Meski Jarang Pakai Skincare Masalah Kulit Lelaki Lebih Jarang Dibanding Perempuan, Kenapa Ya?

Kamis, 16 Maret 2023 | 12:30 WIB
Meski Jarang Pakai Skincare Masalah Kulit Lelaki Lebih Jarang Dibanding Perempuan, Kenapa Ya?
Ilustrasi skincare in jar (Freepok.com/freepik)

Suara.com - Pernah nggak sih merasa aneh, masalah kulit perempuan lebih banyak dibanding masalah kulit lelaki? Padahal sederet rangkaian skincare sudah diterapkan setiap harinya, kenapa ya?

Dokter Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika RSPI Pondok Indah, dr. Suksmagita Pratidina, Sp.DVE menjelaskan karakter kulit perempuan dan lelaki sangat berbeda, yakni kulit lelaki lebih kasar dan tebal, sedangkan perempuan cenderung lebih tipis dan sensitif. 

"Karakter kulit inilah membuat kulit lelaki lebih tahan banting karena kan kasar dan tebal, serta lebih tahan terhadap pengaruh lingkungan. Perbedaan ini yang membuat kulit perempuan lebih rentan dan sensitif," jelas dr. Suksmagita dalam acara diskusi RSPI Pondok Indah beberapa waktu lalu di Jakarta Selatan.

Ilustrasi skincare/retinol (Envato)
Ilustrasi skincare/retinol (Envato)

Ia juga menambahkan, karakter kulit lebih tipis ini diperparah dengan kebiasaan menggunakan kosmetik sejak usia remaja. Zat dalam kosmetik ini kerap tertinggal di kulit dan memicu penyumbatan pori-pori, lalu menyebabkan peradangan di kulit seperti jerawat dan kulit kemerahan 

"Kosmetik punya dampak yang membhat kulit tidak nyaman. Ditambah setelah pakai kosmetik belum tentu cuci muka lagi untuk membersihkannya dan itu yang menyebabkan kulit kasar dan kusam," jelas dr. Suksmagita.

Namun meski kulit lelaki lebih tahan banting dan tidak menerapkan rangkaian skincare seperti toner dan serum, tapi bukan berarti mengabaikan dasar perawatan kulit yang meliputi membersihkan, melembabkan dan melindungi kulit.

"Treatmen itu harus disesuaikan dengan karakter kita, bila kita suka yang simpel, itu ada 3 basic skincare, yaitu pembersih muka, pelembab dan pelindung dari sinar matahari seperti skincare," ungkap dr. Suksmagita.

Ia juga menambahkan, seiring berjalannya waktu 3 dasar perawatan itu saja tidak cukup, karena kulit mulai alami penuaan. Sehingga perlu dikombinasikan dengan perawatan yang lebih powerfull, inilah sebabnya kini muncul perawatan seperti filler, botox hingga tarik benang dan sebagainya.

"Jangan paling tidak jangan lupa dengan minimun skincare 3 produk dasar tadi, dan setiap saat kombinasi perawatan bisa berubah menyesuaikan kondisi kulit, aktivitas dan lingkungan yang dilaluinya," tutup dr. Suksmagita.

Baca Juga: Dihujat karena Makan Kulit Babi, Lina Mukherjee: Ustaz Aja Juga Berdosa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI