Membaca Doa Buka Puasa Dilakukan Sesudah Atau Sebelum Makan? Begini Penjelasannya

Kamis, 23 Maret 2023 | 13:18 WIB
Membaca Doa Buka Puasa Dilakukan Sesudah Atau Sebelum Makan? Begini Penjelasannya
Ilustrasi buka puasa (Freepik/odua)

Suara.com - Saat Ramadhan ketika adzan Maghrib menjadikan tanda pada umat Muslim untuk berbuka puasa. Hal ini menjadi momen para umat Muslim melepaskan dahaga setelah satu seharian harus menahan lapar dan hausnya.

Ketika berbuka, terdapat juga doa yang dibaca sebagai tanda dirinya telah membatalkan puasanya. Doa yang dipanjatkan ada dua macam, pertama “Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa 'ala rizqika afthortu bi rahmatika ya arhamar rahimin”.

Untuk doa yang kedua yaitu “Dzahabazh zhoma'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru in sya Allah”. Kedua doa ini dipanjatkan saat berbuka puasa. Namun, terkadang orang-orang masih bingung apakah doa dibaca sesudah atau sebelum berbuka. Lantas bagaimana yang benar?

Ilustrasi buka puasa (Pexels.com/Cottonbro)
Ilustrasi buka puasa (Pexels.com/Cottonbro)

Mengutip NU Online, banyak orang yang sering salah paham kalau mereka membaca doa sebelum menyantap makanan atau meminum airnya. Padahal, disarankan untuk membaca lafal doa tersebut ketika setelah selesai berbuka. Dalam kitab Hasyiyah I’anah at-Thalibin dijelaskan:

“Maksud dari (membaca doa buka puasa) “setelah berbuka” adalah selesainya berbuka puasa, bukan (dibaca) sebelumnya dan bukan saat berbuka,” (Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha, Hasyiyah I’anah at-Thalibin, juz 2, hal. 279).

Hal ini dilihat dari arti bacaan doa yang menandakan dirinya telah berbuka serta bersyukur kepada Allah SWT. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar dijelaskan:

“Disunnahkan membaca doa setelah selesai berbuka “Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika aftharthu” dan bagi orang yang berbuka dengan air ditambahkan doa: “Dzahabadh dhamâ’u wabtalatl-‘urûqu wa tsabata-l-ajru insyâ-a-Llâh,” (Fath al-Mu’in, juz 2, hal. 279).

Meski demikian, bukan berarti membaca doa sebelum berbuka adalah salah. Pasalnya, hal tersebut tetap sah dan telah telah mendapatkan kesunnahan (husul ashli as-sunnah). Namun, membaca setelah berbuka dinilai memberikan keutamaan yang baik. Dalam kitab Busyra al-Karim dijelaskan:

“Disunnahkan bagi orang ketika hendak berbuka—tapi yang lebih utama setelah berbuka—membaca doa “Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika aftharthu,” (Syekh Said bin Muhammad Ba’ali, Busyra al-Karim, hal. 598).

Baca Juga: Jangan Konsumsi 5 Makanan Ini, Jika Tak Ingin Asam Lambung Kumat

Oleh sebab itu, membaca doa berbuka puasa sebaiknya dilakukan setelah selesai berbuka, hal ini dimaksudkan agar kita memperoleh kesunnahan yang sempurna (kamal as-sunnah). Hal tersebut juga dipercaya dapat memberikan berkah serta kelancaran selama bulan Ramadhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI