskan dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 173 juga berbagai hadits Nabi Muhammad saw.

Alasan haramnya konsumsi babi ternyata tidak hanya karena faktor kesehatan, melainkan juga karena sifat-sifat buruk hewan tersebut. Seperti kesenangan dan ketertarikan yang sangat kuat pada hal-hal yang dilarang dan tidak adaya rasa ghairah atau kecemburuan padanya. 

Diyakini bahwa setiap makanan bisa mempengaruhi orang yang mengonsumsinya, sehingga sifat-sifat buruk babi lambat laun juga bisa menular kepada yang memakannya. 

baca juga

Dikutip dari situs NU Online, ulama Imam Ibnu Hajar al-Haitami dengan menjelaskan sebagai berikut:

"Ulama berkata: ‘Dan mengonsumsi babi hukumya haram karena makanan akan menjadi jauhar (zat) pada tubuh orang yang memakannya, lalu ia pasti akan terpengaruh oleh akhlak dan sifat apa yang dimakannya. Padahal babi diciptakan sejak awal dengan mempunyai sifat-sifat yang sangat tercela, di antaranya kesenangan dan ketertarikan yang sangat kuat pada hal-hal yang dilarang dan tidak adaya rasa ghairah atau kecemburuan padanya. Karenanya orang diharamkan memakanya agar sifat-sifat buruk babi itu tidak tumbuh pada dirinya’. (Ibnu Hajar al-Haitami, Az-Zawajir ‘anil Iqtirafil Kabair, juz II, halaman 68).

Diriwayatkan pula bahwa ketika komunitas kaum Frank, sekelompok suku Jermanik yang mulai eksis di masa Kekaisaran Romawi, terbiasa mengonsumsi babi, maka hal itu membuat mereka meledak-ledak melakukan berbagai larangan agamanya, yaitu Nasrani. Bahkan mereka pun tak punya rasa cemburu ketika pasangannya diganggu orang lain. 

Hal ini berbeda dengan hewan kaki empat lain yang tidak dilarang untuk dikonsumsi, misalnya kambing. Menurut ulama kambing tidak memiliki sifat-sifat buruk sebagaimana babi, sehingga memakannya tidak akan menyebabkan orang tertulari sifat-sifat buruk seperti itu. 

Tentu sebenarnya kambing juga punya sifat buruk, tetapi tidak separah babi. Sehingga tujuan utama memakannya untuk mendapatkan asupan energi bagi tubuh, tidak dapat digugurkan karena bahaya yang lebih besar sebagaimana bahaya memakan babi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantes Bisa Beli Tas Mewah, Terungkap Pekerjaan Pacar Lina Mukherjee, Ngakunya Punya Jabatan Mentereng!

Pantes Bisa Beli Tas Mewah, Terungkap Pekerjaan Pacar Lina Mukherjee, Ngakunya Punya Jabatan Mentereng!

Entertainment | Rabu, 15 Maret 2023 | 20:57 WIB

Setelah Makan Babi, Lina Mukherjee Kini Bangga Sebut Dirinya Pintar hingga Disukai Lelaki Kaya

Setelah Makan Babi, Lina Mukherjee Kini Bangga Sebut Dirinya Pintar hingga Disukai Lelaki Kaya

Entertainment | Rabu, 15 Maret 2023 | 20:20 WIB

Lina Mukherjee Nekat Makan Babi Jelang Ramadan, Ibadah Puasa Bisa Jadi Berujung Sia-Sia

Lina Mukherjee Nekat Makan Babi Jelang Ramadan, Ibadah Puasa Bisa Jadi Berujung Sia-Sia

Lifestyle | Rabu, 15 Maret 2023 | 16:24 WIB

Terkini

4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol

4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:10 WIB

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:06 WIB

Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi

Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:05 WIB

Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026

Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:03 WIB

TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal

TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:02 WIB

Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri

Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:00 WIB

The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme

The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:00 WIB

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:55 WIB

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:53 WIB

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:52 WIB

×