Pro Kontra Angklung Dilarang di Malioboro Karena Bukan Alat Musik Yogyakarta

Ruth Meliana

Rabu, 22 Maret 2023 | 15:20 WIB
Pro Kontra Angklung Dilarang di Malioboro Karena Bukan Alat Musik Yogyakarta
Ilustrasi angklung (Foto: Dok. angklung-udjo.co.id)

Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta baru-baru menjadi trending di media sosial. Ini setelah pemerintah setempat mengumumkan larangan soal pentas angklung yang biasa ditampilkan di Jalan Malioboro, Yogyakarta.

Larangan pementasan angklung tersebut sejalan dengan upaya dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendaftarkan Malioboro menjadi kawasan Sumbu Filosofi ke UNESCO sebagai Warisan Dunia Tak Benda.

Hal ini pun dikonfirmasi oleh Penjabat (Pj) Walikota Yogyakarta, Sumadi. Ia mengungkap proses pendaftaran Malioboro sendiri sudah berjalan 8 tahun, di mana sekarang telah masuk verifikasi, sehingga ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

Malioboro sendiri memang sering dijadikan tempat untuk pentas musik. Mulai dari pentas musik jalanan, pementasan angklung, dan pagelaran tradisi lainnya.

Pemkot Yogya sendiri sebelumnya menyatakan berencana merelokasi pementasan angklung ke daerah Teras Malioboro 1 dan 2. Namun, di tengah upaya tersebut, muncul isu bahwa larangan angklung disebabkan karena alat musik tradisional itu bukan berasal dari Yogyakarta.

Hal ini pun disampaikan oleh Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Malioboro, Ekwanto. Ia menjelaskan bahwa pementasan angklung di Malioboro sendiri selanjutnya akan dilakukan kurasi, dan hanya mereka yang lolos yang bisa tampil di Teras Malioboro 1 dan 2.

Dalam kesempatan ini, Ekwanto juga mengungkap bahwa pementasan angklung sendiri sering diprotes masyarakat karena bukan berasal dari Yogyakarta, melainkan dari Jawa Barat. Kendati demikian, pentas angklung nyatanya tetap menjadi favorit para wisatawan.

Tak hanya itu, keberadaan pementasan angklung itu juga dianggap sebagian orang membuat musik asli khas Yogyakarta seperti gamelan malah tertutupi.

Di sisi lain, protes masyarakat Yogyakarta ini ternyata ditanggapi oleh peneliti musik, Aris Setyawan. Menurut Aris, pendapat soal larangan angklung menggelar pentas ini merupakan langkah yang keliru.

baca juga

Menurutnya, angklung ini sebenarnya berasal dari masyarakat yang dahulunya belum bisa bermain gamelan khas Yogya.

Ia menambahkan bahwa larangan dari pemkot ini dianggap sebagai langkah untuk memberikan kesan Malioboro sebagai tempat yang kental dengan adat Yogya, tanpa adanya sentuhan dari tradisi daerah lain. 

Tak hanya itu, Aris juga berpendapat bahwa sebenarnya angklung juga merupakan musiktradisional yang wajib dilestarikan.

Sebagai informasi, pro kontra tersebut bermula saat anggota grup angklung yang biasa menggelar pentas di kawasan Malioboro, mendatangi DPRD Kota Jogja, Rabu (8/3/2023) lalu.

Kedatangan mereka itu untuk mengadu kepada pemerintah setempat karena hingga belum mendapatkan izin tampil di kawasan Malioboro seperti sebelumnya, serta tidak ada tindak lanjutnya. 

Kini, pemkot Yogya pun sedang berupaya untuk menyiapkan wilayah Teras Malioboro 1 dan 2 untuk segera dijadikan tempat pementasan musik lokal. 

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Ini Wajah Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi di Kaliurang Yogyakarta

Terungkap! Ini Wajah Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi di Kaliurang Yogyakarta

Tasikmalaya | Rabu, 22 Maret 2023 | 15:14 WIB

Pemkot Jogja Larang Angklung di Malioboro, Ini Alasannya

Pemkot Jogja Larang Angklung di Malioboro, Ini Alasannya

Jogja | Rabu, 22 Maret 2023 | 13:55 WIB

Hyatt Regency Yogyakarta Gelar Pasar Ramadhan, Hadirkan Kegiatan Ngabuburit dan Bazaar UMKM di Alam Terbuka

Hyatt Regency Yogyakarta Gelar Pasar Ramadhan, Hadirkan Kegiatan Ngabuburit dan Bazaar UMKM di Alam Terbuka

Jogja | Selasa, 21 Maret 2023 | 19:49 WIB

Klinik Tirta Medical Centre Buka Cabang di Yogyakarta, Makin Mudahkan Masyarakat Akses Layanan Kesehatan

Klinik Tirta Medical Centre Buka Cabang di Yogyakarta, Makin Mudahkan Masyarakat Akses Layanan Kesehatan

Jogja | Selasa, 21 Maret 2023 | 16:26 WIB

Gantikan Becak Kayuh, Pemda DIY Siap Berlakukan Becak Listrik di Malioboro

Gantikan Becak Kayuh, Pemda DIY Siap Berlakukan Becak Listrik di Malioboro

Jogja | Selasa, 21 Maret 2023 | 08:28 WIB

Eks Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti Dieksekusi KPK ke Lapas Sukamiskin

Eks Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti Dieksekusi KPK ke Lapas Sukamiskin

News | Senin, 20 Maret 2023 | 15:14 WIB

Terkini

6 Sepatu Converse Warna Putih yang Diskon Besar di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan

6 Sepatu Converse Warna Putih yang Diskon Besar di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:51 WIB

Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan

Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan

Lampung | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:48 WIB

Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?

Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:47 WIB

Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas

Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:45 WIB

Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang

Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:44 WIB

Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas

Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:40 WIB

Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026

Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:40 WIB

Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala

Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:39 WIB

Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen

Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:36 WIB

Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!

Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:33 WIB

×